Jalan Terjal yang Harus Dihadapi PSM Makassar di Sisa Putaran Pertama
PSM Makassar menghadapi tantangan berat di sisa putaran pertama Liga 1 musim ini. Empat laga tersisa akan menjadi ujian konsistensi tim yang dilatih oleh Tomas Trucha. Laga-laga tersebut melibatkan klub-klub kuat seperti Malut United, Persib Bandung, Borneo Samarinda FC, dan Bali United. Setiap pertandingan ini akan menjadi tes untuk memastikan PSM dapat mempertahankan performa terbaiknya.
Laga dengan Malut United: Uji Konsistensi Awal
Pertama kali, PSM akan menghadapi Malut United di Stadion BJ Habibie pada Minggu (21/12/2025) pukul 16.30 Wita. Meskipun PSM tidak pernah kalah dalam dua pertemuan sebelumnya, catatan itu tidak bisa menjadi jaminan kemenangan. Malut United tampil konsisten musim ini dan saat ini berada di urutan empat dengan 25 poin. Tim yang baru promosi ke Liga 1 pada musim 2024/2025 ini memiliki potensi untuk memberikan tekanan berarti kepada PSM.
Menghadapi Persib Bandung: Laga yang Sulit
Setelah Malut United, PSM akan menghadapi Persib Bandung di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Bandung, Jawa Barat, pada Minggu (27/12/2025) pukul 20.00 Wita. Laga ini merupakan partai tunda pekan kedelapan yang awalnya dijadwalkan pada 5 Oktober 2025. Namun, laga ini harus ditunda karena Tim Nasional Indonesia sedang berjuang di babak keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026. Catatan pertemuan antara PSM dan Persib kurang menguntungkan bagi PSM, yang hanya mampu meraih dua hasil imbang dan dua kekalahan dalam empat pertandingan terakhir.
Melawan Borneo Samarinda FC: Tantangan di Kandang Lawan
Pekan 16 akan membawa PSM ke markas Borneo Samarinda FC di Stadion Segiri, Samarinda, Kalimantan Timur, pada Sabtu (3/1/2026). Borneo Samarinda FC saat ini berada di puncak klasemen dengan 33 poin. PSM harus memutus tren buruk yang sudah berlangsung selama tujuh musim tanpa membawa pulang poin penuh dari kandang Pesut Etam. Ini akan menjadi tantangan besar bagi PSM untuk menunjukkan kemampuan mereka di luar kandang.
Penutup Putaran Pertama: Menghadapi Bali United
Laga terakhir di putaran pertama adalah melawan Bali United di Stadion BJ Habibie, Jumat (9/1/2026). Meskipun Bali United saat ini berada di posisi 11 dengan 17 poin, PSM tetap harus waspada karena Pasukan Ramang belum pernah menang dalam tujuh pertemuan terakhir melawan Serdadu Tridatu. Dengan kondisi ini, PSM harus siap menghadapi laga yang sangat sulit.
Pandangan Para Pengamat Sepak Bola
Pengamat sepak bola Assegaf Razak menyatakan bahwa PSM Makassar adalah tim besar yang memiliki peluang besar untuk melanjutkan kemenangan. Ia menyarankan agar pelatih mempersiapkan strategi, fisik, dan pemulihan pemain secara matang. Menurutnya, jika persiapan baik, PSM tidak akan kehilangan poin dalam pertandingan-pertandingan mendatang.
Sementara itu, pengamat lain, Imran Amirullah, menekankan pentingnya disiplin dalam bermain. Ia menilai PSM harus lebih disiplin dalam organisasi pertahanan dan transisi positif maupun negatif. Hal ini sangat penting mengingat lawan-lawan yang dihadapi memiliki kecepatan dan kerja sama tim yang bagus.
Peran Yuran Fernandes
Toni Ho, seorang pengamat sepak bola, menilai bahwa pelatih Tomas Trucha perlu melakukan pendekatan personal kepada Yuran Fernandes. Meskipun Yuran memiliki kualitas sebagai bek, ia sering kali menganggap remeh lawan. Toni menegaskan bahwa prinsip dasar bertahan adalah mengamankan bola sebaik mungkin dan tidak boleh ada kesalahan yang bisa membahayakan tim.
Pendekatan Pelatih Tomas Trucha
Tomas Trucha sendiri menolak untuk menyalahkan Yuran atas kesalahan yang terjadi. Ia menekankan bahwa sepak bola dimainkan sebagai satu kesatuan tim. Menurutnya, setiap pemain memiliki tanggung jawab saat bertahan dan menyerang. Ia juga menekankan pentingnya komunikasi intens ketika tim tidak menguasai bola.
