Budaya  

Doa Setelah Sholat Tarawih yang Mudah Diingat

Doa Kamilin dan Tata Cara Sholat Tarawih yang Perlu Diketahui

Bulan suci Ramadhan segera tiba, dan bagi umat Islam, bulan ini menjadi momen penting untuk memperbanyak ibadah. Salah satu bentuk ibadah yang sering dilakukan adalah Sholat Sunnah Tarawih di malam hari. Di akhir shalat tersebut, umat Islam dapat membaca Doa Kamilin, sebuah doa yang memiliki keutamaan besar meskipun tidak terdapat dalam hadis atau Alquran.

Doa Kamilin merupakan hasil kesepakatan para ulama, dan nama tersebut berasal dari frasa “kâmilîn” di awal doa, yang berarti permohonan agar diangkat sebagai individu yang memiliki iman yang sempurna. Berikut adalah bacaan Doa Kamilin:

اَللّٰهُمَّ اجْعَلْنَا بِالْإِيْمَانِ كَامِلِيْنَ، وَلِلْفَرَائِضِ مُؤَدِّيْنَ، وَلِلصَّلَاةِ حَافِظِيْنَ، وَلِلزَّكَاةِ فَاعِلِيْنَ، وَلِمَا عِنْدَكَ طَالِبِيْنَ، وَلِعَفْوِكَ رَاجِيْنَ، وَبِالْهُدَى مُتَمَسِّكِيْنَ، وَعَنِ اللَّغْوِ مُعْرِضِيْنَ، وَفِي الدُّنْيَا زَاهِدِيْنَ، وَفِي الْاٰخِرَةِ رَاغِبِيْنَ، وَبِالْقَضَاءِ رَاضِيْنَ، وَلِلنَّعْمَاءِ شَاكِرِيْنَ، وَعَلَى الْبَلَاءِ صَابِرِيْنَ، وَتَحْتَ لِوَاءِ مُحَمَّدٍ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَوْمَ الْقِيَامَةِ سَائِرِيْنَ، وَعَلَى الْحَوْضِ وَارِدِيْن، وَإِلَى الْجَنَّةِ دَاخِلِيْنَ، وَمِنَ النَّارِ نَاجِيْنَ، وَعَلَى سَرِيْرِ الْكَرَامَةِ قَاعِدِيْنَ، وَبِحُوْرٍعِيْنٍ مُتَزَوِّجِيْنَ، وَمِنْ سُنْدُسٍ وَاِسْتَبْرَقٍ وَدِيْبَاجٍ مُتَلَبِّسِيْنَ، وَمِنْ طَعَامِ الْجَنَّةِ آكِلِيْنَ، وَمِنْ لَبَنٍ وَعَسَلٍ مُصَفًّى شَارِبِيْنَ، بِأَكْوَابٍ وَّأَبَارِيْقَ وَكَأْسٍ مِّنْ مَعِيْنٍ مَعَ الَّذِيْنَ أَنْعَمْتَ عَلَيْهِمْ مِنَ النَّبِيِّيْنَ وَالصِّدِّيْقِيْنَ وَالشُّهَدَاءِ وَالصَّالِحِيْنَ وَحَسُنَ أُولئِكَ رَفِيْقًا، ذٰلِكَ الْفَضْلُ مِنَ اللهِ وَكَفَى بِاللهِ عَلِيْمًا، اَللّٰهُمَّ اجْعَلْنَا فِي هٰذِهِ لَيْلَةِ الشَّهْرِ الشَّرِيْفَةِ الْمُبَارَكَةِ مِنَ السُّعَدَاءِ الْمَقْبُوْلِيْنَ، وَلَا تَجْعَلْنَا مِنَ اْلأَشْقِيَاءِ الْمَرْدُوْدِيْنَ، وَصَلَّى اللهُ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَاٰلِه وَصَحْبِهِ أَجْمَعِيْنَ، بِرَحْمَتِكَ يَا أَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ، وَالْحَمْدُ لِلّٰهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ

Artinya: “Ya Allah, jadikanlah kami orang-orang yang sempurna imannya, yang memenuhi kewajiban-kewajiban, yang memelihara shalat, yang mengeluarkan zakat, yang mencari apa yang ada di sisi-Mu, yang mengharapkan ampunan-Mu, yang berpegang pada petunjuk, yang berpaling dari kebatilan, yang zuhud di dunia, yang menyenangi akhirat, yang ridha dengan qadla-Mu (ketentuan-Mu), yang mensyukuri nikmat, yang sabar atas segala musibah, yang berada di bawah panji-panji junjungan kami, Nabi Muhammad, pada hari kiamat, yang mengunjungi telaga (Nabi Muhammad), yang masuk ke dalam surga, yang selamat dari api neraka, yang duduk di atas ranjang kemuliaan, yang menikah dengan para bidadari, yang mengenakan berbagai sutra, yang makan makanan surga, yang minum susu dan madu murni dengan gelas, cangkir, dan cawan bersama orang-orang yang Engkau beri nikmat dari kalangan para nabi, shiddiqin, syuhada dan orang-orang shalih. Mereka itulah teman yang terbaik. Itulah keutamaan (anugerah) dari Allah, dan cukuplah bahwa Allah Maha Mengetahui. Ya Allah, jadikanlah kami pada malam yang mulia dan diberkahi ini termasuk orang-orang yang bahagia dan diterima amalnya, dan janganlah Engkau jadikan kami tergolong orang-orang yang celaka dan ditolak amalnya. Semoga Allah mencurahkan rahmat-Nya atas junjungan kami Muhammad, serta seluruh keluarga dan shahabat beliau. Berkat rahmat-Mu, wahai Yang Paling Penyayang di antara yang penyayang. Segala puji bagi Allah Tuhan semesta alam.”

Tentang Sholat Tarawih

Sholat Tarawih telah disepakati oleh seluruh ulama dari berbagai mazhab sebagai sunnah. Syekh Taqiyuddin Al-Hishni dalam karyanya, Kifayatul Akhyar, menyatakan bahwa kesunahan Sholat Tarawih tidak diragukan lagi, dan kesepakatan ulama telah kukuh di dalam kesunahannya.

Tata Cara Sholat Tarawih

Sholat Tarawih biasanya dikerjakan setelah sholat Isya. Jumlah rakaat bisa bervariasi, seperti 8, 20, atau 36 rakaat. Namun, untuk Sholat Tarawih 11 rakaat, yaitu 8 rakaat dengan 4 kali salam, kemudian ditutup dengan sholat Witir 3 rakaat.

Berikut langkah-langkah pelaksanaan Sholat Tarawih:
* Melafalkan niat shalat Tarawih
* Takbiratul ihram
* Membaca doa iftitah
* Membaca surat Al-Fatihah
* Membaca surat-surat pendek
* Ruku’
* I’tidal atau berdiri untuk melakukan sujud
* Sujud
* Iftirasy (Duduk di Antara Dua Sujud)
* Sujud Kedua
* Berdiri untuk mengerjakan rakaat yang kedua
* Membaca surat Al-Fatihah
* Membaca surat-surat pendek
* Ruku’
* I’tidal
* Sujud
* Iftirasy (duduk di antara dua sujud)
* Sujud kedua
* Tahiyat, membaca dua kalimat syahadat, membaca shalawat Ibrahimi
* Salam

Niat Sholat Tarawih

Berikut lafaz niat Sholat Tarawih untuk imam, makmum, dan jika dilakukan sendiri:
1. Niat Sholat Tarawih Berjamaah sebagai Imam
أُصَلِّي سُنَّةَ التَّرَاوِيْحَ رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ اِمَامًا لِلهِ تَعَالَى
Arab Latin: Ushallî sunnatat tarâwîhi rak’ataini mustaqbilal qiblati imâman lillâhi ta’âlâ.
Artinya: Saya niat shalat Tarawih dua rakaat menghadap kiblat, menjadi imam karena Allah ta’âlâ.

  1. Niat Sholat Tarawih Berjamaah sebagai Makmum
    أُصَلِّي سُنَّةَ التَّرَاوِيْحِ رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ مَأْمُوْمًا لِلهِ تَعَالَى
    Arab Latin: Ushallî sunnatat tarâwîhi rak’ataini mustaqbilal qiblati ma’mûman lillâhi ta’âlâ.
    Artinya: Saya niat shalat Tarawih dua rakaat menghadap kiblat, menjadi makmum karena Allah ta’âlâ.

  2. Niat Sholat Tarawih Sendiri
    أُصَلِّي سُنَّةَ التَّرَاوِيْحِ رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ لِلهِ تَعَالَى
    Arab Latin: Ushallî sunnatat tarâwîhi rak’ataini mustaqbilal qiblati lillâhi ta’âlâ.
    Artinya: Saya niat shalat Tarawih dua rakaat menghadap kiblat, karena Allah ta’âlâ.

Exit mobile version