6 destinasi menyelam paling populer di Bali: Lihat ikan pari manta!

Destinasi Menyelam Terpopuler di Bali yang Wajib Dikunjungi

Bali tidak hanya terkenal dengan keindahan pantainya, namun juga memiliki pesona bawah laut yang tak kalah menarik dari destinasi wisata lainnya di Indonesia. Berbagai jenis pengalaman menyelam seperti Wreck Diving, Drift Diving, Deep Diving dan Macro Diving menarik seluruh penyelam domestik maupun mancanegara. Berikut ini adalah 6 destinasi menyelam terpopuler di Bali yang patut dikunjungi.

Tulamben – USAT Liberty Shipwreck

Berjarak sekitar 2,5 jam dari Sanur, Bali. Tulamben memiliki beberapa lokasi penyelaman yang layak dikunjungi. Salah satunya adalah USAT Liberty Shipwreck, sebuah kapal kargo milik Amerika Serikat pada Perang Dunia II yang tertembak torpedo milik kapal selam Jepang I-166 di Selat Lombok pada tahun 1942. Kapal ini kemudian dipindahkan ke perairan Tulamben dan pecah menjadi dua bagian karena erupsi Gunung Agung. Setelah bertahun-tahun, kapal ini ditumbuhi oleh terumbu karang nan indah, sponge raksasa, dan menjadi rumah bagi banyak biota laut.

Di lokasi ini, penyelam sering melihat ikan barracuda, bumphead parrotfish, hiu karang sirip putih, hingga pygmy seahorse yang menarik perhatian penyelam makro.

Nusa Penida – Manta Point

Terletak 45 menit dari Sanur, Bali menggunakan perahu cepat. Dive sites Nusa Penida menawarkan keindahan tak terlupakan. Salah satu yang mencuri perhatian para penyelam adalah ikan pari manta raksasa dengan rentang sayap berkisar 3-5 meter. Pari manta bisa ditemui di Manta Point, Nusa Penida. Dengan visibilitas 15-30 meter, lokasi ini bisa didatangi oleh pemula di bawah pengawasan instruktur dan penyelam bersertifikat.

Manta Point memiliki kondisi laut cukup bergelombang, sehingga keterampilan berenang sangat dibutuhkan.

Nusa Penida – Crystal Bay

Selain Manta Point, di Nusa Penida juga terdapat dive sites lain yang wajib untuk dikunjungi jika ingin melihat ikan mola-mola. Bentuk dan ukurannya yang masif menjadikan ikan ini terkenal dikalangan penyelam dunia. Namun, ikan seberat 1-2 ton ini hanya bisa dilihat di kedalaman 18-40 meter dan hanya ada di musim tertentu bulan Juli – Oktober saat temperatur air laut drop hingga 22 derajat. Bisa melihat langsung merupakan keberuntungan luar biasa.

Padang Bai – Blue Lagoon

Lokasi selanjutnya berjarak 1 jam dari Sanur, Padang Bai menawarkan lokasi menyelam tak kalah menarik. Di lokasi ini terdapat penyu hijau, penyu sisik, nudibranch, pygmy seahorse, kuda laut, hiu karang, terumbu karang lunak dan ikan kodok (frogfish) hingga rhinophias jika beruntung. Lokasi ini bisa dikunjungi oleh pemula maupun penyelam profesional.

Padang Bai – Gili Mimpang & Tepekong

Berjarak 20 menit tidak jauh dari Padang Bai. Kamu bisa menggunakan tradisional jukung menuju dive sites Gili Mimpang & Tepekong. Hanya penyelam berlevel advanced yang boleh mengunjungi dive sites ini karena lokasinya yang menantang, sehingga tidak disarankan untuk pemula dan penyelam Open Water.

Gili Tepekong menawarkan perpaduan antara ngarai batu lava dan pemandangan laut lepas. Kamu juga dengan gampang menemukan penangkaran hiu karang. Lokasi ini menjadikannya salah satu spot menyelam paling menegangkan di Indonesia.

Gili Mimpang terdiri dari tiga bukit batu yang mencuat di permukaan air, situs selam ini menawarkan perpaduan antara topografi yang dramatis, terumbu karang yang sehat, dan kejutan biota laut. Jika arus kuat, penyelam merasakan sensasi adrenalin tersendiri yang tidak bisa dilupakan.

Amed – Jemeluk Bay

Destinasi terakhir yang tak boleh dilewatkan, berlokasi 2,5 jam dari Sanur. Amed terkenal sebagai area selam yang tenang dan merupakan surga bagi semua level penyelam. Lokasi ini terdiri dari lereng pasir hitam, terumbu karang, dan teluk-teluk tenang minim arus. Sebagian besar lokasi menyelam dapat dijangkau dengan mudah menggunakan perahu tradisional jukung bahkan bisa diakses langsung dari pantai. Visibilitas yang baik, sangat ideal untuk menyelam dalam waktu lama dan fotografi bawah air.

Di situs selam ini kamu bisa melihat ghost pipefish, mimic octopus, ikan batu besar, ikan kodok, nudibranch, kuda laut, udang harlequin, ikan kakatua, hiu, belut moray maupun pita.

Jika kamu berada di Bali Selatan, kamu perlu cek pusat selam yang berada di Sanur, Bali salah satunya Bali Aqua Dive Center. Jika kamu berada di Bali Utara, kamu bisa cek pusat selam yang berlokasi di Amed atau Tulamben seperti Amed Dive Center.

Nah, sekarang kamu sudah tahu 6 destinasi wisata bawah laut paling populer di Bali, saatnya tentukan penyelamanmu berikutnya!

Exit mobile version