Sikap Tegas Ammar Zoni dalam Proses Hukum Narkoba
Aktor ternama, Ammar Zoni, kini mengambil langkah tegas terkait kasus narkoba yang menimpanya. Ia memutuskan untuk membatasi siapa saja yang diperbolehkan berbicara mewakili dirinya di ruang publik. Hal ini dilakukan agar proses hukum yang sedang berjalan bisa berjalan lebih kondusif tanpa adanya opini atau komentar yang tidak diinginkan.
Melalui kuasa hukumnya, Jon Mathias, Ammar menyatakan bahwa hanya pihak keluarga dan pengacara yang boleh menyampaikan pernyataan terkait kasusnya. Keputusan ini diambil karena proses hukum yang sedang berjalan sudah memasuki tahap penting. Pekan depan, Jaksa Penuntut Umum (JPU) dijadwalkan membacakan tuntutan terhadap Ammar Zoni.
Jon Mathias menjelaskan bahwa keputusan ini dilakukan agar tidak ada komentar-komentar yang tidak disukai oleh Ammar. “Karena ke depannya sudah menyangkut dalam keputusan penuntutan dan pleidoi, nah Ammar tidak mau lagi ada semacam ya komentar-komentar yang tidak disukai Ammar gitu,” ujar Jon.
Menariknya, dalam pernyataan tersebut tidak ada nama sang kekasih, dokter Kamelia, yang disebut sebagai pihak yang boleh berbicara. Saat ditanyakan soal hal ini, Jon Mathias hanya menyampaikan pesan dari kliennya. “Kalau itu ya pasti media mensikapi aja. Ini kan kami sebagai pihaknya Ammar menyampaikan aja,” katanya.
Kamelia Bantah Tudingan Pansos
Di tengah kasus yang menjerat Ammar Zoni, sosok Kamelia sering terlihat hadir mendampingi sang aktor selama proses persidangan. Namun, kehadirannya justru menuai komentar miring dari sejumlah warganet. Ia sempat dituding memanfaatkan situasi Ammar untuk mencari popularitas.
Menanggapi tudingan tersebut, Kamelia menegaskan bahwa dirinya hanya ingin memberikan dukungan secara moral dan mental. “Bang Ammar tuh butuh aku bukan secara finansial, tapi secara moral, secara mental,” kata Kamelia. Menurutnya, Ammar kerap mencurahkan semua keluh kesah kepadanya.
“Karena emang dia tuh cerita semua A sampai Z ke aku. Dia berkeluh kesahnya bisanya cuma sama aku,” ujarnya. Ia juga mengungkapkan bahwa Ammar sering bercerita tentang segala hal kepada dirinya.
Kamelia Mengaku Lelah Hadapi Kasus Ammar
Di sisi lain, Kamelia juga sempat terlihat menangis usai menghadiri sidang lanjutan kasus narkoba Ammar Zoni di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat pada Kamis (26/2/2026). Saat itu ia tampak emosional ketika mengenang perjuangannya selama mendampingi Ammar menghadapi proses hukum.
Bahkan, ia mengaku kecewa setelah Ammar sempat membentaknya di depan awak media. “Tadi lihat reaksinya kan? Apa dia lebih takut ditinggal saya apa ditinggal orang lain?” ungkapnya. Kamelia juga mengakui bahwa dirinya sudah sangat lelah menghadapi persoalan tersebut.
“Saya bukan sombong, tapi di sini udah bukan perkara aku sayang Bang Ammar, (perkara) hati, enggak ada. Di sini saat kejadian itu, gue lagi berhubungan sama Bang Ammar dan lu tahu kejadian sebenernya gimana gitu,” ujarnya emosional. Ia pun tak kuasa menahan tangis saat mengungkapkan kelelahan yang dirasakannya.
“Jadi sebenernya udah capek, enggak mau ngurusin kayak gini. Capek banget,” keluhnya. “Tapi gue harus terjun, karena gue tahu gitu,” lanjutnya.
Kehadiran Kamelia dalam Persidangan
Menurut Kamelia, ia mengetahui banyak hal tentang kondisi Ammar selama menjalani proses hukum. “Aku yang tahu. Tiap hari aku kunjungan ke dia, aku tahu bagaimana di dalam keadaannya, aku tahu gitu loh.” Ia juga mengungkapkan bahwa Ammar telah berubah sejak menjalani proses hukum.
“Aku tahu bagaimana Bang Ammar yang bener-bener berubah, dikasih lagi barang, aku tahu,” tegasnya. Namun, ia juga kecewa karena tidak diizinkan menjadi saksi dalam persidangan.
“Tapi sayangnya aku tiap hari ngehadirin sidang, enggak boleh jadi saksi katanya. Jadi aku tahu perubahan Bang Ammar yang sudah banyak. Jauh berubah gitu,” seloroh Kamelia. Meski begitu, ia mengaku masih bertahan mendampingi Ammar hingga saat ini.
“Kalau aku tinggalin, siapa lagi yang bisa ngasih info. Tahu gini loh masalahnya. Jadi cuma itu capeknya,” tandasnya. “Cuma kalau aku tinggalin siapa lagi yang mau ngurusin dia?” imbuh Kamelia.
Kini, ia hanya bisa pasrah menunggu hasil putusan pengadilan. “Alhamdulillah ini udah selesai, tinggal tunggu putusan. Serahin aja semua sama Allah,” tutupnya.
