Kemitraan yang Solid antara Jay Idzes dan Tarik Muharemovic di Sassuolo
Jay Idzes dan Tarik Muharemovic membentuk kemitraan yang sangat solid di lini tengah Sassuolo. Keduanya hampir tidak pernah tergantikan, kecuali karena cedera. Dalam 16 pertandingan musim ini, Sassuolo kebobolan 20 gol, jumlah yang paling banyak dalam 10 tim peringkat teratas Liga Italia. Namun, jika dibandingkan dengan tim-tim lain di papan tengah, seperti Udinese (27), Torino (26), hingga Cagliari (23), angka tersebut masih tergolong rendah.
Dari 16 pertandingan, Sassuolo hanya kehilangan tiga pertandingan karena cedera Tarik Muharemovic. Ia selalu menjadi bagian dari starting XI setiap kali bisa bermain. Sementara itu, Jay Idzes juga tidak pernah tergantikan di jantung pertahanan tim Neroverdi sejak awal musim. Bahkan, ia baru duduk di bangku cadangan pada laga pertama melawan Napoli, namun sejak saat itu, ia selalu tampil sebagai starter.
Aura Kepemimpinan Jay Idzes yang Menarik Perhatian
Tarik Muharemovic mengakui bahwa ia merasakan aura kepemimpinan Jay Idzes sejak hari pertamanya bergabung dengan Sassuolo. Ia menyebutkan bahwa Jay memiliki energi yang luar biasa, yang sangat penting bagi rekan-rekannya di lapangan.
“Saya melihat Jay dari hari pertama ketika dia tiba, saya merasakan energinya,” ujarnya. “Saya merasa ada sesuatu dalam dirinya seperti dia suka menjadi pemimpin, ini yang saya butuhkan dan saya sukai darinya.”
Muharemovic memberikan contoh bagaimana Jay selalu mendorong rekan-rekannya untuk tetap semangat, baik saat tim kebobolan atau tertinggal dari lawan. Ia menilai bahwa Jay adalah sosok yang bisa menjadi kapten, meskipun belum secara resmi menduduki posisi tersebut.
“Karena itu, saya melihatnya selalu bisa menjadi kapten saya. Saya benar-benar bersyukur bahwa dia selalu membantu saya dan saya sangat senang bagaimana kami melakukannya. Jelas ini baru permulaan,” tambahnya.
Isu Transfer Tarik Muharemovic
Di tengah performa gemilangnya, muncul kabar tentang minat Inter Milan dan Juventus terhadap Tarik Muharemovic. Alfredo Pedulla, pakar transfer pemain di Italia, menyebutkan bahwa ada peluang besar bagi Muharemovic untuk bergabung dengan Inter Milan, jika Stefan De Vrij memutuskan untuk pergi.
De Vrij, yang kontraknya hanya tersisa setengah musim hingga musim panas 2026, membutuhkan lebih banyak menit bermain. Jika ia pergi, maka isu tentang transfer Muharemovic akan kembali mencuat. Meski begitu, sampai saat ini, belum ada kepastian soal masa depan pemain berusia 22 tahun tersebut.
Jika Muharemovic hengkang, Sassuolo akan kehilangan salah satu talenta terbaiknya, dan Jay Idzes akan kehilangan rekan satu tim yang sangat kompeten di lini pertahanan.
Hubungan yang Baik antara Jay Idzes dan Tarik Muharemovic
Hubungan antara Jay Idzes dan Tarik Muharemovic terbentuk dengan alami sejak sesi latihan pertama. Keduanya mudah beradaptasi satu sama lain, baik dalam latihan maupun di lapangan.
“Harus saya katakan itu cukup alami sejak sesi latihan pertama,” ujar Jay Idzes. “Mudah bagi saya untuk bermain dengannya sebagai rekan satu tim karena dia sangat cerdas dalam banyak hal. Dia jelas sangat bagus dengan bola, dia juga kuat dalam bertahan dan benar-benar berada di level lain.”
Menurut Jay, Muharemovic juga membantu dirinya beradaptasi dengan tim dan memahami apa yang dibutuhkan oleh pelatih. “Jadi, harus saya katakan cukup mudah bagi kami untuk beradaptasi satu sama lainnya,” tambahnya.
Persiapan Menghadapi Bologna
Pekan ini, Sassuolo akan menghadapi ujian berat melawan Bologna di Stadion Renato Dall’Ara. Pertandingan tersebut akan berlangsung pada Senin (29/12/2025) pukul 00.00 WIB. Jika berhasil mengalahkan Bologna, Sassuolo bisa naik ke peringkat 10 klasemen dan menjaga peluang finis di zona Eropa pada akhir musim.
