Bisnis  

Penggabungan Jatim dan Jakarta, Bank Dana Raya Jadi BPR Nasional

Peresmian Penggabungan BPR Dana Raya, Langkah Menuju Skala Nasional

PT Bank Perekonomian Rakyat (BPR) Bank Dana Raya (BDR) resmi melakukan penggabungan dengan dua entitas lainnya, yaitu BPR Dana Raya Jawa Timur dan BPR Dana Raya Jakarta. Proses merger ini efektif berlaku sejak 9 Januari 2026 dan menjadi langkah penting dalam upaya memperkuat posisi BPR Dana Raya sebagai bank nasional.

Penggabungan ini menandai perubahan signifikan dalam struktur dan kapasitas BPR Dana Raya. Setelah merger, total aset yang dimiliki oleh bank tersebut mencapai Rp 995,6 miliar dengan rasio kecukupan modal (CAR) sebesar 24,4 persen. Hal ini menunjukkan bahwa BPR Dana Raya kini memiliki fondasi yang lebih kuat dan stabil untuk menghadapi tantangan di dunia perbankan.

Proses merger ini tidak dilakukan secara mendadak, melainkan melalui tahapan panjang sejak tahun 2011. Awalnya, BPR Dana Raya hanya merupakan produk dari Sulawesi Utara, namun seiring waktu, pihak manajemen terus mengembangkan jaringan cabang hingga akhirnya memutuskan untuk mengakuisisi dua BPR lainnya di pulau Jawa.

Direktur Utama BPR Dana Raya, Hanny Mamoto menjelaskan bahwa proses penggabungan ini merupakan bagian dari visi jangka panjang untuk menjadi BPR nasional. Ia menyatakan bahwa selama 16 tahun beroperasi, BPR Dana Raya telah konsisten dalam memberikan layanan perbankan kepada masyarakat di Sulawesi Utara. Dengan merger, bank ini siap memperluas jangkauannya dan meningkatkan efisiensi serta inovasi dalam layanan.

Konsolidasi dan Peningkatan Layanan

Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Sulutgo, Robert HP Sianipar mengungkapkan bahwa pertumbuhan industri perbankan di Sulawesi Utara, termasuk BPR, sangat positif. Dalam data per Desember 2025, total aset BPR di wilayah ini mencapai Rp 2,45 triliun dengan pertumbuhan sebesar 10,14 persen. Sementara itu, total aset BPR Dana Raya sendiri mencapai Rp 900,92 miliar dengan pertumbuhan 41,15 persen.

Sianipar menilai bahwa pertumbuhan BPR Dana Raya melebihi rata-rata industri BPR di Sulutgomalut. Dengan adanya merger, BPR Dana Raya tidak hanya menyatukan aset tetapi juga sistem, sumber daya manusia, budaya kerja, dan visi jangka panjang. Hal ini akan membentuk institusi yang lebih efisien, profesional, dan berkelanjutan.

Dalam rangka meningkatkan layanan pasca-merger, BPR Dana Raya akan mengimplementasikan layanan ATM di seluruh kantor cabang sesuai rencana bisnis tahun 2026. Langkah ini bertujuan untuk mempermudah akses masyarakat terhadap layanan perbankan.

Peran BPR Dana Raya sebagai Penggerak Ekonomi

Wakil Gubernur Sulawesi Utara, Dr J. Victor Mailangkay memberi ucapan selamat atas peresmian penggabungan ini. Ia berharap bahwa BPR Dana Raya dapat menjadi penggerak ekonomi di berbagai bidang, termasuk SDM, agen literasi keuangan, UMKM, agrobisnis, dan pariwisata. Dengan jangkauan yang lebih luas, bank ini diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata bagi perekonomian daerah.

Deputi Direktur BI Perwakilan Sulawesi Utara, Darmawan Hutabarat menyatakan bahwa merger tiga BPR ini menunjukkan komitmen dalam meningkatkan kualitas layanan. BI melihat tiga aspek penting dalam langkah ini: pertama, memperkuat inklusi keuangan; kedua, memperkuat peran intermedia perbankan; dan ketiga, mempercepat inklusi keuangan serta digitalisasi sistem pembayaran.

Merger BPR Dana Raya disebut sebagai “oli baru” yang memperkuat mesin ekonomi daerah. Dengan status sebagai BPR nasional, Dana Raya diharapkan menjadi simbol kebangkitan perbankan daerah Sulawesi Utara, bukan hanya sebagai lembaga keuangan tetapi juga sebagai penggerak ekonomi rakyat dari Sulut untuk Indonesia.

Tantangan dan Peluang di Masa Depan

Meskipun merger telah selesai, BPR Dana Raya masih menghadapi tantangan di masa depan, seperti meningkatkan efisiensi operasional, memperkuat sistem digital, dan memastikan layanan yang merata di seluruh cabang. Namun, dengan modal yang kuat dan visi yang jelas, bank ini memiliki potensi besar untuk berkembang lebih pesat lagi.

Selain itu, BPR Dana Raya juga harus memperhatikan aspek regulasi dan kepatuhan terhadap aturan perbankan. Dengan dukungan dari OJK dan BI, bank ini diharapkan mampu menjalankan operasinya secara transparan dan profesional.

Dengan langkah-langkah strategis dan komitmen yang kuat, BPR Dana Raya siap menjadi salah satu BPR terkemuka di Indonesia, yang tidak hanya memberikan layanan keuangan, tetapi juga berkontribusi pada pemerataan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.

Exit mobile version