Kebenaran di Balik Kebohongan Adik Denada yang Viral

Polemik Ressa dan Keluarga Denada Kembali Memanas

Polemik antara Ressa Rizky Rossano dan keluarga Denada kembali memanas setelah pihak Ressa menyampaikan klarifikasi yang menurut mereka tidak sesuai dengan fakta. Pernyataan Enrico Tambunan, adik Denada, disebut sebagai kebohongan oleh kuasa hukum Ressa.

Penjelasan dari Enrico Tambunan

Enrico Tambunan, yang akrab disapa Rico, sempat angkat bicara melalui sebuah video yang diunggah di media sosial. Dalam video tersebut, Rico menanggapi isu dugaan penelantaran anak yang turut menyeret nama kakaknya, Denada serta mendiang sang ibu, Emilia Contessa.

Ia menyayangkan sikap pihak Ressa yang dinilainya justru mencemarkan nama baik Emilia Contessa, meski sang ibunda telah meninggal dunia. Rico juga memanfaatkan momen tersebut untuk meluruskan berbagai tudingan negatif yang selama ini diarahkan kepada mendiang Emilia.

Persoalan Gudang dan Kamar

Termasuk soal gudang yang dikeluhkan pihak Ressa digunakan sebagai kamar untuk Ressa tinggal semasa kecil, saat masih bekerja sebagai sopir Emilia. Rico mengklaim bahwa kamar itu bukan gudang melainkan paviliun yang juga dilengkapi dengan televisi, tempat tidur, dan juga kulkas.

Namun, kuasa hukum sekaligus kakak ipar Ressa, Ronald Armada, menegaskan bahwa apa yang diungkapkan Rico hanyalah bohong. Ia menunjukkan video kondisi kamar yang ditempati Ressa itu, dan tampak ruangan kecil dengan sebuah tempat tidur di bawah, serta sebuah kamar mandi saja. Ruangan itu juga terlihat kurang terurus.

“Jadi kalau saya ngomong gudang, ini gudang. Nanti netizen yang menilai ya, saya tidak tambahi tidak saya kurangi,” ujar Ronald sambil menunjukkan video tersebut. “Yang ada cuma tempat tidur ya, enggak ada televisi, enggak ada kulkasnya itu,” imbuhnya.

Ronald menegaskan bahwa Rico sendiri yang meminta keluarga Ressa untuk memviralkan kasus sang kakak. Ia menyatakan bahwa Rico justru cuek dengan upaya keluarga Ressa membongkar masa lalu Denada.

Klarifikasi Enrico Tambunan

Sebelumnya, lewat unggahan Instagram-nya, Rico meminta Om dan tantenya, Dino dan Ratih agar tidak melibatkan mendiang ibundanya dalam permasalahan sang kakak dengan Ressa. Ia meminta Dino dan Ratih untuk mengingat kembali jasa Emilia Contessa untuk keluarga besar semasa hidupnya.

Menurut Rico, sangat tidak patut apabila nama ibundanya masih dikait-kaitkan dengan permasalahan sang kakak dengan Ressa. Ia menyayangkan nama ibunya yang sudah meninggal ikut terbawa dalam polemik penelantaran anak ini.

Pengakuan tentang Keistimewaan Ressa

Rico menyebut, semasa hidup, Emilia tak pernah membeda-bedakan sikap terhadap Ressa dan anggota keluarga lainnya. Bahkan menurutnya, Ressa menjadi salah satu anak yang dispesialkan oleh mendiang sang ibu.

“Kalau kita berbicara secara jujur gitu, bisa kelihatan sekali kok kalau mama saya itu sangat menyayangi semua anggota keluarga besar kami, termasuk Ressa juga gitu,” ungkap Rico. “Jadi dia orang yang selalu memikirkan keluarganya.”

Lebih lanjut, Enrico turut mengeklaim Ressa juga sering diajak jalan-jalan ke luar negeri. Emilia juga selalu mengingat namanya sebagai keluarga yang harus diberi buah tangan.

“Temen-temen kalau mau lihat di media sosial saya juga Ressa itu diajakin jalan-jalan ke luar negeri. Jalan-jalannya juga yang lebih jauh (bukan negara tetangga).”

Tindakan Hukum yang Diambil

Ronald menegaskan bahwa munculnya langkah hukum yang kini ditempuhnya bersama Ressa merupakan ide dari Rico, adik Denada. Ia menyampaikan bahwa dasar untuk mentrigger pengajuan gugatan itu salah satunya adalah statement Rico.

“Jadi mama itu (Mama Ratih, ibu angkat Ressa) sempat telepon Rico. Bahwa ‘Le ini tante enggak bisa komunikasi sama mbakmu, diblokir. Kok ada masalah begini. Nanti kalau kamu enggak selesaikan, nanti viral’,” tutur Ronald menirukan ucapan Ratih pada Rico.

Rico disebut justru cuek dengan upaya keluarga Ressa membongkar masa lalu Denada. “Jawabannya Rico apa, ‘Viralkan saja tante, wong itu bukan pejabat kok’,” seloroh Ronald.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *