Ciptawarta.com JAKARTA – Partai Ummat kemudian Partai Buruh menyambut baik putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang tersebut menghapus ambang batas presiden. Dengan putusan itu, kedua partai akan menyiapkan calon presiden yang mana akan diusung di tempat pemilihan raya 2029.
Wakil Ketua Umum Partai Ummat Buni Yani mengapresiasi MK yang tersebut telah terjadi menghapus ambang batas presiden. Pasalnya, ambang batas presiden sebesar 20% tak masuk akal kemudian melanggar UUD 1945.
“Partai Ummat menyambut baik putusan MK yang mana menghapuskan presidential threshold 20% lantaran memang benar persyaratan ini tiada masuk akal kemudian melanggar UUD 1945,” katanya, Kamis (2/1/2025).
Buni menyatakan, Partai Ummat sangat menghargai putusan MK lantaran telah dilakukan sesuai dengan harapan berbagai pihak di area Indonesia. Buni berharap, hapusnya ambang batas parlemen bisa saja meningkatkan kualitas kebijakan pemerintah Tanah Air.
“Semoga ini akan mengikis kekuatan oligarki yang digunakan sudah mengangkangi Indonesia selama 10 tahun terakhir. Semoga pada 2029 Indonesia mendapatkan presiden terbaik dari hasil urusan politik yang dimaksud dilandasi oleh niat baik untuk memperbaiki Indonesia,” tutur Buni.
Buni juga berharap, seluruh partai urusan politik bisa jadi berkontestasi dengan aturan yang adil. “Tidak ada lagi satu pihak yang tersebut ingin mendominasi permainan dengan cara curang lewat aturan yang dimaksud tiada adil. Itu inti dari putusan MK ini,” ucapnya.
Saat disinggung ihwal kans mengajukan figur untuk Pilpres 2029, Buni berkata, Partai Ummat akan mengeksplorasi pascaputusan MK. “Insyaallah hal ini akan menjadi pembicaraan di area pada internal partai,” tegasnya.
Senada, Ketua Umum Partai Buruh Said Iqbal juga menyambut baik putusan tersebut. “Puji syukur untuk Tuhan. Hari ini, Mahkamah Konstitusi telah lama memutuskan bahwa presidential threshold adalah 0 persen atau dihapus. Dengan ini, pada pemilihan raya 2029, Partai Buruh dapat mengajukan calon presiden sendiri tanpa harus berkoalisi dengan partai urusan politik lain,” katanya.












