3 Fakta Sungai Mahakam Surut Picu Harga Sembako di Mahakam Ulu, Beras 25 Kg Rp1 Juta

Musim Kemarau yang Mengganggu Transportasi Sungai Mahakam

Musim kemarau yang sedang berlangsung di Provinsi Kalimantan Timur membawa dampak serius bagi warga pedalaman, khususnya di Kabupaten Mahakam Ulu (Mahulu). Salah satu masalah utama yang muncul adalah surutnya debit air Sungai Mahakam, yang menyebabkan kesulitan bagi kapal besar dalam menjangkau tujuan. Hal ini mengganggu distribusi barang ke wilayah pedalaman, termasuk kebutuhan pokok seperti beras.

Di dermaga Sungai Mahakam, Haji Iwan, pemilik kapal KM Akbar Amanda 1 yang telah melayani rute Samarinda–Mahulu selama 13 tahun, mengatakan bahwa perjalanan kali ini penuh tantangan. Menurutnya, kondisi air sungai yang menyusut membuat kapal-kapal besar kesulitan mencapai daerah-daerah yang biasanya bisa dicapai tanpa kendala.

Biasanya, kapal bisa berlayar hingga Long Bagun. Namun kini, kapal besar hanya mampu bersandar di Datah Bilang atau Long Iram. Barang-barang kemudian harus dipindahkan ke perahu kecil atau kelotok untuk melanjutkan perjalanan. Ini berdampak pada biaya angkutan yang meningkat drastis.

Dampak Biaya Angkutan yang Melonjak

Haji Iwan menjelaskan bahwa ongkos angkut beras normalnya sekitar Rp450.000 per ton atau Rp12.500 per sak. Namun dengan sistem transit menggunakan kelotok, biaya bisa melonjak dua kali lipat. “Ongkos kelotoknya saja sudah Rp25.000 per sak, belum lagi ongkos kapal besarnya,” jelasnya.

Situasi lebih parah terjadi di daerah ujung seperti Long Apari dan Long Pahangai. Harga beras ukuran 25 kilogram yang biasanya Rp450.000–Rp500.000 per sak, bisa menembus Rp1.000.000 saat air surut parah. Alternatif jalur darat pun bukan solusi, karena kapasitas mobil terbatas dan biaya sewa tinggi, sehingga harga kebutuhan pokok tetap melambung.

Konfirmasi dari ORGAMU

Sekretaris Organisasi Angkutan Mahulu (ORGAMU), Budi, membenarkan kondisi tersebut. Menurutnya, alur sungai sebenarnya normal, tetapi debit air yang rendah membuat kapal besar sering kandas. “Pemilik barang harus bayar dobel. Ada ongkos kapal besar, ada ongkos langsir. Estimasinya dua kali lipat dari harga normal,” tuturnya.

Strategi melansir barang dengan long boat atau kelotok menjadi satu-satunya cara agar pasokan tetap tersambung, meski menambah beban biaya bagi masyarakat.

Berharap Debit Air Sungai Kembali Normal

Bagi warga di pedalaman Mahulu, setiap penurunan debit air berarti kenaikan harga pangan yang harus mereka tanggung. Para pengusaha kapal dan pedagang kini hanya bisa berharap hujan segera turun agar transportasi sungai kembali normal dan harga kebutuhan pokok kembali terjangkau.

Profil Kabupaten Mahulu

Kabupaten Mahakam Ulu (Mahulu) adalah kabupaten hasil pemekaran (2013) di Kalimantan Timur, beribukota di Ujoh Bilang, yang berbatasan langsung dengan Malaysia (Sarawak) di utara. Dengan luas 15.315 km² yang mayoritas hutan, wilayah ini berfokus pada pengembangan ekonomi berkelanjutan, pariwisata, dan potensi perbatasan.

Akses utama mengandalkan Sungai Mahakam. Berikut adalah poin-poin penting mengenai Mahakam Ulu:

Geografi dan Wilayah

  • Terletak di hulu Sungai Mahakam, berbatasan dengan Kabupaten Kapuas Hulu (Kalimantan Barat) di barat, serta Kabupaten Malinau (Kalimantan Utara) dan Malaysia di utara.
  • Sekitar 86 persen wilayahnya adalah hutan alami.

Pemerintahan

  • Dibentuk berdasarkan UU Nomor 2 Tahun 2013 sebagai hasil pemekaran dari Kabupaten Kutai Barat.
  • Terdiri dari 5 kecamatan dan 50 kampung.
  • Bupati terpilih periode 2025–2030 adalah Angela Idang Belawan dan Suhuk.

Transportasi

  • Infrastruktur darat masih terbatas, menjadikan transportasi air (speed boat) melalui Sungai Mahakam sebagai akses utama yang berbiaya tinggi.

Demografi dan Agama

  • Berdasarkan estimasi 2024, penduduknya berjumlah 39.319 jiwa.
  • Mayoritas penduduk beragama Katolik (61,68 persen), diikuti Islam dan Kristen.

Potensi

  • Mengunggulkan hasil hutan, pertambangan, pertanian, dan pariwisata berwawasan lingkungan.

Konektivitas

  • Hingga 2026, 50 desa/kampung di Mahulu telah teraliri internet gratis program pemerintah.
Exit mobile version