Prio Utomo Dilantik, Langsung Terjaring OTT KPK

Nasib Kokoh Priyo Utomo, Tangan Kanan Bupati Ponorogo yang Ditangkap KPK

Kokoh Priyo Utomo, yang sebelumnya dianggap sebagai orang kepercayaan atau tangan kanan Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko, kini menjadi sorotan setelah ditangkap oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Penangkapan ini terjadi tidak lama setelah ia dilantik sebagai Direktur Perusahaan Umum Daerah (Perumda) milik Pemkab Ponorogo.

Beberapa jam setelah pelantikan, Kokoh langsung terjaring dalam operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan oleh KPK. Kasus ini diduga terkait dugaan suap dan mutasi jabatan di lingkungan Pemkab Ponorogo. Dalam OTT tersebut, Kokoh menjadi salah satu dari tiga pihak swasta yang ditangkap.

Pada hari Jumat (7/11/2025), Kokoh dilantik bersama 138 pejabat Pemkab Ponorogo di Pringgitan, rumah dinas Bupati Ponorogo. Namun, hanya beberapa jam setelahnya, ia langsung diciduk oleh KPK. Informasi yang dihimpun menyebutkan bahwa Kokoh sangat dekat dengan Bupati Sugiri Sancoko. Ia bahkan menjadi tim sukses Sugiri dalam Pilkada Ponorogo 2024 dan merupakan anggota tim pengendali program dan kegiatan.

Dalam pernyataannya, Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, mengatakan bahwa Kokoh termasuk dalam tiga pihak swasta yang ditangkap. Selain itu, dalam operasi tersebut, KPK juga menyita sejumlah uang dalam pecahan mata uang asing dan rupiah.

Adik Bupati Ikut Ditangkap dalam OTT KPK

Selain Kokoh Priyo Utomo, adik bungsu Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko, Elly Widodo, juga ikut terjaring dalam OTT KPK. Elly Widodo tiba di Gedung Merah Putih, Jakarta, pada Sabtu (8/11/2025) pagi. Saat tiba, ia berjalan di belakang Sugiri Sancoko dan tampak mengenakan baju lorek hijau serta masker putih.

Dari foto yang beredar, Sugiri Sancoko menggunakan rompi hitam dan masker putih. Di belakangnya terlihat Sekda Ponorogo Agus Pramono yang menggunakan masker pink dan kemeja cokelat lorek-lorek. Di belakang Sekda Ponorogo, terlihat Kabid Mutasi, Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia, Arif Pujiana, yang menggunakan masker putih. Ada juga Direktur RSUD dr Harjono Ponorogo, dr Yunus Mahatma, yang menggunakan jaket hitam berada di barisan belakang, serta dua lainnya dari pihak swasta.

Elly Widodo adalah adik kandung Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko. Ia bungsu dari tujuh saudara. Sumber internal menyebut bahwa Elly Widodo tinggal di Kota Surabaya. Sebelum menjadi Bupati, Elly tidak pernah melekat terhadap Sugiri Sancoko. Namun, setelah Sugiri menjadi Bupati, Elly kembali ke kampung halaman dan mulai “membantu” urusan luar.

Sugiri Sancoko dan Elly Widodo lahir dari keluarga petani di Desa Gelang Kulon, Kecamatan Sampung, Kabupaten Ponorogo, Jatim. Mereka menghabiskan masa kecil hingga sekolah di Ponorogo. Setelah dewasa, mereka meniti karir masing-masing.

Gelagat Bupati Sebelum Terjaring OTT KPK

Terkuak gelagat Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko sebelum terjaring OTT KPK. Beberapa jam sebelum penangkapan, Sugiri melakukan mutasi besar-besaran di lingkungan Pemkab Ponorogo. Sebanyak 138 pejabat eselon II hingga IV dimutasi. Mutasi dilakukan sekitar pukul 14.00 WIB dan selesai pukul 15.11 WIB di belakang Pringgitan.

Dalam pidatonya, Sugiri sempat menyinggung isu suap mutasi dengan pernyataan, “Enek ora sing bayar nyogok mutasi (ada tidak yang membayar untuk mutasi),” serunya. Meski demikian, beberapa jam setelah kegiatan mutasi, Sugiri justru terjaring OTT KPK.

Sehari sebelumnya, Kamis (6/11/2025), Sugiri menggelar pertemuan bersama pejabat Pemkab dan DPRD Ponorogo di Aula Bapperinda. Pertemuan ini disebut sebagai tindak lanjut setelah rombongan Pemkab menghadiri undangan KPK di Jakarta pada Kamis (23/10/2025) lalu. Sugiri berharap dengan pertemuan tersebut, tata kelola pemerintahan di Ponorogo semakin baik dan tidak menyimpang dari aturan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *