Mendagri Tegaskan pemerintahan Belum Tentukan Waktu Bahas RUU Pemilihan Umum

Mendagri Tegaskan pemerintahan Belum Tentukan Waktu Bahas RUU Pemilihan Umum

Ciptawarta.com JAKARTA – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian menegaskan pemerintah belum menentukan waktu untuk mendiskusikan revisi Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum (Revisi UU Pemilu). Namun, ia berkata, pemerintah sudah pernah melakukan kajian lalu mengakomodasi aspirasi dari forum group discussiom (FGD).

“Terkait timming, timming sebetulnya kami sendiri telah melakukan kajian-kajian, fgd-fgd. Kami mengawasi ini penting, tetapi kami berpendapat kami perlu waktu juga kalau tingkat pemerintah,” terang Tito ketika rapat kerja (Raker) dengan Komisi II DPR pada Kompleks Parlemen, Senayan, DKI Jakarta Pusat, Mulai Pekan (3/2/2025).

Kendati demikian, Tito tak kesulitan bila DPR ingin mempercepat revisi UU Pemilu. Namun, ia menegaskan bahwa pemerintah masih butuh waktu untuk mengangkat aspirasi juga melakukan kajian dari akademisi hingga civil society.

“Kedua, kami juga harus rapat lagi dengan pemerintah yang dimaksud lain, yakni Setneg, Kumham, Kementerian Hukum, belum lagi mungkin saja di tempat tingkat parpol mungkin saja juga ada komunikasi-komunikasi yang mana jadi pertimbangan bagi kita, ini timming yang digunakan tepat kapan untuk membicarakan ditingkat formal,” kata Tito.

“Tetapi untuk ketika ini, kami sedang lakukan kajian juga kami masih perlu waktu untuk selesaikan di area tingkat Kemendagri dengan civil society kemudian lain-lain. Kedua dengan pemerintah, sambil juga ya kita mendengar juga gimana komunikasi ditingkat parpol mengenai substansi, kemudian sistemnya, metodologinya, kodifikasi dan juga kemudian mengenai timming ini,” imbuhnya.

Kendati demikian, Tito menyarankan agar anggota Komisi II DPR melakukan komunikasi dengan pimpinan partai masing-masing untuk menentukan waktu pada mengkaji revisi UU Pemilu. Tujuannya agar ada kesepahaman penentuan waktu revisi UU Pemilu.

“Sebaiknya rekan-rekan dari parpol juga mengomunikasikan dengan pimpinan masing-masing supaya kita juga punya waktu yang dimaksud sama, ada pendapat yang tersebut jelas. Bukan belaka pendapat kita pribadi,” tandasnya.

Exit mobile version