Politeknik Negeri Sriwijaya Buka 4.000 Kursi untuk Mahasiswa Baru Tahun Akademik 2026
Politeknik Negeri Sriwijaya (Polsri) kembali membuka kesempatan bagi lulusan SMA/SMK/MA untuk bergabung dalam penerimaan mahasiswa baru tahun akademik 2026. Polsri menyiapkan kuota sebanyak 4.000 kursi, yang tetap sama seperti jumlah pada tahun sebelumnya.
Polsri mengikuti skema Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB) yang ditetapkan oleh pemerintah pusat. Terdapat tiga jalur seleksi utama, yaitu SNBP (Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi), SNBT (Seleksi Nasional Berdasarkan Tes), dan Jalur Mandiri.
Proses registrasi akun siswa di portal SNPMB sedang berlangsung hingga 18 Februari 2026. Hal ini menjadi syarat mutlak bagi calon mahasiswa untuk memperebutkan kursi di jurusan favorit seperti Manajemen Informatika, Akuntansi, Administrasi Bisnis, hingga Teknik Mesin. UKT yang diberlakukan berkisar antara Rp 500 ribu hingga Rp 9 juta.
Jalur Seleksi dan Kuota
Tidak ada perubahan pada jalur seleksi pada tahun 2026. Berikut ketentuan kuotanya:
- SNBP: Minimal 20 persen untuk PTN BLU dan Satker, serta minimal 20 persen untuk PTNBH
- SNBT: Minimal 40 persen untuk PTN BLU dan Satker, serta minimal 30 persen untuk PTNBH
- Jalur Mandiri: Maksimal 30 persen untuk PTN BLU dan Satker, serta maksimal 50 persen untuk PTNBH
Untuk peserta SNBP 2026, peserta harus merupakan siswa SMA/SMK/MA kelas terakhir pada tahun 2026 dengan prestasi unggul. Sekolah wajib memiliki Nomor Pokok Sekolah Nasional (NPSN), akun SNPMB Sekolah, serta mengisi Pangkalan Data Sekolah dan Siswa (PDSS). Siswa juga harus memiliki Nilai Tes Kemampuan Akademik (TKA) dan akun SNPMB Siswa. Peserta yang dinyatakan lulus SNBP tidak diperkenankan mengikuti UTBK-SNBT maupun seleksi mandiri PTN.
Pemilihan Program Studi dan Portofolio
Peserta SNBP dapat memilih satu atau dua program studi pada satu atau dua PTN. Untuk program studi seni dan olahraga, peserta wajib mengunggah portofolio. Jenis portofolio meliputi olahraga, seni rupa, desain, tari, musik, teater, film, fotografi, hingga seni tradisional.
Pelaksanaan UTBK SNBT 2026
UTBK 2026 akan dilaksanakan dalam satu gelombang selama 10 hari, dengan dua sesi per hari, yakni pada 21–30 April 2026. Setiap peserta hanya diperbolehkan mengikuti UTBK satu kali. Hasil UTBK digunakan untuk seleksi SNBT dan penerimaan PTN tahun 2026.
Jadwal Penting
Berikut adalah jadwal penting untuk SNBP 2026:
- Registrasi akun SNPMB sekolah: 5–26 Januari 2026
- Pengisian PDSS oleh sekolah: 5 Januari–2 Februari 2026
- Registrasi akun SNPMB siswa: 12 Januari–18 Februari 2026
- Pendaftaran SNBP: 3–18 Februari 2026
- Pengumuman hasil SNBP: 31 Maret 2026
Sementara untuk jadwal UTBK–SNBT 2026:
- Registrasi akun SNPMB Siswa: 12 Januari – 7 April 2026
- Pendaftaran UTBK–SNBT: 25 Maret – 7 April 2026
- Pembayaran biaya UTBK: 25 Maret – 8 April 2026
- Pelaksanaan UTBK: 21 – 30 April 2026
- Pengumuman hasil SNBT: 25 Mei 2026
- Masa unduh sertifikat UTBK: 2 Juni – 31 Juli 2026
Seluruh tahapan dibuka dan ditutup setiap hari pada pukul 15.00 WIB. Calon peserta diimbau untuk mencermati jadwal serta ketentuan yang berlaku agar tidak kehilangan kesempatan mengikuti seleksi masuk perguruan tinggi negeri tahun 2026.
