Makna di Balik Sahabat Pakai Baju Biru di Pemakaman Vidi Aldiano, Ada Permintaan Suami Sheila Dara

Kabar Duka: Warna Biru Jadi Simbol Penghormatan untuk Vidi Aldiano

Di tengah suasana duka yang menyelimuti keluarga dan para penggemarnya, ada satu hal yang menarik perhatian para pelayat, yaitu warna pakaian yang dikenakan oleh keluarga dan sahabat dekat Vidi Aldiano. Warna biru menjadi pilihan utama mereka, bukan sekadar kebetulan, melainkan memiliki makna khusus yang terkait dengan sosok penyanyi legendaris ini.

Warna biru dipilih oleh para sahabat sebagai simbol penghormatan terakhir untuk Vidi. Selain itu, warna tersebut juga memiliki arti penting bagi sang penyanyi sepanjang hidupnya. Menurut penjelasan dari Ranggaz Laksmana, salah satu sahabat Vidi, warna biru dianggap sebagai simbol keberhasilan dan keberuntungan dalam hidupnya. Hal ini juga disampaikan melalui unggahan di akun Instagram pribadinya, @ranggazlaksmana, pada Minggu (8/3/2026).


Hari ini semua orang yang sayang sama kamu pake baju biru, kamu pernah bilang, sesuai feng shui, itu warna keberhasilan dan keberuntungan kamu,
” tulis Ranggaz dalam unggahannya.

Pemakaman Vidi Aldiano berlangsung dengan khidmat meskipun diguyur hujan. Jenazah penyanyi yang meninggal pada usia 35 tahun setelah berjuang melawan kanker ginjal sejak 2019, dimakamkan di TPU Tanah Kusir, Jakarta Selatan, pada Minggu (8/3/2026). Prosesi pemakaman dihadiri oleh keluarga, kerabat, serta sejumlah rekan artis.

Istri Vidi, Sheila Dara, terlihat mengenakan kerudung pasmina berwarna biru yang menutupi kepalanya. Tak hanya itu, sejumlah sahabat seperti Raisa, Afgan, Fadil Jaidi, Keanu Angelo, dan Anya Geraldine juga kompak mengenakan busana bernuansa biru saat mengantar pelantun lagu Status Palsu tersebut.

Selain itu, banyak pelayat yang hadir di pemakaman menunjukkan betapa besar pengaruh Vidi Aldiano dalam hidup banyak orang. Ranggaz juga menyampaikan bahwa kehadiran begitu banyak orang di pemakaman menjadi bukti bahwa Vidi adalah sosok yang dicintai oleh banyak orang.


Hari ini kamu berhasil Vid, berhasil dalam hidup, berhasil mengumpulkan sebegitu banyak orang untuk hadir buat kamu, tapi yang beruntung kita-kita, beruntung bisa kenal sama orang seperti kamu, beruntung ada kesempatan disayang sama kamu,
” tulisnya.

Prosesi pemakaman diiringi oleh doa-doa dan lantunan Alfatihah. Meski hujan deras mengguyur, para pelayat tetap hadir membawa payung. Tanah merah di sekitar makam juga terlihat becek karena derasnya hujan.

Sebelum dimakamkan, jenazah Vidi Aldiano disalatkan terlebih dahulu di masjid dekat rumah duka. Setelah itu, jenazah diberangkatkan dari masjid ke TPU Tanah Kusir sekitar pukul 09.00 WIB. Prosesi pemakaman berlangsung mulai pukul 07.00 pagi.

Kabar tentang pemakaman Vidi Aldiano sempat disampaikan oleh ayahnya, Harry Aprianto Kissowo, melalui unggahan di Instagram pribadinya @v8harrykiss. Ia menjelaskan bahwa Vidi meninggal tepat di hari 17 Ramadan.


Berita Pemakaman Vidi Aldiano.
“Innalilahi wa innailaihi rojiun.”
“Telah Berpulang Menuju Cahaya Ilahi, Anak saya : Oxavia Aldiano bin Harry Aprianto Kissowo. Sore tadi pukul 16.33, 17 Ramadhan 1447 H. Rumah duka Alm. Vidi Aldiano. Jl. Kecapi 57 Cilandak Barat, kecamatan Cilandak, Jakarta Selatan,
” tulis Harry.

Prosesi pemakaman juga dijelaskan lebih rinci oleh Harry. Ia menyebutkan bahwa jenazah Vidi diberangkatkan dari rumah duka ke masjid dekat rumah duka untuk salat jenazah pada pukul 08.00. Setelah itu, jenazah berangkat ke TPU Tanah Kusir belakang makam Bung Hatta pada pukul 09.00. Blok AA1 Blad 174.

Peristiwa ini menjadi momen yang sangat berkesan bagi seluruh pihak yang hadir. Warna biru yang dipakai oleh banyak orang menjadi simbol penghormatan yang tulus dan mendalam untuk seorang musisi yang telah memberikan banyak karya indah dalam hidupnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *