Pengangkatan Uskup Baru Keuskupan Larantuka
Warga Keuskupan Larantuka akhirnya memiliki Uskup Baru setelah Mgr. Fransiskus Kopong Kung mengundurkan diri untuk pensiun dari kepemimpinan umat katolik di Keuskupan Larantuka. Sosok yang baru akan melanjutkan tugas sebagai Uskup Larantuka adalah Romo Yohanes Hans Monteiro, yang menggantikan Mgr. Fransiskus Kopong Kung Pr yang telah purna tugas atau emeritus.
Pengumuman ini disampaikan oleh Sri Paus Leo XIV dari Vatikan dan menjadi momen suka cita bagi ratusan ribu umat di Keuskupan Larantuka, yang mencakup Kabupaten Flores Timur dan Lembata. Mgr Hans Monteiro menggantikan Mgr. Fransiskus Kopong Kung Pr yang telah berusia 75 tahun dengan masa tugas selama 25 tahun lamanya.
Profil Mgr. Hans Monteiro
Romo Hans Monteiro lahir di Larantuka, Ibu kota Kabupaten Flores Timur, NTT, pada 15 April 1971 atau 54 tahun yang lalu. Ia bergelar doktor dan menjadi salah satu dosen imam cerdas pengajar Liturgi pada Ledalero Institute of Philosophy and Creative Technology serta formator pada Seminari Tinggi Interdiosesan St. Petrus di Ritapiret.
Setelah masuk SMA Seminari San Domingo Hokeng, ia melanjutkan studi di Institut Filsafat Katolik Ledalero (Indonesia), kemudian menjalani masa praktik pastoral di Paroki St. Yoseph Lewotobi. Ia kemudian ditahbiskan menjadi imam pada 14 Juli 1999. Ia telah menjalankan beberapa tugas dan studi lanjutan, antara lain:
- Pengajar di Seminari Menengah Santo Domingo, Hokeng (1999–2004)
- Meraih Licentiat dan Doktor Liturgi pada Fakultas Teologi Katolik Universitas Wina, Austria (2005–2018)
- Vikaris Paroki di Franz-von-Assisi-Kirche (Mexikoplatz) dan Maria Himmelfahrt di Bad Deutsch-Altenburg, Wina (2005–2018)
- Pengajar Liturgi di Ledalero Institute of Philosophy and Creative Technology dan formator di Seminari Tinggi Interdiosesan St. Petrus di Ritapiret, Keuskupan Maumere (sejak 2018)
Detik-Detik Pengumuman Uskup Baru
Di Gereja Katedral Reinha Rosari, Larantuka, umat berkumpul dalam suasana penuh harap untuk mengikuti Doa Vesper. Dalam doa bersama itu, mereka memohon terang Roh Kudus bagi uskup yang akan diutus dan mendengarkan langsung pengumuman yang disampaikan oleh Mgr. Fransiskus Kopong Kung.
Sabtu, 22 November 2025, tepat pada pukul 12.00 waktu Roma—atau 17.00 WIB / 18.00 WITA—secara resmi mengumumkan bahwa Bapa Suci Paus Leo XIV mengangkat Pastor Yohanes Hans Monteiro sebagai Uskup Larantuka. Keputusan ini sekaligus menandai penerusan pengembalaan Mgr. Fransiskus Kopong Kung, di Keuskupan Larantuka.
Pengangkatan tersebut dipublikasikan secara resmi dalam Buletin Osservatore Romano pada waktu yang sama di Roma.
Curriculum Vitae
Latar Belakang Pendidikan
- 2012-2018 : S3 Teologi, Fakultas Teologi Universitas Vienna
- 2006-2010 : S2 Teologi, Fakultas Teologi Universitas Vienna
- 1991-1995 : S1 Filsafat, Sekolah Tinggi Filsafat Katolik Ledalero
- 1986-1989 : SMA Seminari San Dominggo Hokeng
Pengalaman Pastoral
- 2022-Sekarang : Wakil Praeses Seminari Tinggi Interdiosesan Santo Petrus Ritapiret
- Wakil Direktur Pascasarjana Program Magister Teologi/Ilmu Agama Katolik IFTK Ledalero
- Wakil Rektor III IFTK Ledalero
- Anggota Komisi Liturgi KWI Indonesia
- 2022-2024 : Kepala Biro Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) IFTK Ledalero
- 2019 – Sekarang : Dosen Liturgi STFK Ledalero. Staf Pembina Seminari Tinggi St. Petrus Ritapiret
- 2018-Sekarang : Direktur Spiritual Tahun Orientasi Rohani Seminari Tinggi Interdiosesan St. Petrus Ritapiret
- 2014-2018 : Pastor Pembantu Paroki St. Maria Diangkat ke Surga di Bad Deutsch-Altenburg, Wina-Austria
- 2010-2014 : Pastor Kepala Jemaat Kristen Indonesia di Wina-Austria
- 2005-2014 : Pastor Pembantu Paroki Santo Fransiskus Asisi di Donaustadt, Vienna dan Paroki Bad Deutsch Altenburg Keuskupan Agung Vienna
- 1999-2004 : Staf Pengajar SMU Seminari San Dominggo Hokeng
- Mei-Juli 1999 : Praktik Diakonat di SMU Seminari San Dominggi Hokeng
- 1995-1997 : Praktek Pastoral di Paroki St. Yosef Lewotobi
Karya Tulis
- 2020, Buku: Semana-Santa di Larantuka. Sejarah Dan Liturgi, Ledalero: Penerbit Ledalero.
- 2017, Disertasi: Die Semana-Santa-Feier in Larantuka Flores, Indonesien. Eine liturgie-vergleichende Untersuchung zur portugiesischen Tradition (Perayaan Semana Santa di Larantuka, Flores, Indonesia. Suatu Studi Perbandingan dengan Tradisi Portugis), Universitas Wina- Austria.
- 2010, Tesis: Die Osternachtfeier in der römischen Kirche. Geschichte und theologischen Bedeutung (Perayaan Malam Paskah dalam Gereja Katolik-Roma. Sejarah dan Pemahaman Teologis), Universitas Wina-Austria.
- 1997, Skripsi: Selibat Demi Kerajaan Surga Menurut Nasehat Injil Mateus 19:1- 12, STFK Ledalero 1997.*












