ciptawarta.com – Drama Keluarga Kerajaan Norwegia memanas usai Putri Martha Louise menikah dengan seorang dukun bernama Durek Verrett. Namun, pernikahan yang dilangsungkan di sebuah hotel di kota kecil Geiranger, Norwegia ini tidak disambut gembira oleh warga Norwegia. Pasangan ini harus menghadapi kontroversi dan sorotan publik karena latar belakang Durek yang merupakan seorang dukun generasi keenam dengan keturunan voodoo Haiti dan pengobatan tradisional.
Meskipun Putri Martha Louise telah mengundurkan diri dari anggota kerajaan pada tahun 2022, namun ia masih mempertahankan gelarnya. Namun, sebuah survei yang dilakukan oleh kelompok penyiaran publik Norwegia menunjukkan bahwa 69 persen pemilih berpikir bahwa Putri Martha harus kehilangan gelar putrinya. Kontroversi ini dipicu oleh penggunaan gelar dan monogram putri miliknya yang muncul pada botol gin komersial yang dijual untuk pernikahan mereka.
Kontroversi ini juga memengaruhi opini publik di Norwegia terhadap pernikahan pasangan ini. Meskipun hanya dihadiri oleh segelintir keluarga dan teman dekat, serta kru dokumenter dari Netflix, namun media lokal dikecualikan dari pernikahan ini. Hal ini menunjukkan bahwa pernikahan Martha dan Durek tidak mendapat dukungan dari masyarakat Norwegia.
Dengan adanya kontroversi ini, Putri Martha dan Durek harus menghadapi drama keluarga yang memanas di Kerajaan Norwegia. Namun, mereka tetap memilih untuk melangsungkan pernikahan mereka dan menghadapi segala kritik yang datang dari masyarakat Norwegia.











