Bisnis  

OCBC (NISP) Dapat Persetujuan Akuisisi OCBC Sekuritas dan Great Eastern Life



JAKARTA — Hasil Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) PT Bank OCBC NISP Tbk. (NISP) 2026 menyetujui pengambilalihan atau akuisisi saham PT OCBC Sekuritas Indonesia (PTOS) dan PT Great Eastern Life Indonesia (GELI).

Kegiatan akuisisi ini menjadi salah satu agenda utama RUPST yang disampaikan dalam Paparan Publik oleh manajemen, pada Kamis (9/4/2026). Presiden Direktur OCBC Parwati Surjaudaja menyampaikan bahwa perseroan menyetujui tindakan untuk pengambilalihan atas saham PTOS dan GELI.

Secara rinci, OCBC berencana mengakuisisi sekitar 99,9% saham PTOS. Pembelian meliputi 776.833 saham seri A dan 240.000 saham seri B dari Oversea-Chinese Banking Corporation Ltd. Selain itu, perseroan juga akan membeli 4.900 saham seri A dari PT Farnella Mandiri Utama dan 3.000 saham seri A dari PT OCBC NISP Ventura.

“Secara total, kepemilikan saham mencapai 99,9999%,” jelas Parwati.

Sementara untuk akuisisi saham GELI, OCBC akan membeli 211.553.465 saham biasa dari Great Eastern Life Assurance Co. Ltd, Singapore, yang mewakili kepemilikan sebesar 20,00%. Perseroan juga akan mengonversi satu lembar saham biasa menjadi saham preferen agar memiliki hak pengendalian terhadap GELI.

Proses akuisisi ini akan dilakukan setelah mendapatkan persetujuan dari regulator sektoral masing-masing anggota Konglomerasi Keuangan Group OCBC.

Hasil RUPST

Di sisi lain, RUPST emiten perbankan tersebut juga memutuskan untuk membagikan dividen senilai Rp1,03 triliun atau 20,42% dari total laba yang dihasilkan sepanjang 2025 senilai Rp5,06 triliun. Sisanya, senilai Rp1 miliar disimpan untuk cadangan umum dan selebihnya dijadikan laba ditahan.

OCBC juga melaporkan tidak ada perubahan pada jajaran komisaris maupun direksi. Perubahan hanya terjadi pada Dewan Pengawas Syariah.

Dalam kinerja keuangan, laba sebesar Rp5,06 triliun tercatat tumbuh 4% (yoy) dibandingkan tahun sebelumnya. Return on equity tercatat sebesar 12,2% atau mengalami kontraksi 80 basis poin dari tahun sebelumnya.

Kinerja Perbankan

Dari sisi kinerja perbankan, OCBC melaporkan penyaluran kredit sebesar Rp173 triliun atau tumbuh 2% (yoy). Perseroan mengakui adanya perlambatan pertumbuhan dari tahun lalu dengan rasio kredit macet atau nonperforming loan (NPL) sebesar 1,9%.

Sementara itu, dana pihak ketiga (DPK) sampai akhir tahun lalu mencapai Rp244 triliun atau tumbuh 18% (yoy).



Bank OCBC NISP Tbk. – TradingView


Disclaimer: berita ini tidak bertujuan mengajak membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *