Daerah  

Daftar Jalan Rusak di Manado, Warga Keluhkan Kondisi

Kondisi Jalan di Kota Manado yang Masih Rusak

Belum semua jalan di Kota Manado, Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) dalam kondisi mulus. Masih ada beberapa titik jalan yang rusak berlubang dan menjadi keluhan warga setempat. Berikut adalah daftar beberapa lokasi jalan yang mengalami kerusakan, berdasarkan pantauan terkini awal Januari 2026.

  • Jalan RW Mongisidi atau Jalan Trans Sulawesi di Malalayang, Manado
  • Jalan Sam Ratulangi 5, Kecamatan Wanea, Kota Manado
  • Jalan Piere Tendean
  • Jalan 17 Agustus Manado
  • Jalan Balai Kota Tikala Manado
  • Jalan Bethesda menuju ke Jalan Pierre Tendean, Depan Pertigaan Menuju Kampus

Catatan: Jalan-jalan lain masih akan dipantau oleh wartawan Tribun Manado.

Keluhan di Jalan RW Mongisidi

Salah satu titik jalan yang dikeluhkan adalah Jalan RW Mongisidi. Banyak spot berlubang, salah satunya yang menuju ke arah Terminal Malalayang. Spot tersebut dinilai rawan membahayakan pengendara. Bahkan beberapa lubang hanya ditambal dengan semen, membuat jalanan semakin tidak rata.

Pemilik warung di sekitar lokasi, Zahra, mengatakan kerusakan jalan tersebut sudah terjadi sejak awal tahun lalu. Perbaikan yang dilakukan selama ini tidak bertahan lama karena hanya berupa tambalan semen. “Pasti akan rusak lagi karena cuma ditambal, padahal di sini banyak kendaraan besar yang melintas dan sering ngebut,” ujar Zahra, Minggu (11/1/2026).

Keluhan serupa disampaikan warga sekitar, Imanuel. Ia menyebutkan jalan yang berlubang cukup berbahaya, terutama bagi pengendara yang melaju dengan kecepatan tinggi atau hendak menyalip kendaraan lain. “Ini kan Jalan Trans Sulawesi, banyak kendaraan besar melintas dan ngebut. Pengendara yang mau nyalip pasti kaget kalau tiba-tiba ada lubang,” katanya. Imanuel berharap jalan kembali diaspal supaya mulus.

Kondisi Jalan Sam Ratulangi 5

Kerusakan di ruas Jalan Sam Ratulangi 5, Kecamatan Wanea, Kota Manado, Sulut cukup parah sehingga mengganggu arus lalu lintas. Di tengah badan jalan terlihat lubang cukup besar dengan permukaan aspal rusak dan terkelupas.

Akibatnya memaksa pengendara mengurangi kecepatan saat melintas. Amatan dilokasi, Jumat (9/1/2026) malam, lubang tersebut hanya diberi pembatas berwarna merah sebagai tanda peringatan. Sebuah ban mobil juga tergelak di sekitar lubang. Di sekitarnya, aspal tampak hancur dan sebagian tertutup genangan air. Hal itu membuat kondisi jalan semakin sulit dilalui, terutama pada malam hari.

Situasi ini menyebabkan lalu lintas sedikit padat. Kendaraan roda empat harus sangat pelan dan bergantian mencari jalur aman agar bisa melewati titik kerusakan. Bahkan, sejumlah mobil terlihat mengambil jalur dari arah berlawanan demi menghindari lubang dan tetap bisa melintas. Kondisi tersebut membuat ruang gerak kendaraan semakin sempit dan arus lalu lintas kerap tersendat.

Kondisi Jalan Piere Tendean

Sejumlah lubang ditemui di jalan yang berada di kawasan bisnis dan pariwisata Manado tersebut. Beberapa lubang agak kecil. Ada pula yang sudah ditambal. Namun ada pula lubang yang cukup besar.

Seperti ditemui di seputaran MTC. Lubang tersebut cukup besar dan dalam. Adanya yang berada dekat jalan penghubung ke Samrat, membuat kendaraan dari sana rawan terperosok. Melihat bentuknya, kendaraan yang memasukinya berpotensi oleng. Apalagi untuk kendaraan roda dua. Sedang kendaraan roda empat bisa bergetar hebat.

Andy salah satu warga meminta pihak terkait bertindak gercep dengan segera menambal jalan rusak di Manado. “Ini membahayakan serta mengganggu keindahan kota,” katanya.

Kondisi Jalan 17 Agustus

Amatan Wartawan Tribun Manado Arthur Rompis ada beberapa lubang disana sudah ditambal. Namun ada pula yang masih menganga. Lubang yang menganga ini cukup besar. Cukup membuat sepeda motor yang melaluinya oleng. Tempatnya strategis pula. Yakni di tengah tengah jalan. Jalan ini cukup banyak dilewati kendaraan. Terutama ASN yang ngantor di perkantoran yang banyak ditemui disana.

Kondisi Jalan Balai Kota Tikala

Suasana kurang lebih saja dengan Jalan 17 Agustus. Sebagian besar lubang yang sebelumnya menyiksa pengguna jalan sudah ditambal. Namun ada pula yang lewat. Lubang lubang ini, selain berbahaya bagi pengguna jalan, juga mengganggu pemandangan. Kesannya jorok muncul seketika.

Kondisi Jalan Bethesda

Di jalan Bethesda menuju ke Jalan Pierre Tendean, tepatnya di depan pertigaan menuju kampus, menganga sejumlah lubang yang agaknya masih fresh. Beberapa pengguna jalan memilih menghindari lubang atau jika terpaksa memelankan kendaraan.

Buffer seorang warga meminta pemerintah tuntas memperbaiki jalan rusak. “Harus diperbaiki,” katanya. Dikatakannya, jalan lubang membahayakan pengguna jalan serta merusak kendaraan. Adanya jalan berlubang juga mengganggu pemandangan. “Kesannya jorok, apalagi jika ada genangan air,” katanya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *