Daerah  

Berita Terkini Sulut: Kecelakaan Maut di Sangihe, Pria Hilang Ditemukan

Berita Populer Sulut Hari Ini

Beberapa peristiwa menarik terjadi di Sulawesi Utara (Sulut) pada hari Sabtu, 27 Desember 2025. Berikut adalah tiga berita yang paling ramai dibahas oleh masyarakat setempat.

Kecelakaan Maut di Jalan Umum Kelurahan Apengsembeka

Kecelakaan lalu lintas tragis terjadi di Jalan Umum Kelurahan Apengsembeka, Kecamatan Tahuna, Kabupaten Kepulauan Sangihe, Sulawesi Utara (Sulut) pada Jumat (26/12/2025) sekitar pukul 15.00 Wita. Insiden ini melibatkan dua sepeda motor (R2) dan mengakibatkan satu orang meninggal dunia, satu luka berat, dan satu luka ringan.

Berdasarkan laporan resmi dari Satuan Lalu Lintas Polres Kepulauan Sangihe dengan nomor LP/A/76/XII/2025/SPKT.SATLANTAS/POLRES KEPULAUAN SANGIHE/POLDA SULAWESI UTARA, kecelakaan melibatkan sepeda motor Yamaha Nmax biru bernomor polisi DL 2563 AE dan sepeda motor Yamaha tanpa TNKB.

Kasat Lantas Polres Kepulauan Sangihe menjelaskan bahwa sepeda motor Yamaha Nmax dikendarai oleh CB (56) dengan penumpang IT (51), yang bergerak dari arah Kelurahan Manente menuju Pelabuhan Tahuna. Saat tiba di lokasi kejadian, pengendara Yamaha Nmax berusaha berputar balik. Namun dari arah belakang, melaju sepeda motor Yamaha tanpa TNKB yang dikendarai SVCA (19) dengan kecepatan tinggi. Tabrakan tak terhindarkan.

Nelayan Hilang Ditemukan Selamat

Upaya pencarian terhadap nelayan Rusli Katiandago yang diduga hilang saat melaut di wilayah Kecamatan Kendahe, Kabupaten Kepulauan Sangihe, Sulawesi Utara (Sulut) akhirnya membuahkan hasil. Nelayan tersebut berhasil ditemukan dalam keadaan selamat pada Jumat (26/12/2025).

Pencarian dilakukan setelah pihak kepolisian menerima laporan dari masyarakat Kampung Talawid sekitar pukul 11.00 Wita. Laporan disampaikan oleh Fatmawati Katiandago, adik kandung Rusli Katiandago, yang menyebutkan bahwa kakaknya belum kembali sejak melaut pada Kamis (25/12/2025) sekitar pukul 17.00 Wita.

Menindaklanjuti laporan tersebut, tim pencarian yang dipimpin Kasium Polsek Kendahe AIPTU Supardin, bersama enam warga Kampung Talawid, melakukan pencarian menggunakan perahu pelang yang difasilitasi oleh Camat Kendahe Irwin R. Sasiang, SP.

Pencarian dilakukan ke arah selatan perairan Kecamatan Kendahe. Sekitar pukul 17.30 Wita, korban berhasil ditemukan di perairan wilayah Kecamatan Manganitu Selatan. Saat ditemukan, Rusli Katiandago masih berada di atas perahu dayung miliknya yang sudah dalam kondisi terisi air dan hampir tenggelam.

Setelah dinyatakan aman, pada pukul 21.50 Wita, ia dipulangkan ke rumah keluarga Katiandago–Parimalang.

Penjual Petasan di Manado Takut Rugi

Larangan Polri terkait pesta kembang api pada malam pergantian Tahun Baru 2026 membuat sejumlah penjual petasan di Kota Manado, Sulawesi Utara diliputi kecemasan dan mengaku takut. Salah satunya adalah Ambi, penjual petasan yang telah berjualan selama satu dekade di kawasan Kompleks Pecinan Kampung Cina, Kecamatan Wenang, Manado.

Ambi mengaku larangan tersebut membuatnya takut mengalami kerugian besar. Pasalnya, pria berusia 38 tahun itu telah mengeluarkan modal tidak sedikit untuk stok petasan tahun ini. Ia mengungkapkan total modal yang dikeluarkan mencapai sekitar Rp 10 juta. Bahkan, demi menambah modal, Ambi nekat menggadaikan motor pribadinya.

“Ini belum balik modal semua, tapi sudah ada larangan. Jujur saya takut rugi dan motor tidak bisa ditebus,” katanya.

Ambi berharap ada solusi dari pemerintah dan kepolisian agar pedagang kecil tidak menjadi pihak yang paling dirugikan. Ia juga mengkhawatirkan potensi praktik jual beli secara sembunyi-sembunyi jika larangan diterapkan tanpa solusi.


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *