Peringatan Hari Pahlawan Tahun 2025 di Kota Cimahi
Suasana khidmat mewarnai peringatan Hari Pahlawan tahun 2025 di Kompleks Pemkot Cimahi, Jalan Raden Demang Hardjakusumah, Kota Cimahi, Senin 10 November 2025. Kegiatan ini tidak hanya menjadi acara seremonial, tetapi juga menjadi momen untuk meresapi dan menghayati perjuangan para pahlawan yang telah gugur dalam memperjuangkan kemerdekaan Indonesia.
Puluhan veteran hadir dengan semangat tinggi untuk mengikuti upacara yang dimulai sejak pukul 7.30 pagi. Pemkot Cimahi juga menyerahkan tali kasih kepada Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI) Kota Cimahi dan Dewan Harian Cabang Badan Pembudayaan Kejuangan 45 (DHC 45) Kota Cimahi.
Dalam kesempatan tersebut, veteran di Kota Cimahi menyampaikan pesan khusus kepada pemerintah. Seperti yang diungkapkan oleh Kolonel (Purn) Aris Setiabudi selaku Ketua LVRI Kota Cimahi, “Peran veteran yang memperjuangkan kemerdekaan perlu diperhatikan. Saat ini pemerintah sudah mulai memperhatikan, namun bisa lebih dioptimalkan lagi sebagai bagian dari bentuk penghargaan kepada veteran.”
Sesuai dengan tema “Pahlawanku, Teladanku, Terus Bergerak Melanjutkan Perjuangan”, Aris menyatakan bahwa perhatian pemerintah terhadap veteran harus dilakukan secara kontinu. “Kami tidak ingin sekadar seremonial, melainkan bisa berkesinambungan,” ujarnya.
Jumlah anggota LVRI Kota Cimahi mencapai 250 orang. “Usianya ada yang 86 tahun, yang di atas itu juga ada, tapi sudah tidak aktif berkegiatan. Namun, masih banyak veteran yang belum sejahtera dan di bawah garis kemiskinan, ada yang enggak punya rumah, ngontrak dan tinggal di tempat seadanya meski tak layak seperti pakai tenda di pinggir makam. Dulu sempat ada program yang diupayakan pemerintah pusat untuk bantuan perumahan atau perbaikan rumah para veteran di Indonesia, tapi sampai sekarang belum ada realisasi,” ucapnya.
Wali Kota Cimahi Ngatiyana menilai, semua lapisan masyarakat harus menyadari bahwa kemerdekaan bukan hadiah dari negara lain. “Tapi ditempuh dengan tenaga, darah, dan air mata agar Indonesia tetap berdiri. Mereka tak menuntut apa-apa, tidak minta balas budi apa pun, tapi ikhlas dengan hidup seadanya berjuang untuk kemerdekaan kita saat ini,” ujarnya.
Dia mengklaim, sejumlah program digelar sebagai bentuk penghargaan terhadap para veteran. “Untuk momentum hari ini, kami memberi kado, door prize, sedikit tali kasih sebagai penghargaan kepada para pahlawan, khususnya veteran. Memang tak seberapa, namun harapannya bisa membantu para veteran beraktivitas lewat organisasinya,” katanya.
Dia mengakui, perhatian terhadap veteran harus berkesinambungan. “Kalau melihat para veteran sudah sepuh-sepuh, ada yang kakinya sebelah, ya itu adalah korban perjuangan. Kita tidak ada apa-apanya tanpa beliau-beliau para pahlawan,” ujarnya.
Semangat Pahlawan dalam Membangun Bangsa
Terpisah, Wali Kota Bandung Muhammad Farhan mengajak warga meneladani semangat perjuangan para pahlawan dengan cara kerja nyata dan kerja keras dalam membangun bangsa. “Hari ini, di bawah langit Indonesia yang merdeka, kita menundukkan kepala penuh hormat tetapi juga membusungkan dada dengan bangga karena nama para pahlawan bukan sekaligus ukiran di batu nisan, tapi cahaya yang menerangi jalan kita hari ini,” ujarnya dalam peringatan Hari Pahlawan di Balai Kota Bandung.
Sementara Bupati Bandung Dadang Supriatna mengajak masyarakat untuk menjadikan para pahlawan sebagai teladan. Bentuknya, ikut serta aktif untuk memelihara persatuan sampai berupaya sebaik-baiknya sesuai tugas masing-masing. “Bagi pelajar, terus semangat belajar, hormat kepada orang tua. Selamat Hari Pahlawan, menjadikan pahlawan sebagai teladan, melanjutkan perjuangan. Tentu, hal itu dengan tugas dan fungsi masing-masing,” ucap Dadang.
Bupati turut mengajak seluruh ASN untuk memberi pelayanan terbaik kepada masyarakat. Beriringan dengan hal itu, ASN mesti senantiasa menjaga kebugaran, meningkatkan kapasitas intelektual dan memperkuat mental spiritual.
Pengabdian di Era Modern
Terpisah, Kapolda Jawa Barat Inspektur Jenderal Rudi Setiawan menyerukan seluruh jajaran kepolisian dan masyarakat untuk meneladani spirit juang para pahlawan dalam bentuk pengabdian di era modern. Menurut Rudi, perjuangan masa kini tak lagi dengan mengangkat senjata. Melainkan dengan dedikasi, integritas, dan pelayanan sepuh hati kepada masyarakat.
Seruan itu disampaikan Rudi saat bertindak sebagai inspektur upacara Peringatan Hari Pahlawan di halaman Mapolda Jabar, Jalan Soekarno Hatta, Kota Bandung Senin 10 November 2025.
