Profil Lucas Frigeri dan Julian Guevara, Dua Pemain Asing Arema FC yang Diusir Aremania
Arema FC kembali mengalami kekalahan dalam laga tandang melawan Borneo FC pada pekan ke-23 Super League 2025/2026. Pertandingan yang digelar di Stadion Segiri, Samarinda, pada Kamis (26/2/2026), berakhir dengan skor 3-1 untuk keunggulan tuan rumah. Kekalahan ini memicu reaksi keras dari Aremania, yang menuntut dua pemain asing Arema FC, yaitu Lucas Frigeri dan Julian Guevara, agar segera meninggalkan klub.
Pada babak pertama, Arema FC terlihat kesulitan menghadapi permainan agresif Borneo FC. Tim tamu mampu mencetak tiga gol melalui Caxambu pada menit ke-7 serta dua gol (brace) Juan Villa pada menit ke-26 dan 42. Meskipun Arema FC sempat memperkecil ketertinggalan lewat gol Dalberto di menit ke-64, hasil tersebut tidak cukup untuk membalikkan keadaan hingga laga usai.
Reaksi Aremania terhadap kekalahan ini sangat keras. Banyak komentar yang menyebutkan bahwa kedua pemain asing tersebut tidak layak bermain dan harus segera didepak dari klub. Beberapa komentar yang muncul antara lain:
- “Mbah frigeri mbek guevara kancingi jeding segiri ae,”
- “Heran sama nih pelatih, kita aja penonton tau, dua asing itu udh gk layak buat maen, tapi tetep aja di maenin,”
- “Kurang terbukti opo maneh se wes jelas jelas pertandingan sak gurunge tanpa guevara frigeri iku wes bener malah digawe starter, kebukti maneh kan babak ke 2 beban e ilang siji main e langsung bedo malah iso ngegolno sampe borneo gaiso nyerang blas, wes pokoke iki match terakhir e guevara ambek frigeri lek sampe dimaino wes mboh,”
- “Kakek Lucas dan mbah Julian gk usah balik ke malang, langsung pulangin aja ke negara asalnya,”
- “#frigeriout #julianout,”
Dari sekian banyak komentar tersebut, terlihat bahwa Aremania merasa tidak puas dengan performa Lucas Frigeri dan Julian Guevara dalam pertandingan tersebut.
Mengenal Lucas Frigeri
Lucas Frigeri lahir pada 15 Juni 1989 di Catanduva, Brasil. Berpostur tinggi 1,94 m, ia bermain sebagai kiper. Karier sepak bola Lucas Frigeri dimulai dengan bergabung bersama Luverdense-MT pada musim 2011/2012, Rio Claro (musim 2015/2016), dan São Caetano (musim 2016/2017). Ia memulai kariernya di Indonesia pada 27 November 2023 dengan bergabung bersama Madura United, lalu memperkuat Arema FC pada musim 2024/2025.
Bersama Arema FC, Lucas Frigeri telah mencatatkan 50 pertandingan, 6 kartu kuning, 71 kebobolan, 9 cleansheet, dan 4.500 menit bermain. Ia juga mendapatkan gelar Indonesian League Cup Winner pada musim 2023/2024 saat masih bersama Arema FC.
Profil Lucas Frigeri dapat dilihat sebagai berikut:
- Nama Lengkap: Lucas Henrique Frigeri
- Tanggal lahir / Umur: 15 Juni 1989 (36)
- Tempat kelahiran: Catanduva
- Tinggi: 1,94 m
- Kewarganegaraan: Brasil
- Posisi: Kiper
- Kaki dominan: Kanan
- Agen pemain: Dodici Sports BR
- Klub saat ini: Arema FC
- Bergabung: 6 Juli 2024
- Kontrak berakhir: –
- Harga pasar: Rp 869,08 juta
Statistik berdasarkan klub:
- Arema FC: 50 pertandingan, 6 kartu kuning, 71 gol kemasukan, 9 tidak kemasukan gol, 4.500 menit bermain.
- Avaí FC: 49 pertandingan, 4 kartu kuning, 53 gol kemasukan, 12 tidak kemasukan gol, 4.297 menit bermain.
- Centro Sportivo Alagoano (AL): 26 pertandingan, 2 kartu kuning, 22 gol kemasukan, 14 tidak kemasukan gol, 2.250 menit bermain.
- Gremio Novorizontio: 18 pertandingan, 1 kartu kuning, 23 gol kemasukan, 4 tidak kemasukan gol, 1.620 menit bermain.
- Madura United FC: 18 pertandingan, 4 kartu kuning, 24 gol kemasukan, 7 tidak kemasukan gol, 1.575 menit bermain.
- Londrina Esporte Clube (PR): 17 pertandingan, 1 kartu kuning, 23 gol kemasukan, 6 tidak kemasukan gol, 1.507 menit bermain.
- Rio Claro Futebol Clube (SP): 14 pertandingan, 2 kartu kuning, 21 kemasukan gol, 2 tidak kemasukan gol, 1.215 menit bermain.
- AA Internacional de Limeira: 12 pertandingan, 0 kartu kuning, 18 kemasukan gol, 3 tidak kemasukan gol, 1.080 menit bermain.
- EC Santo Andre: 12 pertandingan, 0 kartu kuning, 14 kemasukan gol, 3 tidak kemasukan gol, 1.035 menit bermain.
- Luverdense EC (MT): 3 pertandingan, 1 kartu kuning, 1 kartu merah, 4 kemasukan gol, 0 tidak kemasukan gol, 261 menit bermain.
Mengenal Julian Guevara
Julian Guevara, yang dikenal sebagai pemain yang memiliki postur tinggi 1,93 m, memulai debutnya di Naxxar Lions FC pada tahun 2016. Setahun membela klub tersebut, ia kemudian merantau ke Finlandia untuk memperkuat Kemi Kings pada tahun 2017. Selanjutnya, ia sempat membela klub Finlandia lainnya, yakni FC Inter pada tahun 2018.
Pada tahun 2019, Julian Guevara kembali ke Kolombia untuk membela CD America. Dalam kurun waktu 2019 hingga 2020, ia telah membela sejumlah klub Kolombia seperti Deportivo Pasto, Jaguares FC, dan Alianza FC. Akhirnya, pada tahun 2023, Julian Guevara bergabung dengan Arema FC.
Hingga saat ini, torehan statistik permainan Julian Guevara bersama Arema FC mencapai 62 pertandingan, 3 gol, 2 asist, 12 kartu kuning, 1 kartu kuning kedua, 1 kartu merah, dan 4.504 menit bermain.
Profil Julian Guevara:
- Nama di negara asal: Sneyder Julian Guevara Munoz
- Tanggal lahir / Umur: 4 Mei 1992 (33)
- Tempat kelahiran: Santiago de Cali
- Tinggi: 1,93 m
- Kewarganegaraan: Kolombia
- Posisi: Gelandang-Gel.Tengah
- Kaki dominan: Kiri
- Agen pemain: TFEM
- Klub saat ini: Arema FC
- Bergabung: 16 November 2023
- Kontrak berakhir: 31 Mei 2026
- Perpanjangan kontrak: 28 Mei 2025
- Harga pasar: Rp 2,17 miliar
Statistik berdasarkan klub:
- Arema FC: 62 pertandingan, 3 gol, 2 asist, 12 kartu kuning, 1 kartu kuning kedua, 1 kartu merah, 4.503 menit bermain.
- Alianza FC: 53 pertandingan, 1 gol, 1 asist, 14 kartu kuning, 1 kartu merah, 3.118 menit bermain.
- PS Kemi: 49 pertandingan, 1 gol, 5 asist, 17 kartu kuning, 1 kartu kuning kedua, 4.311 menit bermain.
- Jaguares FC: 43 pertandingan, 2 gol, 1 asist, 9 kartu kuning, 3.217 menit bermain.
- Naxxar Lions FC: 22 pertandingan, 2 gol, 0 asist, 4 kartu kuning, 1.142 menit bermain.
- CD America: 18 pertandingan, 0 gol, 1 asist, 10 kartu kuning, 1.468 menit bermain.
- Deportivo Pasto: 18 pertandingan, 0 gol, 0 asist, 8 kartu kuning, 999 menit bermain.
- Delfin SC: 10 pertandingan, 0 gol, 1 asist, 1 kartu kuning, 494 menit bermain.
- FC Inter: 10 pertandingan, 0 gol, 0 asist, 3 kartu kuning, 575 menit bermain.










