6 Rahasia Barito Putera Tetap di Puncak Liga 2 Menurut Pakar

Barito Putera Memimpin Klasemen Liga 2 Championship 2025-2026

PS Barito Putera berhasil memuncaki klasemen sementara kompetisi Liga 2 Championship 2025-2026 Grup Timur setelah menjalani 16 pertandingan. Keberhasilan ini terjadi setelah PSS Sleman tertahan di homebase Persipura Jayapura, Sabtu (24/1/2026). Tim Football Academy I.League secara khusus membedah kekuatan dan strategi skuat berjulukan Laskar Antasari tersebut.

  • PS Barito Putera bersama Garudayaksa FC saat ini memimpin klasemen sementara Grup Timur dan Grup Barat.
  • Meskipun Garudayaksa FC adalah klub milik Presiden Prabowo Subianto dan salah satu peserta kompetisi Liga 2 Championship 2025-2026, Barito Putera memiliki sejumlah keunggulan dibandingkan klub lainnya.
  • Pertama, Barito Putera mencatatkan kemenangan terbanyak, yakni 11 kali.
  • Garudayaksa FC hanya meraih 8 kemenangan.
  • Kedua, Barito Putera adalah tim yang kebobolan paling sedikit, hanya 5 gol dari 16 laga.
  • Sedangkan Garudayaksa kebobolan 13 gol.

Selain itu, ada beberapa alasan mengapa Laskar Antasari masih memimpin klasemen sementara. Perihal kekuatan dan taktik tim asuhan pelatih Stefano Cugurra atau Teco itu, dibahas secara khusus oleh Tim Football Academy I.League.

Strategi dan Kekuatan Barito Putera

  1. Andalkan Direct Play

    Barito Putera berada di peringkat 13 dalam Penguasaan Bola dan hanya di peringkat 6 untuk Total Tembakan. Secara teori, itu adalah statistik tim papan tengah. Namun, kunci keberhasilan mereka terletak pada spesialisasi. Grafik menunjukkan lonjakan ekstrem pada dua metrik vital. Mereka adalah peringkat 1 dalam umpan jauh dan peringkat 3 dalam duel udara. Itu menunjukkan identitas taktis yang jelas: High Risk, High Reward melalui distribusi langsung.

  2. Terapkan Bypassing Midfield

    Banyak tim berupaya kuasai lapangan. Tapi Barito Putera tidak melakukan itu. Filosofi mereka adalah ‘Bypassing Midfield’ atau melewati lini tengah. Alih-alih melakukan progresi bertahap yang berisiko diintersep, mereka mengirimkan bola langsung ke final third. Akurasi umpan jauh ini memaksa lawan berduel di udara, area dimana Barito Putera memiliki keunggulan fisik. Dari gol pertama di musim 2025/2026 ini, kita melihat cetak biru permainan mereka: Umpan jauh akurat, duel udara dimenangkan, dan konversi peluang yang efisien.

  3. Jagoan Umpan Jauh

    Secara statistik, Barito Putera berada di peringkat 13 untuk ‘umpan ke final third’. Artinya, mereka jarang melakukan progresi bola secara bertahap melalui gelandang. Melainkan mereka melompat langsung ke tahap akhir. Dengan menjadi peringkat 1 dalam umpan jauh (14.0 per laga), mereka memindahkan bola dari zona hijau (pertahanan) langsung ke zona merah (kotak penalti). Hasilnya? Mereka mencatatkan 31.0 sentuhan di kotak penalti per laga (peringkat 4). Itu adalah konversi langsung dari direct play menjadi ancaman nyata.

  4. Dominasi Pertarungan Udara

    Dalam skema permainan Barito Putera, bola tidak dialirkan mendatar. Melainkan dilambungkan melewati dua lini pertahanan lawan sekaligus. Tujuannya ganda: Pertama, menciptakan peluang instan di kotak penalti. Kedua, dan yang tak kalah penting, adalah manajemen risiko. Dengan menghindari duel di lini tengah, mereka meminimalkan risiko kehilangan bola di area di mana lawan biasanya melakukan pressing paling agresif. Barito Putera tidak bermain melalui lini tengah, mereka bermain di atas lini tengah. Jika ‘umpan jauh’ adalah metode distribusi mereka, maka ‘bola udara’ adalah metode eksekusi mereka.

  5. Route One nan Mematikan

    Barito Putera secara aktif memaksakan permainan ke sisi sayap. Tujuannya sederhana: menarik bek lawan keluar dari posisinya, lalu mengirimkan umpan silang lambung ke area penalti. Dengan kombinasi delivery akurat dan agresivitas penerima bola (aerial threat), skema ini menjadi sumber gol utama mereka. Mereka mengubah tiap situasi crossing menjadi peluang emas, bukan sekadar spekulasi.

  6. Tugas Ganda Key Player

    Para pemain bertahan dan gelandang Barito Putera kerap turun sangat dalam, mendekati kotak penalti sendiri. Ini adalah jebakan taktis. Tujuannya adalah memancing garis pertahanan lawan untuk naik melakukan pressing. Begitu lawan terpancing keluar dari posisinya, ruang di belakang garis pertahanan lawan terbuka lebar. Saat itulah, bek tengah atau gelandang bertahan bertindak sebagai penyalur, melepaskan umpan jauh akurat ke lini depan. Inilah alasan mengapa mereka menjadi peringkat 1 dalam umpan jauh sekaligus peringkat 4 dalam sentuhan di kotak penalti.



Keberadaan Renan Alves adalah alasan utama mengapa strategi bola udara Barito Putera begitu sulit dihentikan. Dia memberikan jaminan keamanan di belakang dan garansi gol di depan.

Exit mobile version