Dedi Mulyadi Minta Maaf Usai Ditantang Wagub Kalbar

Tantangan Wakil Gubernur Kalimantan Barat terhadap Gubernur Jawa Barat

Wakil Gubernur Kalimantan Barat, Krisantus Kurniawan, memberikan tantangan yang menarik perhatian publik kepada Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi. Ia mengajak Dedi Mulyadi untuk membangun infrastruktur jalan di Kalimantan Barat hanya dengan APBD sebesar Rp6 triliun, bahkan menyatakan siap mencium lututnya jika bisa melakukannya.

Tantangan ini muncul setelah beredar video viral di media sosial yang membandingkan kondisi jalan di Kalimantan Barat dengan Jawa Barat. Menurut Krisantus, perbandingan ini membuatnya merasa tertantang dan ingin melihat apakah Dedi Mulyadi mampu melakukan hal serupa di wilayah yang lebih luas.

Respons dari Gubernur Jawa Barat

Dedi Mulyadi merespons tantangan tersebut dengan ucapan terima kasih sekaligus permintaan maaf. Ia menjelaskan bahwa pihaknya tidak bermaksud membanding-bandingkan pembangunan di Jawa Barat dengan daerah lain. “Saya mengucapkan terima kasih atas tantangannya,” ujarnya dalam sebuah wawancara.

Ia juga meminta maaf karena selama ini kegiatan pembangunan di Jawa Barat mungkin terkesan diperbandingkan dengan daerah lain. “Saya mohon maaf apabila apa yang dilakukan di Jawa Barat menyinggung daerah lain,” tambahnya.

Dedi menekankan bahwa setiap daerah memiliki tantangan yang berbeda. Ia menyadari bahwa Kalimantan Barat memiliki wilayah yang sangat luas, sehingga pembangunan di sana lebih rumit dibandingkan dengan Jawa Barat yang lebih kecil. “Kami juga memahami setiap daerah punya tantangannya sendiri-sendiri,” katanya.

Pemahaman tentang Fiskal Daerah

Selain itu, Dedi juga menyampaikan bahwa pihaknya memahami betapa beratnya tugas menangani daerah dengan wilayah yang luas dan keterbatasan fiskal. “Kami juga memahami betapa beratnya dengan daerah yang luas seluas Kalimantan Barat dengan keterbatasan fiskal,” imbuhnya.

Ia berharap masyarakat dapat memahami kondisi ini dan tetap mendukung upaya pemerintah daerah dalam membangun infrastruktur. “Semoga kita bisa bersama-sama untuk terus melayani masyarakat dengan baik,” ujarnya.

Upaya Pemerintah Daerah

Krisantus Kurniawan juga menyampaikan bahwa pemerintah daerah Kalimantan Barat tetap berupaya menangani masalah infrastruktur, khususnya di Kabupaten Sintang. Ia menegaskan bahwa pihaknya tidak akan tinggal diam dalam menghadapi tantangan fiskal dan wilayah yang luas.

Di sisi lain, pemerintah kabupaten Sintang telah menurunkan alat Unit Pelaksana Jalan dan Jembatan (UPJJ) untuk memperbaiki ruas jalan di Bedayan. “Infrastruktur jalan dan jembatan di Kabupaten Sintang memang berat dengan kekuatan fiskal yang ada. Tapi, pemerintah provinsi tidak akan tinggal diam,” tegasnya.

Harapan untuk Masa Depan

Dedi Mulyadi menutup pernyataannya dengan harapan bahwa daerah-daerah dapat berkembang secara fiskal sehingga bagi hasilnya bisa mengalir ke daerah penghasil. “Untuk itu mari kita bersama-sama terus melangkah memberikan yang terbaik bagi kepentingan masyarakat,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan salam untuk seluruh warga Kalimantan Barat, berharap Wagub sehat dan bahagia selalu.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *