4 Kali Perombakan Kabinet Prabowo, Isu Baru Muncul

Isu Perombakan Kabinet Merah Putih Kembali Muncul

Isu perombakan kabinet kembali mencuat setelah Presiden Prabowo Subianto dikabarkan akan melakukan reshuffle terhadap Kabinet Merah Putih. Meskipun sejak 2024, Prabowo telah empat kali melakukan perubahan besar-besaran di jajaran kabinetnya, spekulasi ini memicu perdebatan politik yang semakin hangat.

Sebelumnya, Presiden Prabowo sempat memberikan apresiasi terhadap kinerja para menterinya, sehingga isu reshuffle kali ini terasa mendadak dan menimbulkan pertanyaan. Beberapa elite partai menegaskan bahwa keputusan pergantian menteri sepenuhnya merupakan hak prerogatif Presiden, sehingga tidak ada pihak yang dapat membatasi kewenangan tersebut.

Riwayat Perombakan Kabinet oleh Presiden Prabowo

Berikut adalah daftar reshuffle yang dilakukan Presiden Prabowo sejak dirinya menjabat pada 20 Oktober 2024:

1) 19 Februari 2025

Pada tanggal tersebut, Prabowo melakukan perombakan pertama Kabinet Merah Putih. Salah satu perubahan yang signifikan adalah penggantian Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Satryo Soemantri Brodjonegoro dengan Brian Yuliarto. Selain itu, beberapa posisi penting seperti Kepala BPKP, Kepala BPS, dan Kepala BSSN juga diubah.

  • Brian Yuliarto sebagai Mendiktisaintek mengganti Satryo Brodjonegoro
  • Muhammad Yusuf Ateh diangkat sebagai Kepala BPKP
  • Agustina Arumsari sebagai Wakil Kepala BPKP
  • Amalia Adininggar Widyasanti dan Sonny Harry Budiutomo Harmadi dilantik sebagai Kepala dan Wakil Kepala BPS.
  • Nugroho Sulistyo Budi sebagai Kepala BSSN

2) 8 September 2025

Pada bulan September 2025, Presiden Prabowo melakukan reshuffle besar di lima kementerian strategis. Perubahan ini terjadi setelah gelombang demo besar-besaran di berbagai wilayah Indonesia pada Agustus 2025.

  • Purbaya Yudhi Sadewa menggantikan Sri Mulyani sebagai Menteri Keuangan
  • Mukhtarudin menggantikan Abdul Kadir Karding sebagai Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia/Kepala Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia
  • Ferry Joko Yuliantono menggantikan Budi Arie Setiadi sebagai Menteri Koperasi
  • Mochamad Irfan Yusuf dilantik menjadi Menteri Haji dan Umrah
  • Dahnil Anzar Simanjuntak dilantik menjadi Wakil Menteri Haji dan Umrah
  • Budi Gunawan dicopot sebagai Menteri Koordinator Politik dan Keamanan (Menko Polkam)
  • Dito Ariotedjo dicopot sebagai Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora)

3) 17 September 2025

Pada 17 September 2025, Prabowo kembali melantik sejumlah nama dalam reshuffle ketiga. Termasuk pelantikan tiga menteri dan tiga wakil menteri.

  • Djamari Chaniago menggantikan Budi Gunawan sebagai Menko Polkam
  • Erick Thohir menggantikan Dito Ariotedjo sebagai Menpora
  • Afriansyah Noor dilantik sebagai Wakil Menteri Ketenagakerjaan
  • Rohmat Marzuki dilantik sebagai Wakil Menteri Kehutanan
  • Farida Farichah dilantik sebagai Wakil Menteri Koperasi
  • Angga Raka Prabowo menggantikan Hasan Nasbi sebagai Kepala Badan Komunikasi Pemerintah
  • Muhammad Qodari menggantikan AM Putranto sebagai Kepala Staf Kepresidenan
  • Ahmad Dofiri dilantik sebagai Penasihat Khusus Presiden Bidang Keamanan dan Ketertiban Masyarakat, dan Reformasi Kepolisian
  • Nanik Sudaryati Deyang dan Sonny Sanjaya dilantik sebagai Wakil Kepala Badan Gizi Nasional
  • Sarah Sadiqa dilantik sebagai Kepala Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP)

4) 8 Oktober 2025

Pada 8 Oktober 2025, Prabowo melantik sejumlah pejabat di Istana Kepresidenan, termasuk dua wakil menteri, Duta Besar untuk negara sahabat, asisten khusus, hingga Kepala Badan Pengaturan (BP) BUMN.

  • Akhmad Wiyagus dilantik sebagai Wamendagri
  • Benyamin Paulus Octavianus dilantik sebagai Wamenkes
  • Dirgayuza Setiawan dilantik sebagai Asisten khusus presiden bidang komunikasi dan analisa kebijakan
  • Agung Gumilar Saputra dilantik sebagai Asisten khusus presiden bidang analisa data strategis.
  • Dony Oskaria dilantik sebagai Kepala Badan Pengaturan BUMN
  • Aminudin Maruf dilantik sebagai Wakil Kepala Badan Pengaturan BUMN
  • Teddy Barata dilantik sebagai Wakil Kepala Badan Pengaturan BUMN.

Spekulasi dan Dinamika di Balik Isu Reshuffle

Spekulasi soal reshuffle kali ini dipicu oleh aktivitas sejumlah tokoh yang terlihat menjelang pertimbangan kabinet. Banyak yang mengira bahwa ada pergeseran jabatan penting jika Presiden menilai ada kebutuhan untuk memperkuat kinerja kabinet.

Reshuffle kabinet sering dilihat sebagai alat politik yang digunakan pemerintahan untuk merespons tantangan internal maupun eksternal, seperti tuntutan publik terhadap perbaikan kinerja birokrasi dan tekanan dari dinamika politik partai koalisi.

Namun, ada yang merasa isu reshuffle kali ini terasa janggal karena sebelumnya Presiden justru memberikan apresiasi kepada para menterinya yang dinilai bekerja total. Pengamat Politik Adi Prayitno menilai isu reshuffle kali ini terkesan mendadak karena pada saat bersamaan beberapa waktu lalu presiden mengapresiasi kinerja menterinya yang total bekerja.

Adi bahkan mengaitkan isu ini dengan pergerakan satu menteri yang sempat berkunjung ke rumah Presiden ke-7 RI, Jokowi di Solo dan rumah Presiden ke-8 RI, Prabowo Subianto di Kertanegara, Jakarta, beberapa waktu lalu.


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *