Jawaban Ressa Rizky Usai Denada Akui Anak Kandung, Minta Pernyataan Langsung dari Penyanyi

Pengakuan Denada atas Ressa Rizky Rosano

Setelah sekian lama menunggu, akhirnya pihak Ressa Rizky Rosano menerima pengakuan bahwa dirinya adalah anak kandung dari penyanyi dangdut Denada. Pengakuan ini diberikan melalui pernyataan kuasa hukum Ressa, Andika Meigista Cahya. Ia menegaskan bahwa kliennya menginginkan pengakuan tersebut keluar langsung dari mulut Denada sebagai tergugat, bukan hanya melalui perantara kuasa hukum.

Ressa dikabarkan merespons “biasa saja” terhadap berita viral mengenai pengakuan tersebut. Kuasa hukum Ressa, Andika Meigista Cahya, mengungkapkan respon kliennya usai penyanyi Denada mengaku anak kandung. Sebelumnya, Denada sempat tidak mengaku Ressa anak kandungnya. Namun baru-baru ini lewat kuasa hukumnya, Denada mengakui Ressa anaknya.

Menanggapi hal itu, Ressa Rizky Rosano menginginkan pernyataan langsung dari Denada sebagai pihak tergugat. “Pengakuan ini kan tidak hanya cukup di lisan saja. Kami sedang memperjuangkan hak klien kami, dan hak-hak klien kami ini harus ditetapkan,” ujar Andika melalui sambungan virtual belum lama ini.

Andika menjelaskan, pernyataan yang selama ini beredar di publik bukan disampaikan langsung oleh pihak yang bersangkutan, melainkan melalui kuasa hukum. Hal tersebut dinilai belum memenuhi harapan hukum maupun moral kliennya. “Yang ngomong itu kan kuasa hukumnya, bukan yang bersangkutan,” tegasnya.

Lebih lanjut, Andika menyebut Ressa telah mengetahui adanya pernyataan dari pihak Denada yang viral di media sosial. Namun, respons Ressa disebut biasa saja karena pengakuan tersebut tidak disampaikan langsung oleh Denada. “Yang mengaku kan bukan yang bersangkutan, tapi kuasa hukumnya,” kata Andika.

Dalam gugatan yang diajukan, Andika menegaskan bahwa persoalan nominal bukanlah inti utama. “Nominal itu pelengkap dalam gugatan. Harus ada nilai kerugian, karena penggugatnya ada tiga,” jelasnya. Hingga saat ini, Andika mengungkapkan belum ada komunikasi sama sekali dari pihak Denada, baik secara langsung maupun melalui kuasa hukumnya, meskipun pihak Ressa telah membuka pintu mediasi sejak awal. “Sampai detik ini tidak ada komunikasi, baik di dalam maupun di luar persidangan,” ungkapnya.

Gugatan 7 Miliar: Tujuan Utama Bukan Uang

Diketahui, penyanyi dangdut Denada Anggia Ayu Tambunan atau Denada digugat ke Pengadilan Negeri (PN) Banyuwangi dengan nilai gugatan mencapai Rp 7 miliar. Nilai tersebut merupakan kerugian materiil yang dimohonkan oleh seorang pemuda Banyuwangi bernama Ressa Rizky Rosano (24).

Kuasa hukum Ressa Rizky Rossano, Ronald Armada, mengatakan bahwa nominal tersebut bukanlah tujuan utama dari langkah hukum yang mereka tempuh. Ronald menyebut angka itu hanyalah formalitas semata. Inti dari gugatan ini adalah memberikan pelajaran moral dan etika, serta adab kepada pihak tergugat, Denada. “Karena saya tidak mempermasalahkan angka. Kenapa kok formulasi 7 M (Miliar)? Ya sudahlah kita asal-asalan nulis kok. Yang sepatutnya berapa, itu pun saya tidak terlalu mempeributkan masalah itu,” kata Ronald kepada awak media.

Ronald mengakui poin pertama memang sudah dilakukan Denada, yakni mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Namun, masalah belum selesai karena ada unsur sakit hati dari pihak keluarga lain, yakni Paman dan Tante Ressa. Ronald menyinggung keras soal pengorbanan paman dan tante Ressa yang selama ini merawat kliennya dari kecil, namun merasa tidak dihargai oleh Denada.

“Sekarang, karena dia sudah melakukan pendzaliman terhadap Tergugat 2 dan Tergugat 3 (Paman dan Tantenya) yang mengasuh anaknya, yang menceboki kotoran anaknya, yang menidurkan anaknya ketika sakit, itu yang harus juga diperhitungkan,” jelasnya. Ronald menilai ucapan terima kasih saja tidak pernah terlontar dengan tulus dari mulut Denada. Oleh karena itu, jalur hukum ditempuh sebagai sarana edukasi. “Karena rasa terima kasih secara lisan saja tidak terluah di mulutnya Dena itu. Itu makanya harus saya berikan pelajaran, harus saya kasih pembelajaran secara adab melalui putusan pengadilan ini,” ucapnya.

Penutupan Pintu Damai

Meski mediasi gagal, Ronald merasa lega karena poin pengakuan anak sudah didapatkan. Kini, pihak Ressa siap membuktikan dugaan penelantaran kewajiban moral tersebut kepada pihak Denada di ruang sidang. “Sekarang malah saya nyatakan pintu saya terbuka untuk bermain di ranah persidangan yang kemudian kita harus fight. Kalau yang fight ini kan pasti ada yang jatuh ada yang enggak, itu saja sudah,” ujar Ronald Armada dengan serius.

“Saya mohon maaf Mbak Dena, tidak ada inisiasi saya untuk menjatuhkan Sampeyan, tetapi Sampeyan yang mengondisikan dan meminta serta memaksa saya untuk bertindak seperti ini,” tambahnya.

Seiring dengan gagalnya proses mediasi yang telah berlangsung empat kali tanpa satu kali pun kehadiran Denada, pihak Ressa menyatakan menutup pintu damai. Meski dalam momen tersebut, kuasa hukum Denada membenarkan bahwa Ressa adalah anak Denada dan menyatakan bahwa perempuan kelahiran 19 Desember 1978 tersebut tak pernah tak mengakui Ressa.

Pengakuan Denada atas Ressa Rizky Rosano

Kini, setelah digugat ke Pengadilan, Denada mengakui Ressa anaknya. Hasil mediasi yang digelar, Kamis (29/1/2026) gagal membuat Denada melalui kuasa hukumnya, Muhammad Ikbal pun buka suara dan membuat pengakuan. “Ya, (Ressa) memang anaknya (Denada),” kata Iqbal. Muhammad Ikbal menegaskan selama ini Denada tidak pernah tidak menganggap Ressa sebagai anak. Pihaknya menyebut, Denada telah memenuhi kebutuhan Ressa sebagai anaknya. “Jadi gini, Denada ini nggak pernah tidak menganggap Ressa itu sebagai anak gitu. Nggak pernah, karena semua juga dipenuhi. Sekolah juga dipenuhi semua. Intinya nggak ada masalah apa-apa,” ujar Ikbal dikutip dari YouTube Cumicumi, Jumat (30/1/2026).

Ia lantas tidak menutup kemungkinan untuk berdamai, kendati hasil mediasi telah gagal. “Terus mediasi kan gagal dalam perkara ini, sehingga lanjut ke pokok perkara sidang. Namun kan tidak menutup kemungkinan apabila di tengah perjalanan itu ada perdamaian ya, tetap kita upayakan,” beber Ikbal. Terkait kabar Denada menggugat balik Ressa, Ikbal menampik. “Sejauh ini nggak ada gugatan balik ya. Gugatan balik itu kan ada dalam rekonvensi. Rekonvensi itu nanti jawaban sidang dan kita juga belum jawab,” selorohnya.

Keinginan Ressa untuk Diakui Anak

Sebelumnya diberitakan, Ressa Rizky Rossano menangis mengungkap satu keinginannya untuk mendengar penyanyi Denada bisa mengakuinya sebagai anak. Sejak tahu bahwa Denada adalah ibu kandungnya saat ia masih duduk di bangku SMP, Ressa hanya bisa memanggil Denada dengan sebutan ‘mbak’. “Disuruh manggil ‘Mbak’,” ujar Ressa di Curhat Bang Denny Sumargo. “Sebetulnya mulai dulu (ingin) pengakuan. Tapi kan Ressa bingung mau ngomongnya gimana?” kata Ressa.

Terlebih Ressa melihat sendiri perjuangan Denada untuk kesembuhan Aisha, yang diakuinya membuatnya merasa diperlakukan berbeda. “Aku sih enggak iri atau gimana, cuma lihat dari posisi Aisha sama Ressa sendiri kan berbeda,” ucap Ressa. “Kenapa Ressa kok yang dibuang?” tanya Ressa yang kemudian mulai meneteskan air mata. Ressa mengaku, andai dia diakui, dia mau saja membantu merawat Aisha sebagai adiknya. “Seharusnya, jelas sebagai kakaknya Aisha, dulu Aisha sakit bisa juga Ressa yang bantu ngejagain,” ujar Ressa.

Dia juga menegaskan, kemunculannya saat ini setelah 24 tahun bukan karena uang, karena yang diinginkan dan ditunggu dari dulu adalah pengakuan dari Denada sendiri. “Kalau masalah uang, Ressa enggak minta uang. Cuma ya gimana ya kok sampai maaf kok sampai sejahat ini gitu,” kata Ressa. “Ressa bisa cari uang sendiri, bisa kerja sendiri. Cuma untuk ketenangan hati selama ini, Ressa, tunggu mulai dulu. Sampai detik sekarang pun ibu enggak mau ngakuin,” ucapnya.

Siap menjalani tes DNA, Ressa juga mengaku pasrah jika kedepannya Denada tetap bersikeras tak mau mengakuinya sebagai anak. “Ya enggak apa-apa (tidak diakui),” kata Ressa. “Sedih pasti tapi mau gimana lagi,” imbuhnya pasrah. Bagi Ressa, dia juga tak bermimpi untuk bisa tinggal bersama Denada, karena tinggal bersama orangtuanya yang sekarang sudah cukup baginya. “Aku pokoknya enggak benci (Denada). Bagaimanapun tetap ibu Ressa,” tutur Ressa sambil menghapus air mata.

Exit mobile version