Pembalap Ducati, Marc Marquez, masih menunjukkan ciri khas juaranya meskipun menghadapi tantangan berat di awal musim MotoGP 2026.
MotoGP 2026 terbukti menjadi tahun yang penuh perjuangan bagi Marquez hingga tiga balapan pertama yang ia ikuti. Meski memiliki reputasi sebagai salah satu pembalap terhebat dalam sejarah, Marquez belum mampu membawa Ducati meraih podium utama dalam balapan utama MotoGP 2026. Hal ini terjadi setelah seri terbaru di GP Amerika, di mana ia finis di posisi kelima setelah start dari urutan keenam.
Balapan di Circuit of The Americas (COTA), sirkuit favoritnya di Texas, Amerika Serikat, tidak berjalan mulus bagi Marquez. Ia mengalami crash selama sesi sprint race, yang turut menyebabkan Fabio Di Giannantonio dari VR46 Racing Team terlibat dalam kecelakaan tersebut. Hasil ini jelas mengecewakan, mengingat Marquez memiliki rekor luar biasa di sirkuit ini dengan tujuh kemenangan sejak masuk kalender MotoGP pada 2013.
Selain itu, performa Marquez di dua seri sebelumnya juga kurang memuaskan. Di Thailand, ia gagal finis, sedangkan di Brasil, ia hanya menempati posisi keempat. Kondisi fisiknya yang belum sepenuhnya pulih disebut-sebut menjadi faktor utama kesulitan yang dialaminya.
Marquez sempat mengalami kecelakaan saat sesi latihan bebas 1 (FP1) pada hari pertama MotoGP Amerika 2026. Hal ini membuatnya harus berjuang lebih keras untuk bisa kembali berlari di lintasan.
Pengamat MotoGP, Juan Martinez, memberikan komentarnya tentang penampilan Marquez di tiga seri awal MotoGP 2026. Menurutnya, performa pembalap asal Spanyol ini tidak terlalu mengesankan. Ia menunjukkan bahwa Marquez saat ini berada di peringkat kelima klasemen sementara pembalap, yang jauh dari harapan.
“Jelas bahwa ketika Anda melihat klasemen dan menemukan Marquez di posisi kelima, Anda akan mengatakan dia tidak menjalani balapan yang bagus,” ujar Martinez.
Martinez juga menyatakan bahwa Marquez tidak tampil seperti dirinya sendiri di COTA, salah satu sirkuit favoritnya. “Kami melihatnya mengalami lebih banyak masalah di awal, di mana dia tidak sepenuhnya rileks. Saya tidak melihatnya cukup lancar,” tambahnya.
Meski begitu, Martinez mengingatkan para rival untuk tidak memandang remeh Marquez. Ia menegaskan bahwa DNA juara yang dimiliki oleh Marquez belum hilang meskipun sedang menghadapi masa sulit.
“Dia menemukan ritmenya, dia mengerti persis bagaimana berkomunikasi dengan sepedanya,” kata Martinez.
“Kami telah melihatnya melakukan banyak manuver di tempat dan situasi yang sangat rumit. DNA Marquez tetap utuh.”
“Untuk memahami apakah Anda bisa berjuang untuk kejuaraan, Anda selalu harus melihat bagaimana mereka mengatasi momen-momen sulit.”
“Marc Marquez saat ini sedang mengalami masa sulit,” imbuh Martinez.
