20 Idiom Bahasa Inggris: Arti, Contoh, dan Maknanya!

Mengenal Idiom dalam Bahasa Inggris

Pernahkah kamu menonton film atau video berbahasa Inggris dan menemukan ungkapan yang terdengar aneh jika diterjemahkan secara harfiah? Misalnya, seseorang berkata “Break a leg!” padahal maknanya justru “Semoga berhasil!”. Atau ada yang mengatakan “spill the tea”, padahal tidak ada teh di situ. Hal ini sering membuat orang bingung karena idiom dalam bahasa Inggris memiliki makna yang tidak bisa dipahami hanya dari arti kata per kata.

Idiom adalah bagian penting dari percakapan sehari-hari para penutur asli bahasa Inggris. Mereka membuat bahasa tersebut terdengar alami dan ekspresif. Dengan memahami idiom, seseorang bisa berkomunikasi dengan lebih natural dan percaya diri.

Apa Itu Idiom?

Idiom dalam bahasa Inggris adalah ungkapan yang maknanya tidak bisa ditebak hanya dari arti kata per kata. Ia terbentuk dari rangkaian kata yang jika dipahami secara harfiah sering kali terdengar aneh, bahkan tidak masuk akal. Namun, dalam penggunaan sehari-hari, idiom memiliki makna khusus yang sudah disepakati oleh penutur bahasa. Hal ini dikarenakan sifatnya yang figuratif, idiom sering digunakan untuk mengekspresikan emosi, keadaan, atau situasi dengan cara yang lebih hidup dan mudah diingat.

Itulah mengapa idiom banyak muncul dalam percakapan, tulisan kreatif, hingga konten budaya pop. Untuk memahami idiom, seseorang tidak cukup hanya menguasai kosakata, tetapi juga perlu mengenal konteks dan kebiasaan bahasa penuturnya. Dengan demikian, idiom menjadi bagian penting dari bahasa Inggris yang membantu menyampaikan pesan secara lebih ekspresif, natural, dan komunikatif.

30 Contoh Idiom dalam Bahasa Inggris

  • Break a leg – Semoga sukses

    “You’ll do great on stage. Break a leg!”
    “Kamu akan tampil hebat di panggung. Semoga sukses!”

  • Hit the sack – Tidur

    “I’m exhausted. I’m going to hit the sack early tonight.”
    “Aku capek banget. Aku mau tidur lebih awal malam ini.”

  • Spill the tea – Gosip / membagikan cerita menarik

    “Okay, spill the tea! What happened at the office?”
    “Oke, ayo cerita! Apa yang terjadi di kantor?”

  • Under the weather – Tidak enak badan

    “I’m feeling under the weather today.”
    “Aku lagi nggak enak badan hari ini.”

  • Let the cat out of the bag – Membocorkan rahasia

    “He accidentally let the cat out of the bag about the surprise.”
    “Dia nggak sengaja membocorkan rahasia tentang kejutan itu.”

  • Bite the bullet – Menerima sesuatu yang sulit

    “I hate dentist visits, but I need to bite the bullet.”
    “Aku benci ke dokter gigi, tapi aku harus menerimanya.”

  • Hit the nail on the head – Tepat sasaran

    “Your explanation really hit the nail on the head.”
    “Penjelasanmu benar-benar tepat sasaran.”

  • Couch potato – Pemalas yang hanya nonton TV

    “Don’t be a couch potato. Go outside!”
    “Jangan jadi pemalas yang cuma nonton TV. Keluar sana!”

  • Cold turkey – Berhenti total secara tiba-tiba

    “He quit smoking cold turkey.”
    “Dia berhenti merokok total secara tiba-tiba.”

  • A sweet tooth – Suka makanan manis

    “She has such a sweet tooth. She loves chocolate.”
    “Dia suka banget makanan manis. Dia suka cokelat.”

  • A short fuse – Mudah marah

    “Be careful. He has a short fuse.”
    “Hati-hati. Dia mudah marah.”

  • Draw the line – Menentukan batas

    “I like helping people, but I draw the line at working unpaid.”
    “Aku suka membantu orang, tapi aku punya batas: tidak bekerja tanpa dibayar.”

  • Once in a blue moon – Sangat jarang

    “I only eat fast food once in a blue moon.”
    “Aku makan fast food sangat jarang – hampir nggak pernah.”

  • Go the extra mile – Berusaha lebih keras

    “She always goes the extra mile at work.”
    “Dia selalu berusaha lebih keras di tempat kerja.”

  • A taste of your own medicine – Kena karma

    “He finally got a taste of his own medicine.”
    “Akhirnya dia kena karmanya sendiri.”

  • Butterflies in my stomach – Gugup

    “I had butterflies in my stomach before my presentation.”
    “Aku gugup sebelum presentasi.”

  • Crying wolf – Berbohong meminta bantuan padahal tidak butuh

    “He’s always crying wolf.”
    “Dia selalu bohong minta bantuan padahal nggak benar-benar butuh.”

  • Hang in there – Bertahanlah

    “I know it’s hard, but hang in there.”
    “Aku tahu ini sulit, tapi tetap bertahan ya.”

  • Go pear-shaped – Gagal atau memburuk

    “The plan went completely pear-shaped.”
    “Rencananya benar-benar gagal total.”

  • Shoot the breeze – Ngobrol santai

    “We sat on the porch and shot the breeze.”
    “Kami duduk di teras dan ngobrol santai.”

Dengan memahami idiom-idiom di atas, kamu bisa berkomunikasi dalam bahasa Inggris dengan lebih natural dan percaya diri. Idiom bukan hanya menambah kosakata, tetapi juga membantu kamu menangkap makna percakapan secara lebih mendalam.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *