Khotmil Qur’an Ramadan di Grahadi, Pemprov Jatim Ajak Komunitas Tuli
Pada hari Sabtu (14/3/2026), Gedung Negara Grahadi di Surabaya menjadi tempat berlangsungnya kegiatan Khotmil Qur’an Ramadan 1447 Hijriah. Acara ini digelar oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dan dihadiri oleh para Kepala Perangkat Daerah (OPD) serta komunitas disabilitas tuli. Salah satu komunitas yang ikut ambil bagian adalah Sobat Disabilitas Tuli Mengaji.
Kegiatan ini berlangsung dalam suasana khidmat, di mana peserta membaca Al-Qur’an secara bergantian hingga khatam. Pembacaan dimulai dari Juz 30, dengan pembukaan dilakukan oleh Pelaksana Tugas Asisten Administrasi Umum. Selanjutnya, Gubernur Khofifah dan perwakilan PW Fatayat NU Jawa Timur turut serta dalam pembacaan ayat suci tersebut. Para anggota komunitas Sobat Dili juga ikut berpartisipasi dalam acara ini.
Acara ini tidak hanya menjadi momen spiritual bagi jajaran Pemprov Jawa Timur, tetapi juga menjadi bentuk pengingat bahwa nilai-nilai Al-Qur’an harus menjadi pedoman dalam menjalankan tugas pemerintahan. Gubernur Khofifah menekankan pentingnya memperkuat spiritualitas melalui kegiatan seperti ini, terutama di bulan Ramadan.
Agenda Rutin Setiap Bulan Ramadan
Khofifah mengatakan bahwa kegiatan Khotmil Qur’an bersama Kepala OPD merupakan agenda rutin yang dilaksanakan setiap bulan Ramadan. Menurutnya, kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas spiritual sekaligus memperkuat nilai-nilai keagamaan di lingkungan pemerintahan.
“Mari bersama-sama meningkatkan kualitas spiritual kita di bulan Ramadan ini, insyaallah kita dapatkan keberkahan,” ujar Khofifah.
Selain itu, kegiatan ini juga menjadi wadah untuk mengajak semua kalangan, termasuk penyandang disabilitas, agar bisa merasakan manfaat dari aktivitas keagamaan. Kehadiran komunitas tuli dalam acara ini menunjukkan bahwa ruang-ruang keagamaan harus terbuka bagi siapa pun, tanpa memandang latar belakang atau kondisi fisik.
Kehadiran Komunitas Tuli dalam Khotmil Qur’an
Kehadiran komunitas Sobat Disabilitas Tuli Mengaji dalam acara ini menjadi simbol inklusivitas. Mereka diberi kesempatan untuk ikut membaca Al-Qur’an dan berpartisipasi dalam kegiatan yang biasanya hanya diikuti oleh pejabat pemerintahan.
Gubernur Khofifah juga memberikan hadiah kurma kepada para anggota komunitas tuli sebagai hidangan takjil berbuka puasa. Interaksi hangat antara gubernur dan komunitas tuli tampak mewarnai suasana acara menjelang waktu berbuka.
Selain itu, Khofifah juga menyerahkan Al-Qur’an wakaf dari Raja Salman bin Abdulaziz Al Saud kepada sejumlah Kepala Perangkat Daerah serta Direktur Utama BUMD di lingkungan Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Penyerahan Al-Qur’an ini diberikan kepada para pimpinan yang dinilai telah berkontribusi dalam berbagai kegiatan sosial selama Ramadan.
Pengalaman Berkesan bagi Komunitas Tuli
Ketua Gerakan untuk Kesejahteraan Tunarungu Indonesia Jawa Timur sekaligus pendiri Rumah Qur’an Sobat Tuli, Maskurun yang akrab disapa Yuyun, menyampaikan rasa syukurnya atas kesempatan yang diberikan untuk mengikuti kegiatan ini.
Menurutnya, undangan untuk mengaji bersama di Gedung Negara Grahadi menjadi pengalaman yang sangat berkesan bagi dirinya dan komunitas Sobat Dili. “Ini pertama kalinya saya dan teman-teman mengaji di Grahadi,” katanya.
Maskurun juga menyampaikan rasa terima kasih kepada Gubernur Khofifah yang telah memberi kesempatan kepada komunitas tuli untuk ikut mengaji di tempat istimewa ini. Ia berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilakukan di masa mendatang.
Pesan Inklusivitas dan Kebersamaan
Melalui kegiatan ini, Khofifah ingin menyampaikan pesan kuat tentang pentingnya inklusivitas dan kebersamaan. Ramadan menjadi momentum untuk memperkuat nilai kepedulian terhadap sesama, tanpa memandang latar belakang atau kondisi fisik.
Acara ini tidak hanya memberikan pengalaman spiritual bagi peserta, tetapi juga memberikan rasa dihargai dan diterima bagi komunitas disabilitas. Dengan adanya partisipasi komunitas tuli dalam kegiatan keagamaan, diharapkan semakin banyak ruang-ruang keagamaan yang terbuka bagi semua kalangan.












