Kegiatan Kickboxing WAKO Training Coaching Clinic di Kota Medan
Pengurus Kota (Pengkot) Kickboxing Indonesia (KBI) Kota Medan menggelar kegiatan Kickboxing WAKO Training Coaching Clinic di GOR Basket Disporasu, Kota Medan, pada Sabtu (7/3/2026). Kegiatan ini diikuti oleh puluhan peserta dari berbagai kalangan yang ingin mempelajari teknik dasar olahraga bela diri kickboxing.
Sebanyak 68 peserta tercatat mengikuti kegiatan tersebut. Selain itu, sekitar 20 atlet binaan KBI Medan juga turut serta dalam coaching clinic tersebut sebagai bagian dari peningkatan kemampuan teknik dan pemahaman dasar olahraga kickboxing.
Kegiatan ini menghadirkan pemateri seperti Pelatih Timnas Kickboxing Indonesia, Sadarmawati Simbolon, serta atlet-atlet Timnas Indonesia Aprilia dan Tony Kristian. Mereka memberikan materi dan demonstrasi teknik-teknik dasar kickboxing kepada para peserta.
Tujuan Kegiatan
Ketua Umum KBI Kota Medan, Muhammad Ibrahim Siregar, menjelaskan bahwa tujuan dari kegiatan ini adalah untuk memperkenalkan sekaligus mengajarkan dasar-dasar bela diri kickboxing kepada masyarakat, khususnya kalangan mahasiswa. Menurutnya, kegiatan ini banyak diikuti oleh mahasiswa dari Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna (STOK Bina Guna), yang menjadi salah satu target utama dalam pengembangan olahraga kickboxing di Kota Medan.
“Kita mengajarkan ilmu bela diri kickboxing, terutama untuk adik-adik dari STOK Bina Guna yang ikut pada kegiatan ini. Kita melihat antusiasme peserta sangat besar,” ujar Ibrahim.
Ia menambahkan bahwa tidak hanya mahasiswa yang mengikuti kegiatan tersebut, tetapi juga sejumlah praktisi olahraga dari cabang lain. Bahkan beberapa master dari bidang olahraga berbeda turut hadir untuk mempelajari teknik dan dasar-dasar kickboxing.
“Bahkan dari para master di bidang olahraga lain juga ada yang ikut untuk mempelajari ilmu kickboxing ini. Selain itu, adik-adik mahasiswa juga cukup banyak yang ikut. Mungkin mereka tertarik dengan ilmu dasar kickboxing ini untuk bisa dikembangkan lagi ke depannya, baik untuk menjadi atlet maupun pelatih,” katanya.
Harapan KBI Medan
Melalui kegiatan ini, KBI Medan berharap dapat melahirkan lebih banyak klub baru yang dapat menjadi wadah pembinaan atlet kickboxing di Kota Medan. Saat ini, tercatat sekitar 10 klub aktif yang berada di bawah naungan KBI Medan.
Ibrahim berharap coaching clinic ini tidak berhenti hanya sebagai kegiatan pelatihan semata, tetapi juga dapat menjadi pemicu berkembangnya komunitas dan klub kickboxing baru di berbagai wilayah di Kota Medan.
“Kita berharap output dari kegiatan ini bisa semakin banyak klub-klub baru di Kota Medan. Kemudian juga semakin banyak atlet binaan yang muncul dari hasil coaching clinic ini,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa ke depan KBI Medan berencana memperbanyak penyelenggaraan pertandingan kickboxing di Kota Medan sebagai bagian dari upaya meningkatkan jam terbang atlet sekaligus memasyarakatkan olahraga tersebut.
“Kita juga berharap setelah coaching clinic ini tidak hanya sampai di sini. Terus kembangkan klub-klub baru di Kota Medan, karena ke depannya pertandingan-pertandingan kickboxing di Kota Medan akan banyak kita gelar,” katanya.
Dukungan dari KONI Kota Medan
Sementara itu, Ketua KONI Kota Medan, Aswindy Fachrizal, turut mengapresiasi kegiatan coaching clinic yang digelar oleh Pengkot KBI Medan tersebut. Ia menilai kegiatan seperti ini sangat penting dalam upaya pengembangan sumber daya manusia olahraga, khususnya dalam melahirkan atlet dan pelatih kickboxing di Kota Medan.
“Saya mengapresiasi kegiatan coaching clinic ini yang digelar oleh Pengkot KBI Medan. Semoga dari kegiatan ini akan lahir atlet-atlet dan pelatih-pelatih baru untuk Kota Medan,” ujarnya.
Aswindy juga berharap kegiatan ini dapat menjadi salah satu langkah untuk semakin memasyarakatkan olahraga kickboxing di Kota Medan.
“Diharapkan juga dari sini kickboxing bisa semakin dikenal masyarakat di Kota Medan. Kita berharap olahraga ini bisa melahirkan atlet-atlet berprestasi yang nantinya dapat membanggakan Kota Medan di berbagai kejuaraan,” pungkasnya.










