Budaya  

Mengapa Imlek Sering Turun Hujan? Ini Maknanya Menurut Kepercayaan Tionghoa

Tahun Baru Imlek dan Kaitannya dengan Hujan

Tahun Baru Imlek 2025 jatuh pada tanggal 7 Februari 2026. Perayaan ini menjadi momen penting bagi masyarakat Tionghoa dalam merayakan rasa syukur dan harapan untuk tahun baru. Salah satu ciri khas dari perayaan Imlek adalah kejadian hujan yang sering terjadi saat momen tersebut.

Perayaan Imlek biasanya berlangsung pada akhir Januari hingga awal Februari, yang merupakan puncak musim hujan. Di Indonesia, negara dengan iklim tropis, kondisi cuaca seperti ini membuat masyarakat semakin mengaitkan Imlek dengan hujan. Hal ini juga didukung oleh penanggalan lunar yang digunakan dalam menentukan waktu perayaan Imlek.

Mengapa Imlek Identik dengan Hujan?

Menurut sumber yang tidak disebutkan nama, hujan yang turun selama Imlek sering dianggap sebagai tanda datangnya rezeki. Dari sisi ilmiah, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menjelaskan bahwa Imlek memang jatuh pada periode musim hujan, sehingga curah hujan tinggi sering terjadi.

Dalam kepercayaan masyarakat Tionghoa, hujan dianggap sebagai simbol keberuntungan dan berkah. Dalam tradisi Feng Shui, hujan dianggap sebagai perlambang Dewi Kwan Im yang menyiram bunga Mei Hwa, yang diartikan sebagai anugerah dari langit. Bunga Mei Hwa sendiri diyakini sebagai tanaman yang ditanam oleh Dewi Kwan Im menjelang Tahun Baru Imlek.

Sejarah juga memberikan penjelasan tentang hubungan antara hujan dan Imlek. Pada masa lalu, sebagian besar masyarakat Tionghoa berprofesi sebagai petani. Mereka merayakan Imlek sebagai ungkapan rasa syukur atas datangnya musim semi, yang dianggap membawa berkah berupa panen melimpah dan kehidupan yang lebih sejahtera. Oleh karena itu, Imlek juga dikenal sebagai Festival Musim Semi.

Ritual dan Tradisi dalam Perayaan Imlek

Dalam beberapa tradisi, ada ritual khusus untuk “membaca tanda” apakah hujan akan turun saat Imlek. Salah satunya adalah melalui simbol makanan khas seperti onde-onde yang dikenal dengan sebutan Jian Dui di China.

Perayaan Imlek identik dengan dekorasi bernuansa merah, tradisi berbagi angpao, serta menyantap kue keranjang bersama keluarga. Selain itu, Imlek juga ditetapkan sebagai hari libur nasional oleh pemerintah, sehingga perayaan ini bisa dirayakan tanpa harus memikirkan aktivitas sekolah maupun pekerjaan.

Tanggal Imlek 2026

Berdasarkan informasi yang tidak disebutkan sumbernya, Tahun Baru Imlek 2026 jatuh pada hari Selasa, 17 Februari 2026. Tahun tersebut merupakan Tahun Kuda, lebih tepatnya Kuda Api. Tanggal Imlek 2026 telah ditetapkan secara resmi dalam Surat Keputusan Bersama (SKB) 3 Menteri Nomor 1497 Tahun 2025, Nomor 2 Tahun 2025, dan Nomor 5 Tahun 2025.

Dalam SKB tersebut, perayaan Imlek 2026 masuk dalam daftar hari libur nasional sekaligus cuti bersama dengan rincian sebagai berikut:

  • Senin, 16 Februari 2026: Cuti bersama Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili
  • Selasa, 17 Februari 2026: Hari libur nasional Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili

Dengan ketetapan tersebut, masyarakat memiliki kesempatan untuk menikmati dua hari libur dalam rangka perayaan Imlek 2026.

Exit mobile version