Cinta Ridwan Kamil dan Atalia Praratya yang Mengalahkan Banyak Pria Kini Berakhir Dipecat Cerai

Kisah Cinta Atalia Praratya dan Ridwan Kamil yang Berujung pada Perceraian

Atalia Praratya dan Ridwan Kamil, dua tokoh publik di Indonesia, dikenal sebagai pasangan yang harmonis selama hampir 30 tahun. Namun, kini kabar perceraian mereka menggemparkan publik. Atalia resmi mengajukan gugatan cerai terhadap Ridwan Kamil di Pengadilan Agama Bandung pada Senin (15/12/2025). Sidang perdana akan digelar pada Rabu (17/12/2025), menandai awal dari proses hukum yang akan memutuskan nasib pernikahan mereka.

Awal Pertemuan yang Tidak Terduga

Kisah cinta Atalia dan Ridwan Kamil dimulai pada 1994 ketika mereka bertemu secara tidak sengaja di sebuah pameran di Bandung. Ridwan Kamil mengaku langsung jatuh cinta pada pandangan pertama. Menurutnya, kejadian itu terjadi saat ia sedang pulang naik taksi setelah acara selesai. Ia harus kembali ke toilet dan bertemu dengan Atalia. Dari situ, ia meminta nomor teleponnya dan akhirnya berpacaran.

Namun, Atalia memberi penjelasan berbeda. Ia mengklaim bahwa dirinya tidak mungkin langsung memberikan nomornya kepada siapa pun. Menurutnya, strategi Ridwan Kamil adalah dengan memberinya pekerjaan. Meskipun begitu, keduanya akhirnya menjalin hubungan.

Perjalanan Cinta yang Penuh Persaingan

Ridwan Kamil mengakui bahwa ia harus melalui persaingan dengan banyak laki-laki yang ingin mendekati Atalia. Bahkan, Atalia membuat daftar nama-nama lelaki tersebut dalam buku harian. Nama Ridwan Kamil ada di urutan ke-42. Kebiasaan ini berasal dari kebiasaan ibunya yang selalu mencatat segala hal dalam buku harian.

Atalia menjelaskan bahwa kebiasaan ini muncul dari masa sekolah dasar, ketika ia mulai suka-sukaan. Ia sering curhat kepada ibunya, dan ibunya menyarankan untuk menulis kenangan tersebut. Dengan demikian, ia mulai mencatat semua orang yang menyatakan cinta padanya.

Strategi Ridwan Kamil dalam Mendekati Atalia

Ridwan Kamil menggunakan strategi khusus untuk mendekati Atalia. Salah satunya adalah dengan mendekati calon mertua. Ia sering pura-pura membantu masak atau ngobrol dengan ibu Atalia. Hal ini membantunya mendapatkan restu dari keluarga Atalia.

Menurut Atalia, kebiasaan seorang gadis biasanya bertanya kepada ibunya jika merasa bingung. Oleh karena itu, Ridwan Kamil memanfaatkan kesempatan ini. Ia berhasil mendapatkan restu dari ibu Atalia, yang memiliki beberapa syarat dalam memilih mantu. Antara lain, orang Sunda, lebih tua, dan cocok dengan profesi arsitek.

Kenangan yang Tak Terlupakan

Meski telah berlalu, kenangan tentang bagaimana Ridwan Kamil datang ke rumah Atalia dengan membawa bunga menjadi momen yang tak terlupakan. Atalia bercerita bahwa Ridwan Kamil datang seperti pangeran yang membawa bunga untuk putri raja. Meski ada banyak bunga lain, Ridwan Kamil tetap tidak mundur.

Selain itu, ada momen ketika Ridwan Kamil mengambil pulpen di atas meja dan menemukan buku harian Atalia. Dari situ, ia mengetahui bahwa dirinya berada di urutan ke-42. Meski begitu, ia tidak menyerah dan terus mendekati Atalia.

Akhir dari Kehidupan Bersama

Pada akhirnya, kisah cinta mereka berakhir dengan perceraian. Meskipun begitu, kenangan tentang awal pertemuan dan perjalanan cinta mereka tetap menjadi bagian penting dalam hidup mereka. Buku harian yang menjadi bukti perjalanan cinta mereka akhirnya dibakar oleh ibunda, namun kenangan tersebut tetap terukir dalam hati mereka berdua.


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *