Pelatih Baru Persebaya Surabaya: Tidak Ada Konfirmasi Resmi untuk Bernardo Tavares dan Benjamin Mora
Persebaya Surabaya, klub sepak bola ternama di Indonesia, kini sedang menghadapi situasi yang cukup menarik terkait pemilihan pelatih kepala. Meski nama-nama seperti Bernardo Tavares dan Benjamin Mora sempat muncul dalam berbagai spekulasi, informasi terbaru menyebutkan bahwa kedua nama tersebut tidak akan menjadi pelatih baru klub.
Sejak perjanjian kerja sama dengan Eduardo Pérez berakhir, Persebaya Surabaya belum juga menunjuk pelatih kepala definitif. Hal ini membuat banyak spekulasi bermunculan tentang siapa sosok yang akan memimpin tim di sisa musim Super League 2025/2026. Saat ini, Uston Nawawi, asisten pelatih sebelumnya, bertugas sebagai pelatih caretaker.
Uston Nawawi telah menjalani perannya selama sekitar 30 hari setelah pergantian pelatih. Ia mengatakan bahwa hingga saat ini belum ada komunikasi resmi dari manajemen mengenai rencana penunjukan pelatih baru. Ia juga menyatakan bahwa dirinya belum mengetahui siapa yang akan ditunjuk sebagai pelatih kepala definitif.
“Untuk pelatih baru, saya belum berkomunikasi dengan manajemen terkait hal tersebut. Saya belum mengetahui soal itu,” ujar Uston kepada awak media. Pernyataan ini menunjukkan bahwa proses pencarian pelatih baru masih dalam tahap penyelidikan.
Meskipun hanya berstatus pelatih sementara, Uston tetap fokus pada persiapan tim agar bisa tampil maksimal di setiap pertandingan Super League. Ia menegaskan bahwa tidak ingin larut dalam spekulasi yang beredar.
Di bawah arahan Uston Nawawi, Persebaya Surabaya belum meraih kemenangan. Namun, Green Force juga belum menelan kekalahan sejak pergantian pelatih terjadi. Hasil ini membuat Persebaya Surabaya tetap berada di papan tengah klasemen sementara. Hingga pekan ke-13, klub kebanggaan Bonek menempati peringkat kesembilan dengan koleksi 18 poin dari 13 laga.
Meski belum ada pengumuman resmi, rumor tentang Bernardo Tavares dan Benjamin Mora sempat mencuat ke permukaan. Dua nama tersebut dianggap memiliki rekam jejak yang menarik untuk menukangi Persebaya Surabaya. Namun, kabar tersebut ditegaskan hanya sebatas rumor yang berkembang di media sosial.
Fanbase Persebaya Surabaya, @onlinepersebaya, turut memberikan klarifikasi terkait isu tersebut. Mereka menegaskan bahwa kabar yang menyebut Benjamin Mora dan Bernardo Tavares hanya sebatas gosip. “GOSBALL: BENJAMIN MORA TO PERSEBAYA? JUST A RUMOR,” tulis fanbase tersebut. Unggahan itu menegaskan belum ada kesepakatan atau pendekatan resmi dari manajemen.
Menariknya, fanbase tersebut mengklaim sudah mengetahui nama lain yang akan menjadi juru taktik baru Green Force. Nama tersebut disebut akan diumumkan dalam waktu dekat melalui pemberitaan lanjutan. Pernyataan ini semakin menguatkan dugaan bahwa pelatih baru Persebaya Surabaya bukan Bernardo Tavares atau Benjamin Mora.
Sementara itu, Uston Nawawi masih dipercaya memimpin latihan dan pertandingan Persebaya Surabaya dalam waktu dekat. Kepercayaan ini menunjukkan manajemen cukup puas dengan kinerjanya sejauh ini. Di tengah tekanan dan ekspektasi besar dari Bonek, Uston tetap berusaha menjaga suasana tim tetap kondusif. Ia ingin memastikan para pemain fokus pada performa di lapangan, bukan isu di luar pertandingan.
Situasi ini membuat dinamika internal Persebaya Surabaya terasa menarik untuk diikuti. Pergantian pelatih selalu menjadi momen krusial dalam perjalanan sebuah tim di kompetisi panjang. Bagi Persebaya Surabaya, keputusan menunjuk pelatih baru tentu tidak bisa diambil secara tergesa-gesa. Manajemen diyakini ingin mencari sosok yang tepat untuk membawa Green Force kembali bersaing di papan atas.
Hingga pengumuman resmi dilakukan, rumor akan terus bermunculan di kalangan suporter. Namun satu hal yang kini jelas, pelatih baru Persebaya Surabaya bukan Bernardo Tavares atau Benjamin Mora, setidaknya untuk saat ini.
