Daerah  

Prakiraan Cuaca Kaltim: Wilayah Berpotensi Hujan Hari Ini, Selasa 30 Desember 2025

Prakiraan Cuaca Kaltim Hari Ini: Hujan Ringan hingga Lebat Mengguyur Seluruh Wilayah

Cuaca di Kalimantan Timur (Kaltim) pada hari ini, Selasa (30/12/2025), diprediksi akan diguyur hujan ringan hingga lebat. Sejumlah wilayah seperti Samarinda, Kutai Kartanegara, dan Kutai Timur juga diprediksi berawan tebal. BMKG Kaltim mengingatkan masyarakat untuk waspada terhadap potensi hujan disertai kilat dan petir di sejumlah wilayah pada malam hari.

Secara umum, prakiraan cuaca dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menunjukkan bahwa kondisi hujan ringan hingga lebat akan terus berlangsung hingga dini hari nanti di seluruh wilayah Provinsi Kaltim.

Dinamika Atmosfer yang Mempengaruhi Cuaca

Dalam rilisnya, Henu Aulia, Prakirawan Cuaca BMKG Kaltim, menjelaskan bahwa dinamika atmosfer di wilayah Indonesia masih dipengaruhi oleh siklon tropis Hailey yang berkembang dari bibit siklon tropis 96S di wilayah laut Australia. Kecepatan maksimum siklon ini dapat mencapai 55 knot atau sekitar 100 km per jam.

Pergerakan siklon tropis ini diprediksi bergerak ke arah selatan menjauhi Indonesia. Namun, sirkulasi siklon aktif di perairan timur Kalimantan Utara tetap memengaruhi kondisi cuaca. Gangguan atmosfer ini menarik massa udara lebih banyak menuju pusat sirkulasi, sehingga terjadi pertemuan massa udara yang menyebabkan penutupan awan penghasil hujan menjadi lebih banyak dan meningkatkan potensi terjadinya hujan di sekitar wilayah tersebut, termasuk wilayah Kalimantan Timur.

Suhu, Kelembapan, dan Angin

Secara umum, suhu udara di Kaltim diprediksi berkisar antara 21 derajat Celcius pada malam hari dan dapat mencapai 30 derajat Celcius pada siang hari. Pergerakan angin diprediksi bertiup dari arah barat daya hingga barat laut dengan kecepatan berkisar antara 5 hingga 13 km per jam. Kondisi kelambaban udara berkisar antara 60 hingga 100 persen.

Pada pagi hari tanggal 30 Desember 2025, kondisi cuaca diperkirakan dominan berawan di seluruh kebupaten kota di Kalimantan Timur. Pada siang hingga sore hari, hujan dengan intensitas ringan diprediksi terjadi di kota Samarinda, kota Bontang, dan kota Timur juga di Mahakam Ulu (Mahulu). Malam hari diprediksi dominan terjadi hujan ringan hingga lebat di wilayah Kalimantan Timur.

Namun, untuk wilayah Kota Samarinda, Kabupaten Kutai Kartanegara, dan Kutai Timur, cuaca diprediksi berawan tebal. Kondisi ini diprediksi masih berlanjut hingga dini hari. Potensi hujan dengan intensitas ringan hingga sedang hampir di seluruh wilayah kota/kabupaten di Kalimantan Timur.

Selain itu, masyarakat di wilayah Kota Samarinda dan Kutai Kartanegara diminta waspada karena hujan yang turun dapat disertai kilat atau petir. Untuk informasi potensi kebakaran hutan dan lahan dalam satu pekan ke depan, wilayah Kalimantan Timur dalam kategori aman. Tinggi gelombang di sepanjang perairan Kalimantan Timur secara umum diperkirakan dapat mencapai 0,75 meter dengan kategori rendah.

Prakiraan Cuaca Berdasarkan Wilayah

Berikut adalah prakiraan cuaca untuk beberapa wilayah di Kaltim:

  • Kabupaten Paser: Hujan Ringan, Suhu 23–30 °C, Kelembapan 65–98 persen
  • Kabupaten Kutai Kartanegara: Hujan Ringan, Suhu udara 24–32 °C, Kelembapan 64–99 persen
  • Kabupaten Berau: Berawan, Suhu 23–30 °C, Kelembapan 69–98 persen
  • Kabupaten Kutai Barat: Hujan Ringan, Suhu 24–30 °C, Kelembapan 67–99 persen
  • Kabupaten Kutai Timur: Hujan Ringan, Suhu 24–30 °C, Kelembapan 73–99 persen
  • Kabupaten Penajam Paser Utara: Hujan Ringan, Suhu 24–30 °C, Kelembapan 69–98 persen
  • Kabupaten Mahakam Ulu: Hujan Ringan, Suhu 25–31 °C, Kelembapan 64–99 persen
  • Kota Balikpapan: Hujan Ringan, Suhu 24–30 °C, Kelembapan 70–98 persen
  • Kota Samarinda: Hujan Ringan, Suhu 24–31 °C, Kelembapan 70–97 persen
  • Kota Bontang: Hujan Ringan, Suhu 25–30 °C, Kelembapan 74–97

Pengaruh Siklon di Indonesia

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan sejumlah wilayah di Indonesia berpotensi mengalami hujan lebat hingga angin kencang pada Selasa–Rabu, 30–31 Desember 2025. Dalam rilis resminya, BMKG mengungkapkan bahwa dinamika atmosfer pada pekan ini dipengaruhi oleh keberadaan Siklon Tropis Grant di Samudra Hindia selatan Bengkulu serta Bibit Siklon Tropis 96S di selatan Nusa Tenggara Barat (NTB).

Siklon Tropis Grant berpotensi membentuk daerah perlambatan kecepatan angin (konvergensi) dan pertemuan angin (konfluensi) di wilayah Bengkulu, Lampung, hingga selatan Banten. Sementara Bibit Siklon Tropis 96S dapat memicu konvergensi di wilayah NTB dan NTT bagian selatan.

BMKG juga memprakirakan kombinasi fenomena atmosfer skala global, regional, dan lokal akan memengaruhi cuaca di Indonesia hingga sepekan ke depan, termasuk periode Natal 2025 hingga Tahun Baru 2026. Pada skala global, El Nino–Southern Oscillation (ENSO) terpantau menguat pada fase negatif atau La Nina lemah, yang berpotensi meningkatkan pembentukan awan hujan. Sementara pada skala regional, aktifnya Gelombang Kelvin, Gelombang Rossby Ekuator, serta Madden-Julian Oscillation (MJO) turut mendukung pertumbuhan awan hujan.

Kondisi ini diperkuat oleh suhu muka laut yang relatif hangat, sehingga menambah pasokan uap air ke atmosfer. Dengan kombinasi tersebut, BMKG mengingatkan potensi hujan lebat hingga cuaca signifikan meningkat di sejumlah wilayah Indonesia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *