Madura United Kandas di Ulang Tahun ke-10
Pada perayaan ulang tahun ke-10, Madura United gagal meraih kemenangan setelah dikalahkan oleh tamunya PSIM Yogyakarta dengan skor 3-0 di Stadion Gelora Madura Ratu Pamelingan, Pamekasan, Sabtu (10/1/2026) malam WIB. Kekalahan ini menjadi momen pahit bagi tim asuhan Carlos Eduardo Parreira yang ingin memberikan hadiah spesial untuk para pendukungnya.
Kemenangan PSIM Yogyakarta membawa mereka menggeser Persebaya Surabaya dari posisi keenam klasemen sementara Super League 2025/2026 dengan total 30 poin. Sementara itu, Madura United masih tertahan di posisi ke-13 dengan raihan 17 poin dari 17 pertandingan.
Babak Pertama: Laga Berjalan Dinamis
Laga ini digelar pada hari ulang tahun Madura United yang ke-10, sehingga membuat tim asuhan Carlos Eduardo Parreira berusaha mempersembahkan kemenangan untuk para suporter. Penonton langsung disuguhi pertandingan yang penuh serangan dari kedua kubu.
PSIM Yogyakarta tampil lebih agresif sejak awal babak pertama. Nermin Haljeta berhasil lolos dari jebakan offside dan mendapatkan peluang emas, tetapi tembakannya diblok oleh bek lawan. Bola muntah dari sepakan Haljeta kemudian jatuh ke kaki Ezequiel Vidal, namun sepakannya masih menyamping dari gawang.
Madura United langsung membalas beberapa menit kemudian melalui skema serangan balik yang diakhiri oleh aksi Lulinha. Sayangnya, sepakan pemain Brasil tersebut masih terlalu tinggi. Beberapa menit kemudian, Nermin Haljeta hampir membawa PSIM Yogyakarta unggul setelah sukses memenangkan duel satu lawan satu dengan Pablo Monteiro, tetapi sepakannya dimentahkan oleh Miswar Saputra.
Perjuangan Madura United semakin berat usai harus bermain dengan 10 orang sejak menit ke-44. Nur Diansyah diganjar kartu merah oleh wasit Nendi Rohaendi setelah menginjak kaki Raka Cahyana. Selain itu, wasit juga menciptakan kontroversi dengan meniupkan peluit panjang babak pertama setelah Lulinha diganjal oleh bek PSIM Yogyakarta, yang memicu protes keras dari pemain dan ofisial Madura United.
Babak Kedua: PSIM Yogyakarta Dominasi
Di babak kedua, Madura United langsung melakukan perubahan dengan memasukkan Balotelli dan Novan Setya Sasongko. Balotelli sempat membuka keunggulan tim tuan rumah, tetapi gol tersebut dianulir karena posisi offside.
Akhirnya, PSIM Yogyakarta sukses membuka keunggulannya pada menit ke-55. Gol bermula dari tendangan jarak jauh Ze Valente yang dimentahkan mistar gawang. Bola muntah disambut oleh sepakan Nermin Haljeta yang kembali digagalkan mistar gawang untuk kedua kali. Namun, bola muntah kedua dari tiang gawang berhasil disambut oleh tandukan Fahreza Sudin yang membawa PSIM unggul satu gol.
Tidak butuh waktu lama, anak asuh Jean Paul van Gastel sukses menggandakan keunggulan melalui eksekusi sepak pojok Ze Valente yang disambut oleh tandukan Franco Ramos. Skor berubah menjadi 2-0 untuk tim tamu. Fahreza Sudin mencetak brace malam ini setelah menerima umpan terobosan cantik dari Ze Valente.
PSIM juga harus bermain dengan 10 orang sejak menit ke-73 setelah wasit mengusir Franco Ramos setelah melakukan tekel sebagai orang terakhir melawan Balotelli. Jelang laga berakhir, Madura United harus bermain dengan 9 pemain usai Miswar Saputra terkena kartu merah usai menangkap bola dengan tangan di luar kotak penalti.
Hasil Akhir
Tidak ada gol tambahan pada sisa waktu, dan Laskar Mataram sukses menutup laga dengan kekalahan telak 3-0. Berikut detail gol dan kartu:
- Gol: Fahreza Sudin 55′, 64′, Franco Ramos 58′
- Kartu Kuning: Franco Ramos 45+3′, Fahreza Sudin 52′
- Kartu Merah: Nur Diansyah 45′ – Franco Ramos 73′
Daftar Susunan Pemain
Madura United:
30-Miswar Saputra (PG), 44-Nur Diansyah, 4-Pedro Monteiro, 6-Roger Bonet, 45-Taufik Hidayat (25-Riski Afrisal 76′), 5-Kerim Palic, 24-Taufany Muslihuddin (87-Balotelli 45′), 17-Paulo Sitanggang, 12-Ferian Rizki, 4-Jordy Wehrmann, 11-Lulinha
Cadangan:
21-Diky Indriyana (PG), 2-Novan Setya, 69-Make Aldo Maulidino, 68-Ahmad Rusadi, 77-Fransiskus Alesandro, 25-Riski Afrisal, 87-Balotelli, 99-Aji Kusuma, 18-Muhammad Kemaluddin, 7-Ahmad Nufiandani, 36-Ilham Syah, 28-Kartika Vedhayanto
Pelatih: Carlos Eduardo Parreira
PSIM Yogyakarta:
19-Cahya Supriadi (PG), 65-Dede Sapari, 4-Franco Ramos (Kapten), 14-Rendra Teddy, 15-Raka Cahyana, 88-Fahreza Sudin (8-Savio Sheva 70′), 10-Ze Valente, 63-Rahmatshoh Rahmatzoda (6-Muhammad Iqbal 70′), 7-Deri Corfe, 99-Nermin Haljeta, 11-Ezequiel Vidal (5-Andy Setyo 76′)
Cadangan:
70-Gilang Ardha (PG), 47-Khairul Fikri (PG), 29-Rio Hardiawan, 6-Muhammad Iqbal, 77-Kasim Botan, 23-Ghulam Fatkur Rahman, 5-Andy Setyo, 27-Riyatno Abiyoso, 8-Savio Sheva
Pelatih: Jean Paul van Gastel
