Hukum  

Ucapan Selamat Ulang Tahun Ferdy Sambo, Tribrata Dapat Penghargaan, Trisha Eungelica Pamer Foto Bersama: Segera Kembali

Ferdy Sambo Memasuki Masa Ulang Tahun, Dapat Ucapan Selamat dari Anak-Anaknya

Ferdy Sambo, terpidana kasus pembunuhan terhadap Brigadir Nofriansyah Yoshua Hutabarat, kini tengah merayakan hari ulang tahunnya. Meski sedang menjalani hukuman di penjara, kehidupan keluarganya tetap menjadi perhatian publik, terutama tindakan yang dilakukan oleh anak-anaknya.

Putri sulung Ferdy Sambo, Trisha Eungelica, memberikan ucapan selamat ulang tahun kepada ayahnya. Ia mengunggah foto bersama Ferdy Sambo dalam sebuah unggahan media sosial. Dalam foto tersebut, keduanya tampak mengenakan pakaian berwarna putih dan terlihat dekat. Ucapan sederhana dari Trisha hanya menyampaikan harapan agar ayahnya segera pulang.

“Happy birthday, maluvv! Cepet pulang (emoji love),” tulis Trisha dalam unggahannya. Sebagai anak sulung, Trisha juga bertanggung jawab menjaga adik-adiknya meskipun harus terpisah jauh dari rumah.

Sementara itu, Tribrata Putra Sambo, putra Ferdy Sambo, memberikan hadiah yang lebih spesial. Ia menerima penghargaan atas aksi heroiknya dalam menyelamatkan seorang remaja bernama Haikal yang hanyut di Sungai Kuala Simpang, Aceh Tamiang. Aksi ini terjadi pada Jumat (30/1/2026) ketika para Taruna Akademi Kepolisian (Akpol) sedang menjalani agenda trauma healing dan bakti sosial.

Ketika mendengar teriakan warga meminta pertolongan, Tribrata dan enam rekan Taruna lainnya langsung bergerak cepat. Mereka berhasil mengevakuasi Haikal yang terseret sejauh 20 meter. Setelah sampai di daratan, mereka memberikan pertolongan pertama hingga korban bisa memuntahkan air sungai yang tertelan.

Atas tindakan heroiknya, Tribrata mendapatkan apresiasi dari Kapolda Aceh Irjen Marzuki Ali Basyah serta Bupati Aceh Tamiang Irjen Polisi (Purn) Armia Fahmi. Penghargaan diberikan kepada para Taruna Akpol yang terlibat, termasuk Tribrata Putra Sambo.

Marzuki menekankan bahwa kehadiran personel Polda Aceh, Taruna Akpol, serta anggota BKO di Aceh Tamiang merupakan bentuk nyata aksi kemanusiaan pasca-bencana. “Kehadiran semua orang di sini sangat dibutuhkan sebagai wujud nyata dari pengabdian Polri sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat,” ujarnya.

Selain itu, Danyon Taruna TK 3 Akpol, AKBP Evon Fitrianto, berharap aksi heroik para Taruna dapat meringankan beban masyarakat terdampak musibah. “Untuk para taruna, semoga apa yang sudah dikerjakan ini dapat dijadikan pengalaman dan pembelajaran untuk bekal nanti ketika sudah dinas di lapangan,” tambahnya.

Karier Ferdy Sambo yang Penuh Kontroversi

Sebelum terlibat dalam kasus pembunuhan, Ferdy Sambo adalah sosok yang memiliki karier gemilang di tubuh Polri. Ia lulusan Akademi Kepolisian angkatan 1994 dan pernah menyandang pangkat Inspektur Jenderal. Ferdy Sambo juga dikenal sebagai salah satu jenderal bintang dua termuda di tubuh kepolisian.

Pada 16 November 2020, ia dipercaya menjabat sebagai Kepala Divisi Profesi dan Pengamanan (Kadiv Propam) Polri. Namun, karier yang mulia ini terhenti setelah ia dicopot dari jabatannya dan diberhentikan tidak dengan hormat dari Polri akibat keterlibatannya dalam kasus pembunuhan Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat.

Kasus tersebut berujung pada vonis penjara seumur hidup yang dijatuhkan Mahkamah Agung dalam putusan kasasi pada 8 Agustus 2023. Vonis itu sekaligus membatalkan hukuman mati yang sebelumnya dijatuhkan oleh Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.

Meski sedang menjalani hukuman, kehidupan keluarganya tetap menjadi sorotan. Ucapan selamat dari Trisha dan penghargaan yang diterima oleh Tribrata menunjukkan bahwa kehidupan keluarga Ferdy Sambo masih memiliki momen-momen positif.

Exit mobile version