Rekor Pertahanan yang Mengesankan dan Masalah di Lini Belakang Arsenal
Dalam beberapa musim terakhir, Arsenal dikenal karena rekor pertahanan yang luar biasa. Hal ini tidak diragukan lagi menjadikan mereka sebagai kandidat kuat dalam perburuan gelar juara Premier League. Tim asuhan Mikel Arteta mampu mempertahankan rekor yang sangat baik di lini belakang, dengan jumlah gol yang dikemas menjadi yang terendah dalam dua musim terakhir.
Pada musim 2025/26, kemampuan impresif Arsenal di sepertiga pertahanan kembali terlihat. Dalam 16 pertandingan liga awal musim ini, The Gunners hanya kebobolan 10 gol, angka yang jauh lebih rendah daripada tim-tim lain di divisi ini pada tahap ini. Pelatih asal Spanyol ini memiliki kualitas yang kuat di lini belakang, sekaligus memiliki opsi cadangan yang fenomenal, memungkinkan rotasi yang dibutuhkan.
Namun, beberapa pekan terakhir telah menunjukkan adanya masalah besar di lini belakang. Mikel Arteta tampaknya kesulitan menghadapi tantangan yang muncul di London Utara akhir-akhir ini.
Kekurangan Pemain Bertahan
Lini belakang Arsenal yang paling konsisten di musim 2025/26 sering kali tetap sama, yang berkontribusi pada rekor pertahanan yang luar biasa. Gabriel dan William Saliba sering menjadi bek tengah utama, melanjutkan kerja sama yang luar biasa, sementara Jurrien Timber dan Riccardo Calafiori mengisi posisi bek kanan dan kiri.
Namun, unit tersebut telah hancur dalam beberapa pekan terakhir. Pada akhir November dan awal Desember, kedua bek tengah absen bersamaan. Pemain asal Brasil itu masih absen, sementara pemain asal Prancis itu telah kembali ke lini belakang dalam beberapa pekan terakhir, membantu anak asuh Arteta meraih kemenangan 2-1 atas Wolves.
Bek tengah cadangan Cristhian Mosquera kemudian mengisi salah satu peran tersebut saat Gabriel absen, tetapi dia juga mengalami cedera pergelangan kaki saat melawan Brentford. Pemain asal Spanyol itu kini absen selama hampir tiga minggu dan mungkin akan absen selama satu bulan lagi sebelum kembali ke kondisi fisik yang mendekati prima.
Akibatnya, The Gunners hanya memiliki dua bek tengah yang fit dan siap dimainkan oleh Arteta, bahkan Timber sempat mengisi posisi di jantung pertahanan pekan lalu setelah Ben White cedera.
Solusi untuk Masalah Pertahanan
Dengan bulan Januari yang semakin dekat, Arteta dan jajaran direksi Arsenal dihadapkan pada kesempatan untuk meningkatkan skuad mereka atau mengandalkan opsi yang tersedia untuk bertahan hingga akhir musim. Pelatih asal Spanyol itu bisa saja menggunakan pemain muda jika diperlukan, tetapi pasti menginginkan pemain yang sudah terbukti kemampuannya di Premier League untuk membantu tim dalam perburuan gelar juara.
Saliba dan Gabriel akan menjadi duet starter ketika dalam kondisi fit sepenuhnya, tetapi keduanya hanya mampu bermain bersama sebagai starter dalam 56 persen pertandingan liga. Keduanya telah dilanda berbagai masalah kecil yang mengganggu kemajuan mereka, yang dapat memaksa dewan untuk menegosiasikan ulang dengan klub-klub lain mengenai kesepakatan untuk beberapa target mereka sebelumnya.
Bintang yang Bisa Memecahkan Masalah
Arsenal dikaitkan dengan kepindahan bintang Nottingham Forest dalam beberapa pekan terakhir, yang bisa mengarah pada kemungkinan transfer pada bulan Januari. Meskipun kesepakatan apa pun untuk pemain berusia 23 tahun itu kemungkinan akan mahal, ia akan sepadan dengan setiap sen yang dikeluarkan.
Murillo telah menyelesaikan 83% dari umpan yang dia coba hingga saat ini, dengan banyak di antaranya dilakukan ke depan daripada ke belakang atau kembali ke penjaga gawangnya. Dia menyelesaikan 4,6 umpan progresif per 90 menit, sekaligus mencatatkan 4,7 umpan ke sepertiga akhir lapangan.
Statistik pertahanannya juga sama mengesankannya, dengan mencatatkan 1,6 tekel dan 2,1 intersepsi per 90 menit di Liga Premier musim ini. Angka-angka tersebut membuat pemain Brasil ini menerima banyak pujian akhir-akhir ini.
Statistik Murillo di Liga Premier (2025/26)
- Permainan yang dimainkan: 10
- Gol & assist: 1
- Akurasi umpan: 83%
- Umpan ke sepertiga akhir lapangan: 4.7
- Tekel yang dilakukan: 1.6
- Intersepsi yang dilakukan: 2.1
- Blok yang dibuat: 1.6
- Pemulihan yang dilakukan: 4.9
