Budaya  

Seru Mengenal Budaya Bali: Semangat Joan Mir dan Kebahagiaan Luca Marini Bikin Sesajen

Kehadiran Joan Mir dan Luca Marini di Bali



Honda HRC Castrol bersama dua pembalapnya, Joan Mir dan Luca Marini, mengunjungi Indonesia setelah gelaran seri pertama MotoGP 2026. Bali dipilih sebagai destinasi untuk acara sekaligus pengenalan budaya.



Joan Mir dan Luca Marini hadir dalam rangkaian acara yang diselenggarakan Honda di Pulau Dewata pada Senin (2/3/2026) dan Selasa (3/3/2026). Mereka diterima dengan penuh kehangatan oleh masyarakat setempat.



Kedatangan Joan Mir dan Luca Marini disambut dengan kalung bunga oleh warga yang mengenakan pakaian tradisional Bali. Di Nusa Dua, mereka menjajal berbagai aktivitas budaya khas daerah.

Mereka membuat canang sari atau sesajen khas Bali untuk mengucap syukur dan doa kepada Sang Hyang Widhi Wasa. Selanjutnya, mereka mencoba membuat bungkus ketupat. Aktivitas tersebut diakhiri dengan pertunjukan tarian Bali dan permainan gamelan.



Mir tampak menikmati permainan gamelan hingga memainkannya lagi pada Senin malam saat atraksi tari kecak berlangsung. Pembalap asal Spanyol ini ternyata tertarik untuk menguasai alat musik tradisional ini.

“Sayangnya saya sangat buruk dalam melakukannya,” kata Mir. Ia berencana datang kembali bersama istri untuk belajar lebih lanjut. “Saya akan bilang kepadanya bahwa saya harus berlatih (gamelan),” candanya.

Sementara itu, Marini lebih menikmati proses pembuatan canang sari. Menurutnya, kegiatan ini memiliki efek menenangkan seperti meditasi. “Kita membuatnya dengan sabar agar hasilnya terlihat indah dan saya merasa nyaman saat melakukannya,” ujar adik Valentino Rossi.

Bagi Marini, bagian tersulit adalah membuat ketupat. Sedangkan bagi Mir, meskipun ia penasaran, gamelan menjadi tantangan terberat. “Senang bisa sedikit mengenal kebudayaan Bali,” kata Mir.

Ditanya apakah lebih mudah balapan atau melakukan aktivitas tadi, Mir dan Marini menjawab spontan. “Bagi kami, balapan jauh lebih mudah,” jawab Mir. Marini menimpali, “Kami punya lebih banyak pengetahuan di sana.”

Tidak hanya bermain alat musik, Mir dan Marini juga ikut menari bersama 30 penari kecak setelah ditarik oleh Hanoman ke panggung acara. Meski masih belum luwes, Mir mencoba mengikuti irama teriakan “Cak” dari penari di sekelilingnya. Sementara Marini malu-malu, ia tetap berusaha ikut dalam tarian tersebut.

Kehadiran Pembalap Astra Honda Racing Team

Selain Joan Mir dan Luca Marini, para pembalap Astra Honda Racing Team juga hadir jelang musim 2026. Mereka adalah Herjun Atna Firdaus, M. Adenanta Putra, Fadillah Arbi Aditama, Rheza Danica Ahrens, dan M Badly Ayatullah.

Rencananya, pada Selasa (3/3/2026), Mir dan Marini akan melihat pembuatan Ogoh-ogoh di Banjar Kaja Sesetan. Wilayah ini dikenal sebagai salah satu tempat pelaku seni terbaik dalam membuat patung kertas untuk merayakan Nyepi.

Selain itu, para pembalap Astra Honda Racing Team akan menyerahkan paket sembako untuk masyarakat yang sedang melaksanakan puasa Ramadhan di wilayah Kampung Jawa.

Interaksi dengan Komunitas Honda

Momen kebersamaan di Bali akan dilanjutkan dengan interaksi langsung antara Joan Mir dan Luca Marini dengan 100 bikers Honda yang berasal dari Honda Community Bali. Komunitas tersebut terdiri dari beberapa klub seperti:

  • Honda Stylo Club Indonesia
  • Honda CBR Riders Club
  • CBR Club Indonesia
  • Honda ADV Indonesia
  • Honda PCX Club Indonesia
  • Vario Bali Rider
  • All Vario Bali
  • CB150X Indonesia Adventure
  • Vario Bali Rider
  • All Vario Bali
  • Honda Big Bike Indonesia

Tujuan Kehadiran Pembalap Honda HRC Castrol

Marketing Direktur PT Astra Honda Motor, Octavianus Dwi, menjelaskan tujuan dari kehadiran pembalap Honda HRC Castrol di Bali kali ini.

“Kehadiran pembalap Honda HRC Castrol yang berinteraksi langsung dengan bikers Honda seperti halnya harmoni, kekompakan, dan kebersamaan dalam seni Tari Kecak.”

Ia berharap, momen ini menjadi koneksi yang kuat dalam mendukung persaudaraan dan setiap upaya perwujudan mimpi, baik di level Internasional, Nasional, maupun di setiap wilayah di Indonesia.

Exit mobile version