Persebaya Surabaya Kembali Ramai di Bursa Transfer
Di tengah berita tentang kedatangan pemain asing baru, dua pemain asing Persebaya Surabaya dikabarkan akan meninggalkan klub. Hal ini membuat bursa transfer paruh musim semakin menarik perhatian para penggemar dan pecinta Super League.
Situasi ini muncul seiring ambisi besar pelatih Bernardo Tavares untuk meningkatkan performa Persebaya Surabaya di putaran kedua Super League 2025/2026. Ia mulai merancang komposisi tim agar lebih kompetitif di papan atas.
Salah satu nama yang menjadi sorotan adalah Pedro Matos. Gelandang asal Portugal ini dikabarkan hampir resmi bergabung dengan Persebaya Surabaya. Bagi Tavares, Matos bukan target baru, karena ketertarikan terhadapnya sudah lama terbangun.
Saat ia masih melatih PSM Makassar beberapa musim lalu, Tavares ingin merekrut Matos. Namun rencana tersebut gagal karena sang pemain memilih bergabung dengan Semen Padang. Meskipun begitu, kini kesempatan itu kembali terbuka.
Tavares merasa lega karena Matos semakin dekat dengan Persebaya Surabaya. Ia yakin kehadiran Matos akan memberikan warna baru dalam permainan tim. Masuknya Matos juga akan mengubah komposisi pemain asing Persebaya Surabaya.
Regulasi Super League memaksa klub melakukan evaluasi dan pengurangan jumlah legiun impor. Dari kabar yang beredar, dua pemain asing saat ini harus siap meninggalkan Kota Pahlawan. Isu ini ramai dibicarakan oleh fans dan media sosial.
Akun media fanbase @emosijiwakucom menyebut Diego Mauricio sebagai salah satu pemain yang bakal hengkang. Unggahan itu disertai ucapan perpisahan yang emosional. “Terima kasih @di_mauricio_. Semoga sukses di klub mu yang baru. Obrigado,” tulis akun tersebut.
Ungkapan tersebut memperkuat dugaan bahwa hubungan antara Diego Mauricio dan Persebaya Surabaya telah berakhir. Nama kedua yang dikabarkan pergi adalah Dime Dimov. Bek asing itu disebut sudah menjalani latihan terakhir bersama skuad Green Force.
“Terima kasih @dime_dimov. Info yang kami dapat, kemarin menjadi hari terakhir Dime mengikuti latihan Persebaya,” tulis @emosijiwakucom.
Hingga kini, manajemen Persebaya Surabaya belum memberikan pernyataan resmi terkait kabar tersebut. Jika Diego Mauricio dan Dime Dimov benar-benar hengkang, Persebaya Surabaya akan memiliki ruang untuk mendaftarkan pemain asing baru. Kondisi ini membuka jalan bagi Pedro Matos untuk segera diperkenalkan ke publik.
Fokus utama Bernardo Tavares kini adalah memastikan setiap pemain baru memberi dampak instan. Targetnya jelas, mengerek posisi Persebaya Surabaya agar konsisten bersaing di papan atas klasemen.
“Setelah itu kami harus bekerja keras karena ada pemain baru yang datang. Kami perlu lebih mengenal karakteristik semua pemain,” kata Tavares. Ia menekankan pentingnya adaptasi cepat di paruh musim yang krusial.
Menurut Tavares, kedalaman skuad menjadi faktor kunci dalam persaingan panjang Super League. Ia ingin setiap posisi memiliki persaingan sehat antar pemain. “Jika ingin memiliki tim yang kuat, setiap posisi harus punya dua atau tiga pemain yang bersaing secara sehat. Kami butuh keseimbangan antara pemain cepat dan pemain yang kuat dalam duel udara,” jelasnya.
Filosofi ini menjadi dasar perombakan komposisi pemain asing. Pada paruh kedua musim ini, Persebaya Surabaya sudah mendatangkan tiga pemain asing baru. Mereka adalah Bruno Paraíba, Jefferson Silva, dan Gustavo Fernandes. Kehadiran ketiganya diharapkan mampu meningkatkan kualitas permainan tim secara menyeluruh.
Tavares menilai kombinasi pemain lama dan baru sangat penting untuk menjaga stabilitas. Ia juga menyoroti pentingnya atmosfer ruang ganti. Ia ingin setiap pemain merasa nyaman dan termotivasi untuk berjuang bersama.
“Kami ingin ruang ganti semakin kuat dan tim menjadi lebih baik,” tandasnya. Pernyataan ini menunjukkan pendekatan humanis yang terus ia bangun di Persebaya Surabaya.
Jika Diego Mauricio dan Dime Dimov resmi hengkang, Persebaya Surabaya masih akan memiliki 11 pemain asing, namun harus ada yang dikorbankan lagi jika Pedro Matos bergabung.
Berikut komposisi terbaru Persebaya Surabaya di era Bernardo Tavares. Di lini belakang, Persebaya Surabaya memiliki Risto Mitrevski, Leo Lelis, Gustavo Fernandes, dan Jefferson da Silva. Keempatnya diharapkan menjadi benteng kokoh pertahanan Green Force.
Sektor tengah diisi Francisco Rivera dan Milos Raickovic. Keduanya memegang peran vital dalam mengatur tempo permainan. Untuk lini depan, Persebaya Surabaya mengandalkan Bruno Moreira, Gali Freitas, Bruno Paraiba, Dejan Tumbas, dan Mihailo Perovic. Kedalaman ini memberi banyak opsi bagi Tavares.
Kini, Bonek menanti langkah resmi manajemen Persebaya Surabaya. Apakah Pedro Matos segera diperkenalkan ke publik, atau masih ada kejutan lain di bursa transfer paruh musim.










