Festival Kejuaraan Karate Marelan City Piala Camat Medan Marelan Digelar
Festival Kejuaraan Karate Marelan City Piala Camat Medan Marelan resmi digelar di GOR YPI, Jalan Marelan Pasar III, Minggu (21/12/2025). Event ini akan berlangsung selama dua hari hingga Senin (22/12/2025) dan menjadi ajang pembinaan sekaligus kompetisi bagi karateka muda di Kota Medan.
Event ini diikuti oleh 11 kecamatan di Kota Medan, yakni Medan Marelan, Medan Deli, Medan Belawan, Medan Helvetia, Medan Barat, Medan Tembung, Medan Johor, Medan Denai, Medan Sunggal, Medan Labuhan, dan Medan Timur. Total sebanyak 350 atlet dari berbagai dojo ambil bagian dalam event ini, yang mempertandingkan berbagai nomor sesuai kelompok usia dan kategori.
Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Kota Medan, Tengku Chairuniza, mengapresiasi pelaksanaan kejuaraan tersebut. Menurutnya, event ini menjadi bukti bahwa aparatur negara hadir tidak hanya sebagai pelayan publik, tetapi juga sebagai pembina masyarakat melalui kegiatan-kegiatan positif, khususnya di bidang olahraga.
“Kami sangat mengapresiasi kejuaraan ini. Ini menunjukkan bahwa aparatur negara hadir di tengah masyarakat, bukan hanya melayani, tetapi juga membina melalui kegiatan yang positif dan bermanfaat,” ujar Tengku Chairuniza.
Ia menambahkan, kejuaraan karate ini juga menjadi ruang silaturahmi dan mempererat persaudaraan antar atlet, pelatih, serta seluruh insan olahraga. Diharapkan, kegiatan ini mampu memberikan dampak positif bagi perkembangan olahraga karate dan kemajuan olahraga secara umum di Kota Medan.
“Kejuaraan ini menjadi wadah silaturahmi dan persaudaraan antar atlet. Semoga kegiatan ini membawa dampak positif serta mendorong kemajuan olahraga di Kota Medan,” tambahnya.
Tengku Chairuniza juga berpesan kepada seluruh atlet agar menjunjung tinggi nilai sportivitas dan disiplin selama mengikuti kejuaraan. Ia menekankan bahwa karate bukan hanya soal kekuatan fisik, tetapi juga pengendalian diri, kejujuran, dan pembentukan karakter.
“Karate mengajarkan kita tentang pengendalian diri. Setiap pertandingan adalah proses belajar. Prestasi itu penting, tetapi keberanian untuk bertanding secara jujur dan sportif adalah kehormatan. Jadikan kejuaraan ini sebagai ajang menempa karakter dan mental,” tegasnya.
Selain itu, ia juga mengajak generasi muda untuk menjauhi narkoba dan berbagai perilaku negatif yang dapat merusak masa depan.
“Saya berpesan kepada anak-anak kita untuk menjauhi narkoba. Narkoba hanya membawa kerugian dan merusak diri sendiri, keluarga, serta lingkungan,” pesannya.
Visi Kecamatan Medan Marelan
Sementara itu, Camat Medan Marelan, Zulkifli Pulungan, menyebut kejuaraan ini sejalan dengan visi dan misi Wali Kota Medan dalam menghadirkan kegiatan positif di tengah masyarakat, khususnya bagi generasi muda.
“Kegiatan ini sangat positif. Kita ingin Kota Medan hadir di tengah masyarakat dengan aktivitas yang memberikan aura positif bagi anak-anak kita, agar mereka terhindar dari kegiatan negatif seperti tawuran,” ujar Zulkifli.
Ia menegaskan bahwa Open dan Festival Kejuaraan Karate Marelan City ini merupakan event perdana yang digelar di Kecamatan Medan Marelan. Jika pelaksanaannya berjalan lancar dan memberikan dampak positif, pihaknya membuka peluang untuk menjadikannya agenda rutin ke depan.
“Ini event perdana. Jika evaluasinya baik dan dampaknya positif, tidak menutup kemungkinan kejuaraan ini akan kita laksanakan secara berkelanjutan,” katanya.
Dukungan dari KONI dan FORKI
Ketua Umum KONI Kota Medan, Aswindy Fachrizal, turut menyambut baik pelaksanaan kejuaraan tersebut. Ia berharap kejuaraan serupa dapat diikuti dan diselenggarakan oleh kecamatan-kecamatan lain di Kota Medan.
“Ini kejuaraan pertama Piala Camat Medan Marelan. Harapan kami, camat-camat lain juga bisa menggelar kegiatan serupa. Olahraga harus didukung bersama oleh KONI, Pemko, dan seluruh pihak agar olahraga di Kota Medan terus berkembang,” ujar Aswindy.
Aswindy juga optimistis kejuaraan ini dapat melahirkan atlet-atlet berprestasi yang mampu mengharumkan nama Kota Medan hingga ke level nasional maupun internasional.
“Saya yakin kejuaraan ini bisa melahirkan atlet seperti Leica yang baru saja meraih medali emas di SEA Games. Saya punya ekspektasi besar, dari sini akan lahir karateka-karateka terbaik Kota Medan,” ucapnya.
Sementara itu, Ketua FORKI Kota Medan, Yudhi Atmaja, mengaku menyambut baik kejuaraan tersebut. Ia berpesan kepada seluruh atlet untuk menampilkan kemampuan terbaik, menjaga ketertiban, serta menjunjung tinggi sportivitas selama pertandingan berlangsung.
“Saya berharap adik-adik atlet bisa menunjukkan kemampuan terbaiknya di sini, meraih prestasi, dan menjaga ketertiban. Semoga setiap dojo dapat menampilkan yang terbaik,” katanya.
Yudhi juga mengingatkan para atlet agar mulai mempersiapkan diri menghadapi agenda besar di tahun 2026, salah satunya Kejuaraan Piala Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara.
“Ini adalah open turnamen prestasi. Saya harap ini menjadi motivasi bagi atlet untuk terus berlatih dan mempersiapkan diri menghadapi event-event bergengsi ke depan,” pungkasnya.
