Fakta-Fakta Menarik tentang Ade Kuswara Kunang
Ade Kuswara Kunang kini menjadi sorotan publik setelah terjaring operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Sebelumnya, ia dikenal sebagai Bupati Bekasi termuda yang mendapat banyak pujian atas kebijakan tegasnya dalam menertibkan bangunan bermasalah. Namun, kini perhatian publik beralih pada berbagai aspek kepemimpinannya hingga harta kekayaannya.
1. Dijuluki “Si Raja Bongkar”
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, sempat memberikan julukan khusus kepada Ade Kuswara Kunang sebagai “Si Raja Bongkar.” Gelar tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi atas keberaniannya dalam menertibkan bangunan liar demi mengembalikan fungsi sungai di wilayah Bekasi. Julukan itu diberikan karena nyalinya yang tinggi di tengah orang-orang yang senang terhadap popularitas, namun Bupati Bekasi berani mengambil risiko untuk bertentangan dengan arus karena ingin mengembalikan Bekasi pada jati dirinya.
Namun, citra tersebut kini berbanding terbalik dengan kondisi terkini. Ade Kuswara Kunang justru diamankan KPK dalam OTT bersama sejumlah pihak lain, termasuk ayahnya. Saat ini, seluruh pihak yang terjaring operasi senyap tersebut masih menjalani pemeriksaan intensif di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan.
2. Jejak Digital Ade Kuswara Kunang
Jejak ucapan masa lalu Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi alias KDM soal sosok Ade Kuswara Kunang kembali mencuat di tengah operasi senyap KPK. Di masa lalu, KDM memuji sosok Bupati Bekasi itu karena masih muda dan juga memiliki harta kekayaan yang fantastis. Dalam acara retret yang berlangsung di Magelang pada Februari 2025, Dedi Mulyadi menyoroti para bupati dan wali kota di wilayahnya. Ia menyebut Ade Kuswara Kunang sebagai Bupati muda dan kaya raya.
3. Terjerat KPK
Ade Kuswara Kunang kini justru harus berhadapan dengan proses hukum. OTT KPK yang berlangsung Kamis 18 Desember 2025 itu menyeret nama Ade Kuswara Kunang. Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, membenarkan adanya kegiatan penindakan di wilayah Bekasi. Ia menyebut tim penyidik telah mengamankan sekitar 10 orang dalam operasi senyap yang berlangsung sejak 17–18 Desember 2025.
Buntut dari penangkapan Ade Kuswara, tim penyidik KPK langsung bergerak menyegel sejumlah ruangan di Komplek Pemerintahan Kabupaten Bekasi, Cikarang Pusat, pada Kamis (18/12/2025) malam. Penyegelan yang berlangsung singkat sekitar 15 hingga 30 menit tersebut menyasar ruang kerja Bupati Bekasi dan Kantor Dinas Budaya, Pemuda, dan Olahraga (Disbudpora) Kabupaten Bekasi.
4. Bupati Termuda dalam Sejarah Kabupaten Bekasi
Ade Kuswara adalah Bupati Bekasi terpilih melalui pemilihan kepala daerah (Pilkada) 2024 bersama pasangannya, dr. Asep Surya Atmaja. Keduanya dilantik sebagai Bupati dan Wakil Bupati Bekasi oleh Presiden Prabowo Subianto pada 6 Februari 2025. Ade Kuswara Kunang lahir di Bekasi, Jawa Barat pada 15 Agustus 1993.
Sejarawan Bekasi, Endra Kusnawan, mengungkapkan bahwa Ade Kuswara Kunang menjadi bupati definitif termuda dengan usia 31 tahun 6 bulan saat pelantikan. Rekor ini menjadikannya lebih muda dibandingkan para bupati sebelumnya, termasuk bupati dr Neneng Hasanah Yasin yang menang dalam Pilkada 2012.
5. Harta Kekayaan Ade Kuswara Kunang
Ade Kuswara Kunang tercatat memiliki total harta kekayaan senilai Rp 81,8 miliar. Hartanya itu terdaftar di dalam Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) KPK yang dilaporkannya pada tanggal 31 Maret 2024 untuk periodik 2023. Harta terbanyak Ade Kuswara Kunang berasal dari tanah dan bangunan yang ia milik di wilayah Bekasi, Karawang, Cianjur, senilai Rp 76,5 miliar atau Rp 76.527.000.000.
