JAKARTA — Kenaikan ketegangan konflik geopolitik di kawasan Timur Tengah memberi peluang bagi pusat perbelanjaan di Indonesia untuk meningkatkan jumlah pengunjung. Hal ini didukung oleh momen Ramadan dan Lebaran 2026 yang memicu peningkatan arus uang dalam masyarakat.
General Manager Marketing Communications & Operations Grand Indonesia, Kanina Hanindita menyatakan bahwa pihaknya terus mengamati situasi perekonomian baik global maupun domestik. Pembatalan penerbangan ke sejumlah negara di kawasan Timur Tengah dan Eropa justru menjadi peluang bagi Grand Indonesia.
“Penerbangan ke Eropa terganggu akibat konflik di Timur Tengah. Jadi, orang-orang yang biasanya berencana belanja di sana lebih memilih belanja di Indonesia,” kata Kanina saat berdiskusi dengan sejumlah media di Jakarta, Kamis (5/3/2026).
Selain itu, Grand Indonesia juga memperhatikan perputaran dana Tunjangan Hari Raya (THR) bagi Pegawai Negeri Sipil, TNI, dan Polri yang mencapai Rp55 triliun sejak awal Ramadan. Dana tersebut menjadi salah satu faktor pendorong daya beli masyarakat.
Manager Corporate Communications Grand Indonesia, Annis Hazarini menjelaskan bahwa peningkatan daya beli terlihat dari kunjungan ke mal sejak awal Ramadan. Peningkatan tercatat pada jumlah kunjungan di bulan Februari sebesar 9% dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
“Biasanya mal baru ramai pada pekan kedua Ramadan, tapi Ramadan tahun ini sudah ramai sejak pekan pertama. Kunjungan tidak hanya untuk kulineran saat buka puasa, tetapi tenant lainnya juga ramai,” jelasnya.
Annisa menambahkan bahwa stimulus THR akan terus berlanjut hingga menjelang Lebaran, termasuk bonus hari raya (BHR) bagi pengemudi ojek online. Berdasarkan estimasi, THR swasta mencapai Rp124 triliun dan BHR sebesar Rp220 miliar diharapkan mengalir ke pusat perbelanjaan.
Di sisi lain, strategi Grand Indonesia agar tetap ramai dilakukan melalui dekorasi tematik, event kolaboratif, serta program belanja bertajuk “Shades in Harmony” yang berlangsung hingga 29 Maret 2026.
Area Main Atrium dan East Mall lantai 5 dihiasi dengan perpaduan warna cerah dan motif budaya yang harmonis. Gazebo berkubah dengan detail pola geometris berpadu dengan motif Peranakan pada lantai dan dinding menciptakan suasana hangat dan menyenangkan, sekaligus menjadi latar cantik untuk mengabadikan momen Ramadan.
Rangkaian Acara Kolaboratif
Rangkaian acara kolaboratif bersama sejumlah tenant turut memeriahkan program ini. Salah satunya adalah sesi “Color Analysis” bersama Michael Kors yang akan berlangsung pada 7, 8, 13, 14, 15, 28, dan 29 Maret 2026 pukul 19.00 hingga 22.00 WIB. Program ini memberikan kesempatan untuk menemukan pilihan warna yang paling sesuai dengan gaya personal.
Eksplorasi gaya juga hadir melalui Fashion Show oleh Central Department Store yang menampilkan koleksi Vivi Zubedi dan Purana x Sutjipto Adi. Sementara itu, SEIBU menghadirkan Trunk Show pada 13 Maret 2026 pukul 14.00 WIB yang menampilkan koleksi dari Intresse, Bagus Surya Pangestu, Cappucio, Pierrox, dan Pierre Cardin.
Program Belanja Spesial
Berbagai program belanja spesial juga digelar untuk menghadirkan pengalaman belanja yang seru selama Ramadan tahun ini. Melalui Ramadan Shopping Program yang berlangsung pada 9–22 Maret 2026, dengan minimum pembelanjaan Rp5 juta dalam satu struk, G CARD Member berkesempatan memenangkan hadiah menarik, mulai dari Eid Holiday Trip, staycation di Hotel Indonesia Kempinski Jakarta, hingga voucher makan dan belanja.
“Melalui ‘Shades in Harmony’, kami ingin menghadirkan Ramadan yang penuh warna, kebersamaan, dan kebaikan. Mulai dari pengalaman berbelanja, rangkaian acara, hingga berbagi dengan sesama, kami berharap setiap momen di Grand Indonesia dapat menjadi pengalaman yang hangat dan berkesan bersama keluarga dan orang-orang terkasih,” ujar Annisa.
Grand Indonesia terdiri dari East Mall dan West Mall yang dihubungkan oleh Skybridge dengan total luas kurang lebih 250.000 meter persegi. Saat ini total tenant yang ada berjumlah lebih dari 400 tenant yang terdiri dari fashion, lifestyle serta tenant F&B.
Berdasarkan catatan Bisnis, trafik kunjungan Grand Indonesia sepanjang 2025 mencapai 22 juta atau pengunjung turun dibandingkan dengan 2024 sebanyak 23 juta pengunjung. Meskipun secara tahunan melemah, trafik sempat mencatatkan kunjungan tertinggi 5 tahun terakhir yakni 100.000 pengunjung dalam sehari pada 25 Desember 2025. Pada 13 Desember 2025 juga mencatatkan trafik kendaraan pengunjung mencapai 10.000 unit dalam sehari.












