Pemain Diaspora Luke Xavier Keet Bersemangat Mengenakan Jersey Timnas Indonesia
Luke Xavier Keet, seorang pemain sepak bola yang tinggal di luar negeri, mengungkapkan rasa bangga dan senang karena bisa memakai jersey Timnas Indonesia. Ia kini sedang menjalani trial bersama Timnas U-22 Indonesia dalam persiapan menuju SEA Games 2025 yang akan diselenggarakan di Thailand.
“Saya sangat bangga. Saya lahir di Jakarta, dan sudah lama tidak pulang. Jadi rasanya sangat bangga memakai logo ini. Sangat bangga,” ujar Luke saat ditemui awak media di Stadion Madya Gelora Bung Karno, Jakarta, Selasa (11/11).
Luke saat ini bermain untuk klub kasta kedua sepak bola Yunani, GS Ilioupolis. Dari total satu pertandingan yang ia mainkan musim ini, hanya sekali ia turun, yaitu saat timnya kalah 0-1 melawan AEK Atens dalam ajang Piala Sepak Bola Yunani. Pemain dengan posisi winger kiri ini bermain selama 45 menit dalam pertandingan tersebut.
Luke juga menceritakan asal darah Indonesia yang ia miliki. Ia menyebutkan bahwa ibunya adalah orang asli Indonesia. “Ya, saya lahir di sini dan sempat bersekolah di sini juga. Ibuku orang Indonesia, tetapi saya pergi saat umur sembilan tahun dan belum pernah kembali sejak itu. Jadi rasanya sangat menyenangkan bisa kembali. Saya akan segera memperbaiki Bahasa Indonesiaku, semoga cepat bisa,” jelas dia.
Selain Luke, ada dua pemain lain yang juga menjalani trial di Timnas U-22 Indonesia. Kedua pemain tersebut adalah ReyCredo Beremanda dan Muhammad Mishbah, yang bermain bersama klub Filipina Aguilas-UMak. Ketiga pemain ini tidak masuk dalam 30 pemain yang dipanggil pelatih Indra Sjafri. Namun, mereka berharap bisa menarik perhatian pelatih asal Sumatera Barat tersebut.
“Sambutan dan perhatian dari orang-orang Indonesia, terutama di media sosial, sangat menghangatkan hati. Saya sempat datang menonton kualifikasi Piala Dunia, dan itu sangat menginspirasi. Aku merasa punya hubungan pribadi yang kuat dengan Indonesia. Aku lahir di sini karena suatu alasan, dan aku percaya itu,” ucap Luke menjelaskan alasan mengikuti trial ini.
Indra Sjafri menyatakan bahwa sebanyak 33 pemain akan diuji dalam internal game pada Rabu untuk menilai kualitas mereka secara langsung. Internal game ini juga digunakan untuk menentukan siapa pemain yang akan ikut berlaga dalam dua laga uji coba melawan Mali U-22 pada 15 dan 18 November di Stadion Pakansari, Bogor.
Mengenai harapan di trial ini, Luke hanya memberikan yang terbaik di sesi latihan. Selebihnya, ia mempercayakan segalanya kepada Tuhan.
“Jujur saja, saya sangat menghargai kesempatan ini. Bisa berada di lingkungan ini saja sudah merupakan sebuah kehormatan. Saya akan melakukan yang terbaik, dan biarkan Tuhan yang menentukan sisanya,” kata Luke Xavier Keet.
