Hukum  

Yoshua Kemenangan Gerindra di Jabar IX Diprediksi Akibat Maruarar Pindah Partai

Maruarar Pindah Partai, Kemenangan Gerindra di Jabar IX Diprediksi Terancam oleh Yoshua

ciptawarta.com – Jakarta – Semua calon yang akan bertarung di Subang, Majelengka, dan Sumedang (SMS) mendapat keuntungan karena didukung oleh Partai Gerindra. Hal ini terjadi setelah politikus PDIP, Maruarar Sirait, pindah ke Gerindra.
Menurut Koordinator relawan Sahabat Yoshua, Yoshua Sirait, hasil survei Polling Institute menunjukkan bahwa tingkat persetujuan di SMS mencapai di atas 70%. Bahkan di Subang, persentasenya mencapai 80%.
“Bagi pendukung Prabowo Subianto yang puas, mereka akan memilih calon yang didukung oleh Prabowo. Pak Jimat sudah menjadi kader Gerindra dan masyarakat juga bisa melihat kesuksesan Gubernur Jabar, Pak Dedi Mulyadi, yang juga merupakan kader Gerindra. Jadi, komunikasi dan pelaksanaan program di daerah tersebut akan lebih mudah,” ungkap Yoshua.

Anak dari Maruarar Sirait, Yoshua, juga menyebut bahwa ada perpecahan suara di PDIP di wilayah SMS karena pengaruh Maruarar Sirait yang merupakan anggota DPR tiga periode dari dapil SMS dan pindah dari PDIP ke Gerindra.
“Mungkin ada basis-basis PDIP di wilayah ini yang ikut sama Pak Ara (Maruarar). Mereka memilih bupati-bupati di wilayah ini ikut Pak Ara juga. Jadi, basis PDIP pindah ke Gerindra juga,” jelas Yoshua.

Selain faktor tersebut, dukungan calon pilkada yang beralih ke partai yang didukung Gerindra dan KIM Plus di wilayah SMS juga karena Jimat yang juga pindah dari PDIP ke Gerindra. “Jimat membawa puluhan ribu orang, termasuk Sekretaris DPC PDIP, Nico, yang keluar dari PDIP,” tambah Yoshua.

Dalam survei Polling Institute, calon kepala daerah yang diusung oleh Gerindra dan Koalisi Indonesia Maju (KIM), Olus, unggul atas calon yang diusung oleh PDIP di Kabupaten Subang, Majalengka, dan Sumedang. Sebelumnya, wilayah tersebut dikenal sebagai kandang Banteng Jawa Barat.

Peneliti utama Polling Institute, Kennedy Muslim, mengatakan bahwa survei di Subang dan Sumedang dilakukan pada 6-12 November 2024, sedangkan survei di Majalengka dilakukan pada 11-15 November 2024.

Exit mobile version