Riwayat Hidup Ridwan Kamil: Dari Arsitek Hingga Gubernur Jawa Barat
Ridwan Kamil, yang lebih dikenal dengan panggilan Kang Emil, adalah seorang tokoh politik yang pernah menjabat sebagai Gubernur Jawa Barat. Sebelum terjun ke dunia politik, ia memiliki latar belakang sebagai seorang arsitek dan akademisi. Karirnya yang beragam membuatnya menjadi sosok yang dihormati oleh banyak kalangan.
Awal Kehidupan dan Pendidikan
Ridwan Kamil lahir pada tahun 1978 dan memulai pendidikannya di SDN Banjarmasin III Bandung. Setelah lulus Sekolah Dasar, ia melanjutkan studinya ke SMP Negeri 2 Bandung pada tahun 1984. Selanjutnya, ia menghabiskan masa SMA di SMA Negeri 3 Bandung hingga lulus pada tahun 1990.
Setelah lulus sekolah menengah atas, Ridwan Kamil memasuki Fakultas Teknik Arsitektur, Institut Teknologi Bandung (ITB) dan lulus pada tahun 1995. Selama masa kuliahnya, ia aktif dalam berbagai kegiatan mahasiswa dan unit kegiatan seni di kampusnya. Setelah lulus, ia melanjutkan studi S2-nya di Master of Urban Design, University of California, Berkeley, dari tahun 1999 hingga 2001.
Karier sebagai Arsitek dan Akademisi
Setelah menyelesaikan studi S2, Ridwan Kamil bekerja sebagai arsitek di beberapa firma di Amerika Serikat. Ia juga pernah bekerja paruh waktu di Departemen Perencanaan Kota Berkeley. Tahun 2002, ia kembali ke Indonesia dan mendirikan perusahaan Urbane bersama teman-temannya pada tahun 2004. Perusahaan ini bergerak dalam bidang jasa konsultan perencanaan, arsitektur, dan desain.
Urbane telah menerima berbagai penghargaan internasional seperti BCI Asia Awards tiga tahun berturut-turut (2008–2010) dan BCI Green Award pada 2009 atas proyek Rumah Botol. Selain itu, Urbane sering mengikuti kompetisi desain arsitektur nasional dan meraih juara pertama di berbagai kompetisi.
Selain karier sebagai arsitek, Ridwan Kamil juga aktif sebagai dosen di ITB dan Senior Urban Design Consultant di beberapa perusahaan internasional.
Perjalanan Politik
Pada tahun 2013, Ridwan Kamil mencalonkan diri sebagai Wali Kota Bandung melalui Partai Gerindra. Bersama Oded Muhammad Danial, ia berhasil memenangkan pemilukada dan dilantik pada tahun 2013. Salah satu program andalannya adalah Bandung Command Center, sebuah pusat kendali kota yang menggunakan teknologi GPS dan CCTV untuk memantau kondisi kota.
Pada 2017, ia meresmikan jembatan pejalan kaki Teras Cihampelas yang bertujuan untuk mengurangi kemacetan di Jalan Cihampelas. Proyek ini dibangun dengan anggaran sebesar Rp 45 miliar.
Tahun 2018, Ridwan Kamil kembali memenangkan Pilkada dan resmi menjadi Gubernur Jawa Barat hingga 2023. Setelah masa jabatannya berakhir, ia mencoba peruntungan di Jakarta pada Pilkada DKI Jakarta 2024, namun gagal.
Persoalan Hukum dan Perceraian
Ridwan Kamil kini tengah menghadapi masalah hukum. Istri kandungnya, Atalia Praratya, menggugat cerai suaminya. Sidang perdana perceraian akan digelar pada Rabu, 17 Desember 2025. Gugatan ini diduga terkait dugaan perselingkuhan Ridwan Kamil dengan Lisa Mariana.













