Eduardo Perez Tenang Tanggapi Kritik Usai Persebaya Gagal Menang

Pelatih Persebaya Tetap Tenang Menghadapi Kritik

Pelatih Persebaya Surabaya, Eduardo Perez, tetap tenang dalam menghadapi kritik yang muncul setelah timnya kembali gagal meraih hasil maksimal dalam beberapa pertandingan terakhir. Menurutnya, kritik adalah hal wajar dalam dunia sepak bola, terlebih ketika performa tim belum sepenuhnya memenuhi ekspektasi para suporter.

“Ketika Anda bekerja di dunia sepak bola, Anda harus siap untuk segalanya. Jadi, saya menghormati semua pendapat. Saya sangat kuat sekarang. Saya berada di satu momen di mana saya lebih kuat dari sebelumnya,” ujar Perez.

Kritik terhadap permainan Bajul Ijo kembali mencuat usai mereka ditahan imbang Persik Kediri dengan skor 1-1 pada pekan ke-12 BRI Super League. Meski demikian, Perez menegaskan bahwa kritik adalah bagian dari risiko profesi yang harus dihadapi seorang pelatih. Ia memilih untuk tetap fokus pada pekerjaannya dan mempercayai kemampuan seluruh pemain yang dimilikinya.

“Saya percaya pada semua pemain di klub. Kami bekerja sangat keras setiap hari. Saya menghormati semua pendapat, tapi saya harus fokus pada pekerjaan saya,” kata Perez. “Dalam pekerjaan saya, setiap hari saya memberikan yang terbaik untuk klub ini. Dan saya katakan kepada Anda, jika Anda tidak siap mendengarkan hal-hal seperti ini, lebih baik Anda tidak bekerja di dunia sepak bola. Tapi saya lebih kuat dari sebelumnya,” tambahnya.

Dengan hasil imbang tersebut, Persebaya Surabaya masih bertahan di peringkat kedelapan klasemen sementara Super League dengan koleksi 15 poin dari 10 pertandingan, terpaut empat poin dari zona empat besar. Selanjutnya, Persebaya akan melakoni laga pekan ke-13 menghadapi Arema FC di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, pada Sabtu (22/11/2025) pukul 15.30 WIB.

Alfredo Vera Tak Lagi Menjabat sebagai Pelatih Madura United

Saat Perez masih menjabat sebagai pelatih, nasib berbeda didapatkan oleh Angel Alfredo Vera. Madura United FC resmi menggeser Alfredo dari posisi pelatih kepala. Kabar baiknya untuk pelatih asal Argentina kelahiran 18 Agustus 1972 itu, ia akan difokuskan untuk menjabat sebagai direktur teknik (dirtek) klub.

Presiden Madura United, Achsanul Qosasi, mengonfirmasi bahwa klub sudah mendatangkan pelatih baru yang akan segera diperkenalkan. Sosok tersebut dikabarkan telah tiba di Indonesia dan hanya menunggu waktu peluncuran resmi.

“Madura United FC mendatangkan pelatih baru sebagai bagian dari roadmap jangka panjang tim. Sedangkan Alfredo Vera, kami berencana akan memberikan tanggung jawab kepadanya sebagai direktur teknik,” ujar Achsanul Qosasi, atau yang akrab disapa AQ, Senin (10/11).

Achsanul menjelaskan, keputusan pergantian ini telah melalui pembahasan dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) PT Polana Bola Madura Bersatu (PBMB), badan hukum yang menaungi Madura United, sejak Agustus 2025. “Kami mengganti Vera bukan karena dia gagal, tapi ini bagian dari rencana jangka panjang yang sudah menjadi keputusan tim sejak RUPS Agustus 2025. Namun saat itu kami fokuskan anggaran untuk hal lain. Jadi, ini hanya reposisi bagi tim pelatih dan langkah untuk memperkuat skuat serta teknis Madura United FC,” jelasnya.

Sementara itu, Manajer Madura United Umar A. Wachdin menambahkan, pengumuman pelatih baru masih menunggu penyelesaian proses administrasi di I.League. “Pelatih baru sebenarnya sudah berada di Indonesia, hanya tinggal menunggu proses administrasi sebelum resmi diperkenalkan. Seperti diketahui, federasi kita cukup ketat soal urusan administrasi, terutama terkait lisensi dan dokumen kependudukan (KITAS). Jika semua proses ini selesai selama masa jeda, diharapkan pada laga berikutnya pelatih baru sudah bisa memimpin tim,” ujarnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *