Pengalaman Pemenang Hadiah Utama Jalan Sehat yang Belum Menikmati Mobil Honda Brio
Seorang pemenang hadiah utama jalan sehat dalam rangka HUT ke-80 Kabupaten Banyumas, Yulia Nurul, mengaku kecewa karena hadiah utama berupa mobil Honda Brio belum juga diberikan. Hal ini terjadi hingga enam bulan setelah acara tersebut digelar. Jalan sehat yang diadakan pada 24 Agustus 2025 lalu tidak berhasil memberikan kepuasan bagi Yulia dan keluarganya.
Pihak EO (event organizer) yang bertanggung jawab atas penyelenggaraan acara ini belum melunasi pembelian mobil yang menjadi hadiah utama. Dugaan sementara menyebutkan bahwa uang yang seharusnya digunakan untuk membeli mobil tersebut ditilap oleh salah satu karyawan EO. Hal ini membuat Yulia dan keluarga merasa dirugikan, terutama karena mereka telah mengeluarkan biaya besar untuk membeli tiket undian.
Penjelasan dari Direktur Boss Event Organizer
Direktur Boss Event Organizer, Najmudin, menjelaskan bahwa perusahaan hanya dipinjam nama oleh seseorang untuk menggelar acara tersebut. Ia mengatakan bahwa awalnya orang tersebut mengklaim akan mendapatkan investor dengan dana sebesar Rp 150 juta. Namun, hal itu tidak terbukti.
Najmudin menyatakan bahwa sebagai pemilik perusahaan, ia hanya menandatangani perjanjian kerja sama dengan Pemkab Banyumas. Sementara teknis penyelenggaraan dilakukan oleh orang tersebut. “Saya hanya datang saat hari H,” ujar Najmudin.
Ia juga mengatakan bahwa tidak ada aliran uang penyelenggaraan jalan sehat yang masuk ke rekening perusahaan maupun rekening pribadinya. Selain itu, ia tidak tahu tentang teknis kerja sama antara panitia dengan pihak diler Honda.
Awal Kecurigaan Muncul
Dalam proses penyelenggaraan acara, Najmudin mengaku mulai mencurigai ketika laporan keuangan yang disampaikan oleh pelaksana tidak jelas. Ia bahkan meminta buat surat pernyataan bahwa pengelola acara adalah pelaksana, tetapi tidak mau menandatangani.
Ketidakjelasan ini membuat Najmudin semakin khawatir. Ia menyatakan bahwa selama perjalanan acara, tidak ada transaksi yang masuk ke rekening perusahaan atau rekening pribadinya.
Peran Suami Yulia Nurul
Muskinul Fuad, suami dari Yulia Nurul, mengatakan bahwa hingga saat ini belum ada kepastian kapan hadiah mobil tersebut akan diserahkan. Fuad mengungkapkan bahwa pihak EO sempat menghubungi mereka pada awal September dan berjanji akan menyerahkan hadiah pada tanggal tertentu. Namun, sampai tanggal tersebut tiba, penyerahan hadiah belum juga dilakukan.
Fuad menceritakan bahwa ia membeli 100 lembar tiket undian dengan harga Rp 2.500 per lembar. Setelah diumumkan sebagai pemenang, ia juga melengkapi persyaratan yang diminta oleh panitia, seperti memberikan KTP untuk pendataan.
Fuad mengancam akan menempuh jalur hukum jika persoalan ini tidak segera diselesaikan. Ia merasa dirugikan karena telah mengeluarkan dana besar dan berharap bisa mendapatkan hadiah sesuai janji.
Penjelasan dari Sekda Banyumas
Sekretaris Daerah (Sekda) Banyumas sekaligus Ketua Panitia HUT ke-80 RI, Agus Nur Hadie, menjelaskan bahwa acara tersebut digelar pemkab bekerja sama dengan sebuah event organizer (EO). Dalam rangka HUT RI, pemkab menggelar berbagai acara, termasuk jalan sehat dengan hadiah utama mobil Honda Brio.
Agus menyatakan bahwa uang hasil penjualan tiket dibawa kabur oleh salah satu karyawan EO. Informasi ini sedang dicari dan EO tetap bertanggung jawab.
Strategi Memperbesar Peluang Menang
Yulia Nurul tidak hanya beruntung dalam memenangkan hadiah utama. Fuad mengaku melakukan strategi khusus dengan membeli tiket undian dalam jumlah banyak untuk meningkatkan peluang menang. Dengan total modal Rp 250.000, upaya tersebut membuahkan hasil saat nama istrinya keluar sebagai pemenang utama.
Setelah pengumuman, Fuad langsung mengurus segala administrasi yang diminta panitia, termasuk menyerahkan KTP untuk proses balik nama. Namun, semangat tersebut luntur karena janji penyerahan hadiah pada awal September 2025 ternyata meleset.












