ciptawarta.com – Jakarta – Divisi Gazoo Racing Toyota sedang mengembangkan model mobil dengan penggerak roda depan untuk kompetisi Rally 4 dan versi jalan raya yang menarik perhatian publik. Model subkompak ini didasarkan pada platform Yaris dan diharapkan akan dirilis pada 2026.
Menurut publikasi Jepang Best Car, mobil tersebut akan menggunakan platform TNGA-B dari Yaris tetapi dengan ukuran yang lebih kecil. Diperkirakan, hatchback lima pintu ini akan memiliki panjang sekitar 3.850 mm, lebih panjang 150 mm dari Aygo X Eropa dan lebih pendek 90 mm dari Yaris.
Selain versi standar, Toyota juga sedang mengembangkan mobil reli untuk kategori WRC Rally 4 berpenggerak dua roda, serta versi GR yang berfokus pada performa. Versi GR akan menampilkan body kit sporty, sasis yang ditingkatkan, dan mesin yang lebih bertenaga.
Mobil ini kemungkinan akan ditenagai oleh mesin tiga silinder 1,3 liter turbocharged yang dapat menghasilkan sekitar 150 tenaga kuda. Mesin ini akan dikombinasikan dengan transmisi manual enam percepatan dan menghasilkan tenaga ke roda depan.
Dengan dimensi yang ringkas dan tidak adanya sistem penggerak empat roda GR-Four, GR Starlet dikatakan memiliki bobot yang rendah yaitu 980 kg. Ini menjadikannya sekitar 300 kg lebih ringan dari GR Yaris dan menjanjikan pengalaman berkendara yang menyenangkan.
Toyota perlu memproduksi 25.000 unit versi jalan raya untuk mematuhi peraturan Rally 4. Model produksi diperkirakan akan dirilis pada 2026 dan mobil reli akan memasuki kompetisi pada musim 2027. Harga untuk Toyota GR Starlet di Jepang diperkirakan berkisar antara 2,5-2,8 juta Yen.
Selain proyek GR Starlet, Toyota juga sedang mengembangkan beberapa proyek menarik lainnya seperti mobil sport mid-engine, Supra GRMN, dan SUV Land Cruiser baru. Semua proyek ini menunjukkan bahwa Toyota terus berinovasi dan memperluas cakrawala di dunia otomotif.












