Tenaga Kesehatan RSUD Akhmad Berahim Siap Tingkatkan Kelas Tipe C Mulai April

Perubahan Signifikan di RSUD Akhmad Berahim Menuju Tipe C

RSUD Akhmad Berahim sedang menjalani transformasi besar-besaran dari tipe D menjadi tipe C. Proses ini dilakukan melalui pembangunan gedung baru yang merupakan bagian dari Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) yang digagas oleh Presiden RI Prabowo Subianto melalui Kementerian Kesehatan. Gedung baru ini akan menjadi salah satu penunjang utama dalam meningkatkan kualitas layanan kesehatan di rumah sakit tersebut.

Pelatihan Nakes sebagai Langkah Utama

Salah satu syarat utama untuk naik ke tipe C adalah pelatihan bagi Sumber Daya Manusia (SDM), terutama tenaga kesehatan (nakes). Direktur RSUD Akhmad Berahim, drg Fajar Sidiq, menyatakan bahwa pihaknya telah memetakan kebutuhan dasar sebelum menjalankan program peningkatan kelas rumah sakit yang dicanangkan oleh Kemenkes. Salah satu langkah utamanya adalah pelatihan bagi nakes.

“Sudah kami petakan. Sebelum kita running-kan program dari Kemenkes itu, kita sudah siapkan. Nakes kami sudah dijadwalkan untuk pelatihan. Itu sudah disondingkan ke Kemenkes, tinggal menunggu jadwal pelaksanaan. Insya Allah April ini sudah mulai,” ujar drg Fajar Sidiq.

Pelatihan ini bertujuan untuk memastikan bahwa nakes mampu mengoperasikan peralatan kesehatan yang akan ada di RSUD Akhmad Berahim. Menurutnya, pelatihan harus dilakukan terlebih dahulu sebelum alat-alat tersebut masuk.

Layanan Dasar yang Harus Tersedia

Untuk bisa berstatus tipe C, RSUD Akhmad Berahim harus memenuhi empat layanan dasar, yaitu dokter spesialis obstetri dan ginekologi (obgin), bedah, anak, penyakit dalam, anestesi, serta radiologi. Saat ini, rumah sakit sudah berproses menuju pencapaian standar tersebut.

“Alhamdulillah sekarang kita berproses ke arah sana,” katanya.

Selain itu, Instalasi Bedah Sentral (IBS) RSUD Akhmad Berahim juga melakukan inovasi baru. Saat ini, rumah sakit sudah mampu menangani kasus ortopedi seperti patah tulang. Kerja sama dengan BPJS Ketenagakerjaan memungkinkan pasien aktif membayar iuran untuk mendapatkan layanan tersebut.

Peningkatan Infrastruktur dan Fasilitas

RSUD Akhmad Berahim juga telah menyiapkan standar KRIS untuk kelas 3 sampai VIP. Ruangan stroke sudah mumpuni di gedung baru, termasuk alat kesehatannya.

Drg Fajar Sidiq berharap, saat proses visitasi nanti, RSUD Akhmad Berahim dapat memenuhi seluruh persyaratan yang ditetapkan sehingga pelayanan bisa semakin maksimal.

“Mudah-mudahan ke depan pasien lebih nyaman, lebih terjangkau, dan tidak perlu lagi jauh dirujuk,” ujarnya.

Momen untuk Peningkatan PAD

Selain peningkatan layanan, drg Fajar juga menilai momentum ini dapat mendorong peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD), mengingat RSUD Akhmad Berahim telah berstatus Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) sejak Desember 2023.

“Sejak saya bergabung 2023, Desember alhamdulillah sudah dibludkan. Januari kita mulai sonding ke beberapa rumah sakit, termasuk ke RSUD Dr. H. Soemarno Sosroatmodjo, karena sebelumnya IBS kita belum jalan,” jelasnya.

Kerja sama tersebut mencakup pendampingan tenaga medis hingga pelatihan perawat dan bidan. Hasilnya, kini RSUD Akhmad Berahim sudah mampu melakukan operasi mayor, termasuk operasi obgin dan ortopedi.

Penyesuaian Struktur Organisasi

Jika peningkatan tipe rumah sakit terealisasi, struktur organisasi juga akan disesuaikan. Saat ini, struktur masih terdiri dari direktur, kepala seksi, dan kasubbag. Nantinya akan ditambah kepala bidang dan kepala seksi sesuai proyeksi rumah sakit tipe C.

“Sekarang ini masih sederhana. Nanti ada tiga kabid, sembilan kasi, sesuai kebutuhan pemetaan peningkatan rumah sakit tipe C. Jadi berjenjang,” ujarnya.

Keberlanjutan Pengelolaan Keuangan

Meski telah berstatus BLUD dan memiliki fleksibilitas dalam pengelolaan keuangan, RSUD Akhmad Berahim tetap berada di bawah koordinasi Dinas Kesehatan dan masih mendapat dukungan APBD untuk belanja rutin yang bersifat mendesak.

“Rumah sakit ini urgensinya tidak bisa diskip. Ada belanja rutin yang memang tetap kita tunggu dari APBD,” pungkasnya.

Exit mobile version