Bisnis  

BJA Grup Dorong Kesejahteraan Bebas Deforestasi, Rayakan 20 Juta Pohon Bersama Karyawan

Perayaan Pencapaian 20 Juta Pohon Gamal oleh BJA Group

BJA Group, sebuah perusahaan yang bergerak di bidang energi terbarukan dan pengelolaan sumber daya alam, merayakan pencapaian penting dengan menanam pohon gamal ke-20 juta. Acara ini digelar dalam bentuk family gathering yang dihadiri oleh ribuan karyawan dan keluarga mereka. Kegiatan ini diselenggarakan di Lapangan Proklamasi, Kecamatan Popayato, Kabupaten Pohuwato, Provinsi Gorontalo, pada hari Sabtu, 22 November 2025.

Sebanyak 3.000 keluarga dan karyawan dari tiga perusahaan yang tergabung dalam BJA Group yaitu PT Biomasa Jaya Abadi (BJA), PT Bayan Tumbuh Lestari (BTL), dan PT Inti Global Laksana (IGL) hadir dalam acara tersebut. Family gathering ini menjadi momen penting untuk menyampaikan apresiasi atas dedikasi dan kerja keras seluruh karyawan serta memperkuat ikatan antara perusahaan dan masyarakat sekitar.

BJA Group terus berkomitmen untuk mendorong kesejahteraan melalui praktik bebas deforestasi. Dengan penanaman 20 juta pohon gamal, BJA Group membuktikan komitmennya dalam menjaga lingkungan dan mengembangkan energi terbarukan yang berkelanjutan. Penanaman pohon ini dilakukan di lahan seluas sekitar 4.000 hektare, sehingga memberikan dampak positif terhadap ekosistem dan lingkungan sekitar.



Family gathering ini tidak hanya menjadi ajang perayaan, tetapi juga menjadi wadah untuk memperkuat hubungan antara perusahaan dan masyarakat. Acara ini dimeriahkan oleh berbagai hiburan, lomba, dan pembagian door prize. Selain itu, lebih dari 78 pelaku UMKM juga turut ambil bagian dalam acara ini, yang biasanya berjualan di sepanjang jalan Trans Sulawesi di wilayah Popayato.

Selain manajemen BJA Group, acara ini juga dihadiri oleh Bupati Pohuwato Saipul A Mbuinga beserta jajarannya. Turut hadir Anggota DPRD Kabupaten Pohuwato Rizal Pasuma dan Yuliani Rumampuk, Camat Popayato, Kapolsek Lemito, serta sejumlah tokoh masyarakat seperti Theo Mose dan Suharsi Igrisa, serta para kepala desa dari 15 desa binaan BJA Group.

Suara Karyawan BJA Group

Dalam kesempatan tersebut, perwakilan karyawan BJA Group menyampaikan suara hatinya di hadapan Bupati Saipul Mbuinga dan para tokoh masyarakat. Bobi Dalantang, karyawan Divisi Pabrik BJA Group, menyampaikan ucapan syukur atas kehadiran BJA Group yang telah berinvestasi dalam jumlah besar di Popayato, Kabupaten Pohuwato. Berkat kehadiran BJA, putra-putri daerah mendapatkan kesempatan untuk bekerja di kampung halaman tanpa harus pergi merantau.

“Terima kasih kepada Bapak Bupati Saipul Mbuinga dan Pemerintah Daerah Pohuwato yang telah memberikan izin berdirinya BJA Group, yang pada saat ini berinvestasi di daerah kami, Kabupaten Pohuwato. Sebuah investasi yang besar, investasi hijau, dan investasi jangka panjang sehingga membuka lapangan pekerjaan di daerah kami,” ujar Bobi.

Rahmatia Mutalib, karyawan Divisi Administrasi BJA Group yang merupakan putri daerah Pohuwato, menambahkan bahwa ia adalah salah satu dari ribuan karyawan yang bergantung kepada perusahaan. “Saya tidak bisa membayangkan jika perusahaan ini ditutup hanya gara-gara isu yang tidak benar dan tidak bertanggung jawab. Ke mana lagi kami harus mengadu? Apakah ada yang bisa menjamin membuka lapangan kerja untuk ribuan karyawan yang ada di sini?” tutur Rahmatia.

Kontribusi BJA Group

Sejak beroperasi di Gorontalo, BJA Group terus membuktikan komitmennya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dengan penyerapan tenaga kerja yang besar, khususnya tenaga kerja dari Provinsi Gorontalo. Per September 2025, jumlah tenaga kerja di BJA Group ditambah dengan tenaga kerja bongkar muat (TKBM) berjumlah 1.501 orang. Dari jumlah tersebut, sebanyak 84,5 persen tenaga kerja BJA Group merupakan Putra-Putri Daerah Provinsi Gorontalo. Hanya 15,5 persen yang berasal dari luar Gorontalo.



Direktur Biomasa Jaya Abadi (BJA) Group Zunaidi mengatakan, kegiatan family gathering ini bukan hanya menjadi momentum perayaan pencapaian menanam gamal yang ke-20 juta pohon, tetapi juga bentuk penghargaan terhadap karyawan yang menjadi tulang punggung kemajuan BJA Group. Itu sebabnya, Zunaidi mengucapkan terima kasih atas dedikasi serta kerja keras seluruh karyawan. Selain itu, pencapaian ini juga tidak lepas dari dukungan dari pemerintah dan dari masyarakat.

Zunaidi menegaskan bahwa perusahaan dalam melakukan operasional tidak melakukan deforestasi, melainkan melakukan reforestasi. Setelah melakukan penyiapan lahan, perusahaan segera menanaminya dengan bibit gamal. Ini dibuktikan dengan pencapaian penanaman gamal ke-20 juta di atas lahan sekitar 4.000 hektare.



BJA Group telah menjadi tumpuan hidup bagi ribuan karyawan dan keluarganya. Jika dihitung, setidaknya ada 3.000 orang yang kehidupannya bergantung pada sumber penghasilan yang berasal dari BJA Group. Setiap bulan, BJA Group membayarkan gaji karyawan sebesar Rp6,8 miliar. Ini di luar biaya operasional. Dari gaji karyawan tersebut, perputaran uang di Pohuwato terus meningkat sehingga menggerakkan perekonomian daerah.

Dukungan Pemerintah dan Masyarakat

Bupati Pohuwato Saipul A. Mbuinga dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada BJA Group atas pencapaian penanaman gamal yang ke-20 juta pohon. Dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Pohuwato 2025-2029, pemerintah menargetkan penanaman pohon sebanyak 1 juta. “Alhamdulillah, BJA Group sudah mencapai 20 juta pohon. Berarti RPJMD kami tercapai untuk periode tersebut. Ini berkat kerja sama yang baik,” ujar Saipul.

Saipul menegaskan, Pemerintah Daerah Kabupaten Pohuwato akan terus memberikan dukungan kepada perusahaan. Ia meminta masyarakat bisa meninggalkan opini-opini yang menyesatkan dari berbagai pihak atas hadirnya investasi di Pohuwato.



BJA Group juga terus memberikan kontribusi bagi negara dari kegiatan ekspor wood pellet. Hingga 18 November 2025, BJA Group telah mengekspor wood pellet sebanyak 530.461 ton senilai US$ 74,17 juta.

Tentang BJA Group

PT BJA mendapat izin HGU seluas hampir 28 hektare di hutan Area Penggunaan Lain (APL) Kecamatan Popayato, Kabupaten Boalemo, Provinsi Gorontalo. BJA Grup yang terdiri PT Biomasa Jaya Abadi (BJA), PT Bayan Tumbuh Lestari (BTL) dan PT Inti Global Laksana (IGL). PT BJA adalah perusahaan produsen wood pellet terintegrasi dengan izin kapasitas produksi terbesar di Indonesia. Kini PT BJA melakukan ekspor wood pellet 2 kali sebulan ke Jepang dan Korea Selatan.

BJA Group adalah pelopor dalam pengembangan, produksi, dan distribusi pelet kayu yang didirikan di Kabupaten Pohuwato, Provinsi Gorontalo pada 2019. BJA Group memiliki komitmen kuat untuk mendorong perubahan positif dalam lanskap energi dan telah memantapkan diri sebagai penyedia utama solusi energi hijau. Dedikasi BJA dalam memproduksi pelet kayu premium mencerminkan misi utama perusahaan untuk bertransisi menuju energi berkelanjutan. BJA Group berkontribusi pada masa depan yang lebih hijau bagi bumi dan generasi mendatang. Sejak didirikan pada 2019 hingga Maret 2025, PT BJA telah menggelontorkan investasi senilai Rp1,53 triliun. Saat ini, PT BJA memiliki izin kapasitas produksi pelet kayu sebesar 900.000 ton per tahun.

Exit mobile version