Sriwijaya FC Bertahan di Tengah Badai, Anggoro Pastikan Kandang ke Depok Bukan Tanda Dijual

Penjelasan Mengenai Pemindahan Homebase Sriwijaya FC

Pemindahan homebase Sriwijaya FC ke Depok dan Bekasi, Jawa Barat, telah menjadi perhatian utama masyarakat Sumsel. Isu penjualan klub di luar Sumsel sempat beredar, namun Anggoro Prajesta, Direktur Olahraga PT SOM, menegaskan bahwa langkah ini bukan tanda-tanda klub akan dijual, melainkan strategi untuk memastikan kelangsungan kompetisi.

Alasan Efisiensi dalam Operasional Klub

Anggoro menjelaskan bahwa alasan utama pemindahan homebase adalah efisiensi biaya dan waktu. Dengan jadwal pertandingan yang padat, mengangkut tim dari Palembang ke Jakarta dan kembali lagi terasa sangat melelahkan. Biaya transportasi, penginapan, dan panitia pertandingan juga menjadi faktor penting dalam pengambilan keputusan ini.

“Kita tidak bisa terus-menerus menghabiskan waktu di jalan. Setiap kali laga home di Jakabaring, anak-anak harus naik bus ke Palembang, kemudian kembali ke mess di Sawangan. Ini sangat menyita waktu dan biaya,” ujar Anggoro.

Selain itu, dua laga home awal Sriwijaya FC di putaran ketiga kompetisi digelar tanpa penonton akibat sanksi Komdis PSSI. Hal ini memperkuat keputusan untuk memindahkan homebase agar dapat fokus pada persiapan tim.

Respons dari Suporter dan Manajemen

Meski ada desakan dari suporter untuk tetap menggelar laga home di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring, manajemen mengatakan hal ini tidak memungkinkan karena kondisi finansial dan jadwal yang padat. Faisal Mursyid, Sekretaris PT SOM, menjelaskan bahwa PT LIB telah menetapkan venue laga home di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, Jawa Barat.

“Empat laga home kita akan digelar di Bekasi. Kami sudah menerima surat resmi dari PT LIB mengenai venue tersebut,” ujar Faisal.

Namun, ia juga menegaskan bahwa keputusan ini dilakukan demi keselamatan dan kelangsungan klub. “Ini adalah langkah penyelamatan agar Sriwijaya FC bisa menyelesaikan Liga 2 tanpa terputus.”

Jadwal Lengkap Pertandingan Sriwijaya FC di Putaran Ketiga

Sriwijaya FC akan menghadapi sembilan pertandingan di putaran ketiga ILeague Pegadaian Championship 2025/26. Berikut adalah jadwal lengkapnya:

  • Laga perdana Sriwijaya FC di putaran ketiga akan menjamu FC Bekasi City yang seyogiyanya di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring Palembang, Minggu (15/2/2026) pukul 15.30 berubah menjadi 16 Februari 2026 pukul 15.30 WIB di Stadion Patriot Chandrabhaga, Bekasi.
  • Laga kedua Sriwijaya FC akan menjamu Persikad Depok yang akan berlangsung di Stadion Patriot Chandrabhaga, Bekasi, Jumat (20/2/2026) pukul 20.30.
  • Laga ketiga Sriwijaya FC akan menjalani Derby Sumsel sebagai tim tamu menghadapi Sumsel United di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring Palembang, Sabtu (28/2/2026) pukul 20.30.
  • Laga keempat Sriwijaya FC akan menghadapi Persiraja Banda Aceh di Stadion Dimurthala Banda Aceh, Sabtu (28/3/2026) pukul 20.30.
  • Laga kelima Sriwijaya FC akan menjamu PSPS Pekanbaru yang akan berlangsung di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring Palembang, Minggu (5/4/2026) pukul 15.30 berubah menjadi di Stadion Patriot Chandrabhaga, Bekasi Jumat (3/4/2026) pukul 15.30 WIB.
  • Laga keenam Sriwijaya FC akan menghadapi Persekat Tegal di Stadion Tri Sanja, Tegal, Jawa tengah, Minggu (12/4/2026) pukul 15.30.
  • Laga ketujuh Sriwijaya FC akan menghadapi PSMS Medan di Stadion Utama Sumatera Utara, Minggu (19/4/2026) pukul 19.00.
  • Laga kedelapan Sriwijaya FC akan menjamu Garudayaksa FC di Stadion Patriot Chandrabhaga, Bekasi, Sabtu (25/4/2026) pukul 15.30.
  • Laga kesembilan Sriwijaya FC akan menghadapi Adhyaksa FC Banten di Banten Internasional Stadium Tangerang, sabtu (2/5/2026).

Komentar dari Manajemen

Faisal Mursyid menegaskan bahwa semua keputusan ini dilakukan dengan pertimbangan matang. “Kami ingin Sriwijaya FC bisa menyelesaikan kompetisi tanpa terganggu oleh masalah finansial atau logistik. Ini adalah upaya penyelamatan,” katanya.

Ia juga menambahkan bahwa penonton akan diberi kesempatan untuk menyaksikan laga-laga home setelah lebaran. “Nanti kita lihat apakah bisa disaksikan penonton. Yang jelas, dua pertandingan awal ini tanpa penonton, tapi itu semua demi efisiensi dan keselamatan klub.”

Exit mobile version