9 Tanda Bayi Tidak Cocok Susu Formula yang Harus Diketahui Orang Tua!

Tanda-Tanda Bayi Tidak Cocok dengan Susu Formula

Tidak semua produk susu formula yang tersedia di pasaran cocok untuk setiap bayi. Hal ini bisa terjadi karena sebagian bayi memiliki alergi terhadap protein dalam susu formula atau intoleransi laktosa, yaitu ketidakmampuan tubuh dalam mencerna gula alami pada susu hewani.

Meski keduanya berbeda, gejala yang ditimbulkan sering kali mirip, sehingga membuat orang tua bingung dalam mengenali penyebabnya. Berikut adalah beberapa tanda yang menunjukkan bahwa bayi tidak cocok dengan susu formula:

  • Diare dan feses disertai darah

    Bayi baru lahir biasanya buang air besar sebanyak delapan kali sehari. Jika bayi mama buang air besar lebih sering dengan kondisi feses yang lebih cair atau muncul lender, hal ini bisa menjadi tanda alergi atau intoleransi susu formula.



    Selain itu, buang air besar yang disertai darah juga bisa menjadi pertanda masalah kesehatan yang lebih serius.

  • Gumoh dan muntah

    Gumoh usai minum ASI atau susu formula bisa terjadi, tetapi jika bayi muntah setelah minum susu formula, maka kemungkinan besar ia tidak cocok dengan jenis susu tersebut.



    Gejala ini bisa disertai dengan berat badan yang tidak naik meskipun sudah diberikan susu formula. Reaksi ini sering terjadi akibat kandungan protein susu sapi atau soya.

  • Munculnya ruam kulit

    Ruam kulit pada bayi bisa disebabkan oleh alergi terhadap susu formula. Penelitian di Journal of Pediatric Gastroenterology and Nutrition menemukan bahwa 50% bayi dengan alergi susu formula memiliki masalah dermatitis atopik.



    Ruam kemerahan biasanya muncul di wajah, lengan, kaki, dan kulit kepala, disertai rasa gatal.

  • Serangan kolik

    Kolik digambarkan sebagai keadaan di mana bayi rewel dan menangis selama beberapa jam dalam sehari. Meski penyebab pastinya belum diketahui, kolik bisa terjadi karena intoleransi laktosa dalam susu formula.



    Bayi merasa tidak nyaman dan rewel akibat ketidakcocokan dengan susu formula.

  • Masalah pernapasan

    Napas yang berbunyi ‘ngik-ngik’ atau mengi bisa menjadi tanda alergi terhadap susu formula.



    Gejala lainnya meliputi batuk kronis, pilek, dan hidung tersumbat.

  • Perut kembung dan sembelit

    Perut kembung sering dialami oleh bayi, tetapi bisa juga menjadi tanda ketidakcocokan dengan susu formula.



    Kondisi ini membuat si Kecil tidak nyaman dan bahkan terasa menyakitkan karena adanya gas yang terperangkap di dalam perut.

  • Bayi terus menangis dan rewel

    Jika bayi terus menerus menangis meskipun sudah diberikan susu formula, ini bisa menjadi tanda ketidakcocokan.



    Meski awalnya bayi menolak botol susu, kondisi ini bisa berlanjut jika susu formula tidak cocok.

  • Warna feses yang tidak biasa

    Feses bayi yang berwarna hijau disertai diare atau demam bisa menjadi tanda alergi terhadap susu formula.



    Garis-garis berlendir di feses juga bisa menjadi indikasi infeksi pencernaan.

  • Berat badan bayi tidak bertambah

    Susu formula diberikan untuk membantu pertumbuhan bayi. Jika berat badannya tidak bertambah atau justru menurun, ini bisa menjadi tanda ketidakcocokan.



    Orang tua harus segera berkonsultasi ke dokter jika bayi menunjukkan tanda-tanda ini.

Itu dia beberapa tanda yang menunjukkan bahwa bayi tidak cocok dengan susu formula. Jika si Kecil menunjukkan ciri-ciri tersebut, sebaiknya segera berkonsultasi ke dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat.

Exit mobile version